<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditelepon untuk Jadi Menkeu, Purbaya: Kaget, Saya Pikir Ditipu</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak percaya saat dipanggil ke Istana Kepresidenan Jakarta, hari ini&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/08/320/3168555/ditelepon-untuk-jadi-menkeu-purbaya-kaget-saya-pikir-ditipu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/08/320/3168555/ditelepon-untuk-jadi-menkeu-purbaya-kaget-saya-pikir-ditipu"/><item><title>Ditelepon untuk Jadi Menkeu, Purbaya: Kaget, Saya Pikir Ditipu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/08/320/3168555/ditelepon-untuk-jadi-menkeu-purbaya-kaget-saya-pikir-ditipu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/08/320/3168555/ditelepon-untuk-jadi-menkeu-purbaya-kaget-saya-pikir-ditipu</guid><pubDate>Senin 08 September 2025 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/08/320/3168555/purbaya-hiU7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ditelepon untuk Jadi Menkeu, Purbaya: Kaget, Saya Pikir Ditipu. (Foot: Okezone.com/Aldhi Chandra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/08/320/3168555/purbaya-hiU7_large.jpg</image><title>Ditelepon untuk Jadi Menkeu, Purbaya: Kaget, Saya Pikir Ditipu. (Foot: Okezone.com/Aldhi Chandra)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak percaya saat dipanggil ke Istana Kepresidenan Jakarta, hari ini. Dirinya tidak menyangka akan dilantik menjadi Menteri Keuangan.&#13;
&#13;
Bahkan, ia sempat mengira sedang menjadi korban telepon iseng karena diminta datang ke Istana. Sebelum ke Istana, Purbaya sempat mengecek nomor yang menghubunginya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini juga kan kaget, ini kagetan juga. Tadi saya dikasih tahu mungkin baru jam setengah satu. Saya pikir saya ditipu, saya cek yang nelepon nomornya, telepon bener apa nggak. Ternyata betulan, baru saya datang,&amp;quot; kata Purbaya usai dilantik menjadi Menkeu menggantikan Sri Mulyani, Senin (8/9/2025).&#13;
&#13;
Purbaya pun mengaku tidak mengetahui alasan kenapa Presiden Prabowo memilihnya. Ia hanya menduga bahwa mungkin dirinya dianggap cukup jago di sektor ekonomi. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada diskusi ekonomi secara khusus dengan Prabowo sebelum dilantik menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kan waktu sarasehan, saya peserta di sana. Mungkin kelihatannya saya cukup jago kelihatannya. Tapi (diskusi ekonomi) yang khusus enggak ada. Hanya beberapa kali saja diskusi ekonomi, tapi nggak baru-baru ini sekali,&amp;quot; tutur Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terlebih, dirinya sudah menjadi ekonom selama 25 tahun, pernah terlibat dalam Komite Ekonomi Nasional, dan turut membantu Presiden ke-7 Joko Widodo mengatasi krisis Covid-19.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya di samping Pak Jokowi persis waktu itu,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Purbaya mengaku diminta untuk segera mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini sejalan dengan target Presiden Prabowo, bahwa ekonomi Indonesia harus tumbuh di kisaran 8 persen untuk menunjang status sebagai negara maju.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang kan bisa dibilang ekonomi agak melambat. Kelemahannya ke depan akan kita perbaiki. Jadi itu enggak terlalu sulit kita perbaiki. Ya Anda lihat nanti mungkin 2 bulan, 3 bulan dari sekarang yang bisa cerah, kelihatan lagi,&amp;quot; tandas Purbaya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak percaya saat dipanggil ke Istana Kepresidenan Jakarta, hari ini. Dirinya tidak menyangka akan dilantik menjadi Menteri Keuangan.&#13;
&#13;
Bahkan, ia sempat mengira sedang menjadi korban telepon iseng karena diminta datang ke Istana. Sebelum ke Istana, Purbaya sempat mengecek nomor yang menghubunginya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini juga kan kaget, ini kagetan juga. Tadi saya dikasih tahu mungkin baru jam setengah satu. Saya pikir saya ditipu, saya cek yang nelepon nomornya, telepon bener apa nggak. Ternyata betulan, baru saya datang,&amp;quot; kata Purbaya usai dilantik menjadi Menkeu menggantikan Sri Mulyani, Senin (8/9/2025).&#13;
&#13;
Purbaya pun mengaku tidak mengetahui alasan kenapa Presiden Prabowo memilihnya. Ia hanya menduga bahwa mungkin dirinya dianggap cukup jago di sektor ekonomi. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada diskusi ekonomi secara khusus dengan Prabowo sebelum dilantik menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kan waktu sarasehan, saya peserta di sana. Mungkin kelihatannya saya cukup jago kelihatannya. Tapi (diskusi ekonomi) yang khusus enggak ada. Hanya beberapa kali saja diskusi ekonomi, tapi nggak baru-baru ini sekali,&amp;quot; tutur Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terlebih, dirinya sudah menjadi ekonom selama 25 tahun, pernah terlibat dalam Komite Ekonomi Nasional, dan turut membantu Presiden ke-7 Joko Widodo mengatasi krisis Covid-19.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya di samping Pak Jokowi persis waktu itu,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Purbaya mengaku diminta untuk segera mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini sejalan dengan target Presiden Prabowo, bahwa ekonomi Indonesia harus tumbuh di kisaran 8 persen untuk menunjang status sebagai negara maju.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang kan bisa dibilang ekonomi agak melambat. Kelemahannya ke depan akan kita perbaiki. Jadi itu enggak terlalu sulit kita perbaiki. Ya Anda lihat nanti mungkin 2 bulan, 3 bulan dari sekarang yang bisa cerah, kelihatan lagi,&amp;quot; tandas Purbaya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
