<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Dibuka Naik Didukung Data Tenaga Kerja NFP</title><description>Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Jumat (5/9) waktu setempat. Pelemahan data tenaga kerja non-farm payrolls (NFP) menjadi sentimen yang mendukung optimisme penurunan suku bunga.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/05/278/3167985/wall-street-dibuka-naik-didukung-data-tenaga-kerja-nfp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/05/278/3167985/wall-street-dibuka-naik-didukung-data-tenaga-kerja-nfp"/><item><title>Wall Street Dibuka Naik Didukung Data Tenaga Kerja NFP</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/05/278/3167985/wall-street-dibuka-naik-didukung-data-tenaga-kerja-nfp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/05/278/3167985/wall-street-dibuka-naik-didukung-data-tenaga-kerja-nfp</guid><pubDate>Jum'at 05 September 2025 21:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/05/278/3167985/wall_street_menguat-OPah_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street Menguat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/05/278/3167985/wall_street_menguat-OPah_large.jpg</image><title>Wall Street Menguat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Jumat (5/9/2025) waktu setempat. Pelemahan data tenaga kerja non-farm payrolls (NFP) menjadi sentimen yang mendukung optimisme penurunan suku bunga.&#13;
&#13;
Indeks S&amp;amp;P 500 naik 28 poin atau 0,4 persen. Nasdaq Composite menguat 142 poin atau 0,7 persen, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 127 poin atau 0,2 persen.&#13;
&#13;
Saham Broadcom Inc. (NASDAQ: AVGO) melesat lebih dari 13 persen berkat laporan kinerja kuartalan yang solid. Saham Samsara Inc. (NYSE: IOT) juga melonjak lebih dari 12 persen, sementara DocuSign Inc. (NASDAQ: DOCU) menguat 3 persen.&#13;
&#13;
Rilis data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan signifikan. Nonfarm payrolls (NFP) hanya bertambah 22.000 pada Agustus, turun dari periode Juli dan jauh di bawah ekspektasi ekonom sebesar 75.000.&#13;
&#13;
Sementara itu, tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,3 persen dari 4,2 persen bulan sebelumnya, sesuai dengan perkiraan pasar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Data ini memperkuat keyakinan bahwa kondisi pasar tenaga kerja kian melunak, sehingga membuka ruang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga, dilansir Investing, Jumat (5/9).&#13;
&#13;
Awal September, Wall Street sempat lesu akibat ketidakpastian hukum terkait tarif impor Presiden Donald Trump dan wacana pemecatan seorang gubernur The Fed.&#13;
&#13;
Kekhawatiran terhadap kondisi fiskal di sejumlah negara juga sempat memicu penjualan surat utang pemerintah.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Jumat (5/9/2025) waktu setempat. Pelemahan data tenaga kerja non-farm payrolls (NFP) menjadi sentimen yang mendukung optimisme penurunan suku bunga.&#13;
&#13;
Indeks S&amp;amp;P 500 naik 28 poin atau 0,4 persen. Nasdaq Composite menguat 142 poin atau 0,7 persen, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 127 poin atau 0,2 persen.&#13;
&#13;
Saham Broadcom Inc. (NASDAQ: AVGO) melesat lebih dari 13 persen berkat laporan kinerja kuartalan yang solid. Saham Samsara Inc. (NYSE: IOT) juga melonjak lebih dari 12 persen, sementara DocuSign Inc. (NASDAQ: DOCU) menguat 3 persen.&#13;
&#13;
Rilis data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan signifikan. Nonfarm payrolls (NFP) hanya bertambah 22.000 pada Agustus, turun dari periode Juli dan jauh di bawah ekspektasi ekonom sebesar 75.000.&#13;
&#13;
Sementara itu, tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,3 persen dari 4,2 persen bulan sebelumnya, sesuai dengan perkiraan pasar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Data ini memperkuat keyakinan bahwa kondisi pasar tenaga kerja kian melunak, sehingga membuka ruang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga, dilansir Investing, Jumat (5/9).&#13;
&#13;
Awal September, Wall Street sempat lesu akibat ketidakpastian hukum terkait tarif impor Presiden Donald Trump dan wacana pemecatan seorang gubernur The Fed.&#13;
&#13;
Kekhawatiran terhadap kondisi fiskal di sejumlah negara juga sempat memicu penjualan surat utang pemerintah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
