<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebut Tuntutan 17+8 Hanya Suara Sebagian Kecil Rakyat, Menkeu Purbaya Minta Maaf</title><description>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung meminta maaf soal pernyataannya terkait tuntutan 17+8 yang kemarin ramai diperbincangkan&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/09/320/3168713/sebut-tuntutan-17-8-hanya-suara-sebagian-kecil-rakyat-menkeu-purbaya-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/09/320/3168713/sebut-tuntutan-17-8-hanya-suara-sebagian-kecil-rakyat-menkeu-purbaya-minta-maaf"/><item><title>Sebut Tuntutan 17+8 Hanya Suara Sebagian Kecil Rakyat, Menkeu Purbaya Minta Maaf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/09/320/3168713/sebut-tuntutan-17-8-hanya-suara-sebagian-kecil-rakyat-menkeu-purbaya-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/09/320/3168713/sebut-tuntutan-17-8-hanya-suara-sebagian-kecil-rakyat-menkeu-purbaya-minta-maaf</guid><pubDate>Selasa 09 September 2025 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/09/320/3168713/menkeu_purbaya_yudhi_minta_maaf_soal_pernyataan_tuntutan_rakyat-HnF2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya Yudhi Minta Maaf Soal Pernyataan Tuntutan Rakyat. (Foto :Okezone.com/Aldhi Chandra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/09/320/3168713/menkeu_purbaya_yudhi_minta_maaf_soal_pernyataan_tuntutan_rakyat-HnF2_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya Yudhi Minta Maaf Soal Pernyataan Tuntutan Rakyat. (Foto :Okezone.com/Aldhi Chandra)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung meminta maaf soal pernyataannya terkait tuntutan 17+8 yang kemarin ramai diperbincangkan. Dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan di Gedung Kementerian Keuangan, Selasa (9/9/2025), Purbaya secara terbuka meminta maaf jika pernyataannya sebelumnya menimbulkan salah tafsir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Waktu di LPS sih nggak ada yang monitor, jadi saya tenang. Ternyata di Kemenkeu beda, salah ngomong langsung dipelintir di sana-sini. Jadi, kemarin kalau ada kesalahan, saya mohon maaf. Ke depan akan lebih baik lagi,&amp;rdquo; kata Purbaya di hadapan awak media.&#13;
&#13;
Ia mengakui dirinya masih pejabat baru di Kementerian Keuangan dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan dinamika kementerian yang penuh sorotan publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang jelas, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Saya mohon doa, bimbingan, dan juga dukungan agar kebijakan fiskal kita bisa semakin baik dan ekonomi nasional tumbuh lebih kuat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Purbaya sebelumnya dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025) di Istana Negara, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Usai pelantikan, ia langsung dihadapkan pada pertanyaan media seputar tuntutan 17+8.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat itu, Purbaya menilai tuntutan tersebut tidak sepenuhnya mewakili aspirasi seluruh masyarakat, melainkan sebagian kelompok yang masih merasa kehidupannya belum tercukupi.&#13;
&#13;
Kini, Purbaya menegaskan akan memperbaiki komunikasi publiknya dan meminta masyarakat memberi waktu untuk bekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teman-teman media, tolong beri saya kesempatan untuk membuktikan dulu. Beberapa bulan ke depan baru silakan nilai,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung meminta maaf soal pernyataannya terkait tuntutan 17+8 yang kemarin ramai diperbincangkan. Dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan di Gedung Kementerian Keuangan, Selasa (9/9/2025), Purbaya secara terbuka meminta maaf jika pernyataannya sebelumnya menimbulkan salah tafsir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Waktu di LPS sih nggak ada yang monitor, jadi saya tenang. Ternyata di Kemenkeu beda, salah ngomong langsung dipelintir di sana-sini. Jadi, kemarin kalau ada kesalahan, saya mohon maaf. Ke depan akan lebih baik lagi,&amp;rdquo; kata Purbaya di hadapan awak media.&#13;
&#13;
Ia mengakui dirinya masih pejabat baru di Kementerian Keuangan dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan dinamika kementerian yang penuh sorotan publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang jelas, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Saya mohon doa, bimbingan, dan juga dukungan agar kebijakan fiskal kita bisa semakin baik dan ekonomi nasional tumbuh lebih kuat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Purbaya sebelumnya dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025) di Istana Negara, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Usai pelantikan, ia langsung dihadapkan pada pertanyaan media seputar tuntutan 17+8.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat itu, Purbaya menilai tuntutan tersebut tidak sepenuhnya mewakili aspirasi seluruh masyarakat, melainkan sebagian kelompok yang masih merasa kehidupannya belum tercukupi.&#13;
&#13;
Kini, Purbaya menegaskan akan memperbaiki komunikasi publiknya dan meminta masyarakat memberi waktu untuk bekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teman-teman media, tolong beri saya kesempatan untuk membuktikan dulu. Beberapa bulan ke depan baru silakan nilai,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
