<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Rekening BCA Rp70 Miliar Dibobol, Ini Faktanya</title><description>BCA buka suara soal kabar dugaan pembobolan dana senilai Rp70 miliar dari Rekening Dana Nasabah (RDN) sebuah sekuritas.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/14/320/3169835/heboh-rekening-bca-rp70-miliar-dibobol-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/14/320/3169835/heboh-rekening-bca-rp70-miliar-dibobol-ini-faktanya"/><item><title>Heboh Rekening BCA Rp70 Miliar Dibobol, Ini Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/14/320/3169835/heboh-rekening-bca-rp70-miliar-dibobol-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/14/320/3169835/heboh-rekening-bca-rp70-miliar-dibobol-ini-faktanya</guid><pubDate>Minggu 14 September 2025 08:36 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/14/320/3169835/bca-uF7e_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Heboh Rekening BCA Rp70 Miliar Dibobol, Ini Faktanya (Foto: Okezone/IDX)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/14/320/3169835/bca-uF7e_large.jpg</image><title>Heboh Rekening BCA Rp70 Miliar Dibobol, Ini Faktanya (Foto: Okezone/IDX)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA&amp;nbsp;buka suara soal kabar dugaan pembobolan dana senilai Rp70 miliar dari Rekening Dana Nasabah (RDN) sebuah sekuritas.&#13;
&#13;
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn menegaskan bahwa sistem keamanan BCA tetap solid dan tidak ada kerugian finansial yang dialami oleh nasabah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dapat kami pastikan bahwa sistem di BCA aman, dan tidak ada kerugian finansial yang dialami nasabah,&amp;quot; ujar Hera dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).&#13;
&#13;
BCA Lakukan Investigasi&#13;
&#13;
Saat ini, BCA sedang bekerja sama dengan sekuritas tersebut untuk melakukan investigasi mendalam terkait isu yang beredar.&#13;
&#13;
BCA berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak terkait, termasuk pihak berwenang, untuk menuntaskan kasus ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis, serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah,&amp;quot; kata Hera.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Dugaan Rekening BCA Rp70 Miliar Dibobol&#13;
&#13;
Sebelumnya, beredar kabar yang menyebutkan dana tersebut dibobol dari RDN Panca Global Sekuritas yang ditempatkan di BCA.&#13;
&#13;
Adapun PT Panca Global Sekuritas (PGS), anak usaha PT Panca Global Kapital Tbk melaporkan telah terjadi penarikan dana secara tidak normal pada RDN pada 9 September 2025.&#13;
&#13;
Kejadian ini melibatkan pengalihan dana ke luar rekening yang telah terdaftar (whitelist) melalui dugaan penggunaan BCA Klik Bisnis.&#13;
&#13;
Menurut Direktur PT Panca Global Kapital Tbk Trisno Limanto, penarikan dana ini dilakukan berulang kali dalam jangka waktu yang relatif singkat.&#13;
&#13;
Terkait jumlah kerugian, manajemen PGS masih melakukan verifikasi dan berkoordinasi dengan pihak bank RDN, yang mana adalah BCA.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah kerugian akibat kejadian tersebut, manajemen PGS masih melakukan verifikasi dan berkoordinasi dengan pihak Bank RDN,&amp;quot; ujar Trisno dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (11/9).&#13;
&#13;
Manajemen PGS telah mengambil tindakan cepat dengan mengembalikan dana ke rekening nasabah yang terdampak pada 10 September 2025.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA&amp;nbsp;buka suara soal kabar dugaan pembobolan dana senilai Rp70 miliar dari Rekening Dana Nasabah (RDN) sebuah sekuritas.&#13;
&#13;
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn menegaskan bahwa sistem keamanan BCA tetap solid dan tidak ada kerugian finansial yang dialami oleh nasabah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dapat kami pastikan bahwa sistem di BCA aman, dan tidak ada kerugian finansial yang dialami nasabah,&amp;quot; ujar Hera dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).&#13;
&#13;
BCA Lakukan Investigasi&#13;
&#13;
Saat ini, BCA sedang bekerja sama dengan sekuritas tersebut untuk melakukan investigasi mendalam terkait isu yang beredar.&#13;
&#13;
BCA berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak terkait, termasuk pihak berwenang, untuk menuntaskan kasus ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis, serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah,&amp;quot; kata Hera.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Dugaan Rekening BCA Rp70 Miliar Dibobol&#13;
&#13;
Sebelumnya, beredar kabar yang menyebutkan dana tersebut dibobol dari RDN Panca Global Sekuritas yang ditempatkan di BCA.&#13;
&#13;
Adapun PT Panca Global Sekuritas (PGS), anak usaha PT Panca Global Kapital Tbk melaporkan telah terjadi penarikan dana secara tidak normal pada RDN pada 9 September 2025.&#13;
&#13;
Kejadian ini melibatkan pengalihan dana ke luar rekening yang telah terdaftar (whitelist) melalui dugaan penggunaan BCA Klik Bisnis.&#13;
&#13;
Menurut Direktur PT Panca Global Kapital Tbk Trisno Limanto, penarikan dana ini dilakukan berulang kali dalam jangka waktu yang relatif singkat.&#13;
&#13;
Terkait jumlah kerugian, manajemen PGS masih melakukan verifikasi dan berkoordinasi dengan pihak bank RDN, yang mana adalah BCA.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah kerugian akibat kejadian tersebut, manajemen PGS masih melakukan verifikasi dan berkoordinasi dengan pihak Bank RDN,&amp;quot; ujar Trisno dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (11/9).&#13;
&#13;
Manajemen PGS telah mengambil tindakan cepat dengan mengembalikan dana ke rekening nasabah yang terdampak pada 10 September 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
