<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Kerugian Akibat Demo dari Halte hingga Gerbang Tol yang Rusak dan Dibakar&amp;nbsp;</title><description>Kerugian rusaknya fasilitas umum akibat demonstrasi massa di Jakarta bertambah menjadi Rp80 miliar. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/06/320/3168021/4-fakta-kerugian-akibat-demo-dari-halte-hingga-gerbang-tol-yang-rusak-dan-dibakar-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/06/320/3168021/4-fakta-kerugian-akibat-demo-dari-halte-hingga-gerbang-tol-yang-rusak-dan-dibakar-nbsp"/><item><title>4 Fakta Kerugian Akibat Demo dari Halte hingga Gerbang Tol yang Rusak dan Dibakar&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/06/320/3168021/4-fakta-kerugian-akibat-demo-dari-halte-hingga-gerbang-tol-yang-rusak-dan-dibakar-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/06/320/3168021/4-fakta-kerugian-akibat-demo-dari-halte-hingga-gerbang-tol-yang-rusak-dan-dibakar-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 06 September 2025 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/06/320/3168021/halte-uRNe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Halte yang Rusak pada Demo(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/06/320/3168021/halte-uRNe_large.jpg</image><title>Halte yang Rusak pada Demo(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kerugian rusaknya fasilitas umum akibat demonstrasi massa di Jakarta bertambah menjadi Rp80 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta Kerugian Akibat Demo dari Halte hingga Gerbang Tol yang Rusak dan Dibakar yang dirangkum Okezone, Sabtu (6/9/2025):&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mulai Beroperasi 7 September&#13;
&#13;
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Rivan Achmad Purwantono menargetkan seluruh gerbang tol dalam kota yang rusak imbas perusakan masa akan mulai beroperasi kembali pada 7 September 2025.&#13;
&#13;
Rivan menjelaskan, saat ini tercatat ada 7 gerbang tol dalam kota yang rusak imbas aksi demonstrasi. Seperti GT Senayan arah Grogol, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2 arah Cawang, GT Pejompongan, GT Slipi 1, GT Slipi 2 dan GT Kuningan 1.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanggal 7 September ini kita siapkan seluruh gerbang tol dengan GTO (Gerbang Tol Online) sudah berfungsi. Jadi sekarang ada 22 GTO, 17 berfungsi, dan sisanya akan beroperasi tanggal 7 September. Jadi kembali normal,&amp;quot; ujar Rivan saat ditemui di GT Pejompongan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Anggaran Perbaikan Gerbang Tol&#13;
&#13;
Rivan menjelaskan, perbaikan gerbang tol yang rusak itu menggunakan kas perusahaan dengan anggaran yang disiapkan tembus Rp80 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengingat beberapa gerbang tol mengalami kerusakan cukup serius, seperti GT Pejompongan yang hangus dibakar masa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan fisik memang membutuhkan waktu. Tadi juga pak Menteri PU juga memberikan arahan, yang paling penting adalah bahwa kondisi fisik bersih, dan tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan,&amp;quot; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Fokus Pembersihan Fisik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rivan menyebut, selain kerusakan masa juga mengambil beberapa barang yang saat kejadian ada di gerbang tol.&#13;
&#13;
Misalnya CCTV, serta mengambil server lokal. Pemulihan fisik gerbang tol sendiri targetnya akan rampung pada 6 minggu, namun pengguna jalan sudah bisa menggunakan lebih dulu mulai 7 September mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahap pertama kita fokus pembersihan fisik yang betul-betul bisa berdampak pada keselamatan. Kedua kita lanjutkan dengan melakukan pelayanan secara manual, jadi masyarakat bisa tetap melakukan transaksi di gerbang tol. Ketiga menggunakan kembali GTO seperti sebelumnya,&amp;quot; kata Rivan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Alokasi Anggaran&#13;
&#13;
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyebut pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp900 miliar untuk revitalisasi infrastruktur terdampak aksi unjuk rasa di seluruh wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah menganggarkan Rp900 miliar tuh. Untuk seluruh Indonesia ya, bukan hanya untuk DKI. Jadi insya Allah cukup lah untuk meng-cover dua JPO ini,&amp;quot; ucap Dody.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kerugian rusaknya fasilitas umum akibat demonstrasi massa di Jakarta bertambah menjadi Rp80 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta Kerugian Akibat Demo dari Halte hingga Gerbang Tol yang Rusak dan Dibakar yang dirangkum Okezone, Sabtu (6/9/2025):&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mulai Beroperasi 7 September&#13;
&#13;
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Rivan Achmad Purwantono menargetkan seluruh gerbang tol dalam kota yang rusak imbas perusakan masa akan mulai beroperasi kembali pada 7 September 2025.&#13;
&#13;
Rivan menjelaskan, saat ini tercatat ada 7 gerbang tol dalam kota yang rusak imbas aksi demonstrasi. Seperti GT Senayan arah Grogol, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2 arah Cawang, GT Pejompongan, GT Slipi 1, GT Slipi 2 dan GT Kuningan 1.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanggal 7 September ini kita siapkan seluruh gerbang tol dengan GTO (Gerbang Tol Online) sudah berfungsi. Jadi sekarang ada 22 GTO, 17 berfungsi, dan sisanya akan beroperasi tanggal 7 September. Jadi kembali normal,&amp;quot; ujar Rivan saat ditemui di GT Pejompongan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Anggaran Perbaikan Gerbang Tol&#13;
&#13;
Rivan menjelaskan, perbaikan gerbang tol yang rusak itu menggunakan kas perusahaan dengan anggaran yang disiapkan tembus Rp80 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengingat beberapa gerbang tol mengalami kerusakan cukup serius, seperti GT Pejompongan yang hangus dibakar masa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan fisik memang membutuhkan waktu. Tadi juga pak Menteri PU juga memberikan arahan, yang paling penting adalah bahwa kondisi fisik bersih, dan tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan,&amp;quot; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Fokus Pembersihan Fisik&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rivan menyebut, selain kerusakan masa juga mengambil beberapa barang yang saat kejadian ada di gerbang tol.&#13;
&#13;
Misalnya CCTV, serta mengambil server lokal. Pemulihan fisik gerbang tol sendiri targetnya akan rampung pada 6 minggu, namun pengguna jalan sudah bisa menggunakan lebih dulu mulai 7 September mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahap pertama kita fokus pembersihan fisik yang betul-betul bisa berdampak pada keselamatan. Kedua kita lanjutkan dengan melakukan pelayanan secara manual, jadi masyarakat bisa tetap melakukan transaksi di gerbang tol. Ketiga menggunakan kembali GTO seperti sebelumnya,&amp;quot; kata Rivan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Alokasi Anggaran&#13;
&#13;
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyebut pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp900 miliar untuk revitalisasi infrastruktur terdampak aksi unjuk rasa di seluruh wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah menganggarkan Rp900 miliar tuh. Untuk seluruh Indonesia ya, bukan hanya untuk DKI. Jadi insya Allah cukup lah untuk meng-cover dua JPO ini,&amp;quot; ucap Dody.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
