<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Digital (MSIN) Kantongi Persetujuan Private Placement Maksimal 10 Persen Saham</title><description>PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mendapat persetujuan private placement maksimal 10% saham. Dana digunakan untuk perkuat modal &amp; cadangan modal kerja. Semester I/2025, pendapatan MSIN tumbuh 15% yoy menjadi Rp1,87 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/278/3170079/mnc-digital-msin-kantongi-persetujuan-private-placement-maksimal-10-persen-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/278/3170079/mnc-digital-msin-kantongi-persetujuan-private-placement-maksimal-10-persen-saham"/><item><title>MNC Digital (MSIN) Kantongi Persetujuan Private Placement Maksimal 10 Persen Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/278/3170079/mnc-digital-msin-kantongi-persetujuan-private-placement-maksimal-10-persen-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/278/3170079/mnc-digital-msin-kantongi-persetujuan-private-placement-maksimal-10-persen-saham</guid><pubDate>Senin 15 September 2025 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/15/278/3170079/mnc_digital-8t5J_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MNC Digital (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/15/278/3170079/mnc_digital-8t5J_large.jpg</image><title>MNC Digital (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) resmi mendapat persetujuan pemegang saham independen untuk melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement.&#13;
&#13;
Persetujuan ini diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (15/9).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ini, maka pemegang saham independen sepakat menyetujui mata acara pertama terkait persetujuan penambahan modal melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu,&amp;rdquo; kata Komisaris Independen MSIN, Andry Wisnu Triyudanto.&#13;
&#13;
Sesuai prospektus, MSIN berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,07 miliar saham baru atau setara 10 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Periode efektif pelaksanaan berlaku mulai 7 Oktober 2025 hingga 14 September 2027.&#13;
&#13;
Dana hasil private placement akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan menjadi cadangan modal kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga semester I/2025, MSIN menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang solid mencapai Rp1,87 triliun, meningkat 15 persen year-on-year (yoy) dari Rp1,63 triliun pada periode yang sama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pendapatan dari konten, IP, dan lainnya mencapai Rp921 miliar, mencerminkan peningkatan 4 persen yoy. &amp;nbsp;Ini didorong oleh permintaan &amp;nbsp;yang tinggi atas portofolio konten MSIN yang berjumlah lebih dari 300.000 jam.&#13;
&#13;
Pendapatan periklanan naik 5 persen yoy menjadi Rp684 miliar pada Semester I-2025, dibandingkan dengan Rp654 miliar pada Semester I-2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pertumbuhan ini didorong platform AVOD OTT milik Perseroan, RCTI+, yang menghasilkan kinerja operasional yang kuat dan peningkatan engagement pengguna.&#13;
&#13;
Sementara itu, pendapatan berlangganan MSIN melonjak 24 persen yoy pada semester pertama 2025, mencapai Rp398 miliar. Ini didukung oleh layanan OTT SVOD MSIN, Vision+, yang terus memperluas basis penggunanya, yang kini mencapai 4,1 juta pelanggan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) resmi mendapat persetujuan pemegang saham independen untuk melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement.&#13;
&#13;
Persetujuan ini diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (15/9).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ini, maka pemegang saham independen sepakat menyetujui mata acara pertama terkait persetujuan penambahan modal melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu,&amp;rdquo; kata Komisaris Independen MSIN, Andry Wisnu Triyudanto.&#13;
&#13;
Sesuai prospektus, MSIN berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,07 miliar saham baru atau setara 10 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Periode efektif pelaksanaan berlaku mulai 7 Oktober 2025 hingga 14 September 2027.&#13;
&#13;
Dana hasil private placement akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan menjadi cadangan modal kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga semester I/2025, MSIN menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang solid mencapai Rp1,87 triliun, meningkat 15 persen year-on-year (yoy) dari Rp1,63 triliun pada periode yang sama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pendapatan dari konten, IP, dan lainnya mencapai Rp921 miliar, mencerminkan peningkatan 4 persen yoy. &amp;nbsp;Ini didorong oleh permintaan &amp;nbsp;yang tinggi atas portofolio konten MSIN yang berjumlah lebih dari 300.000 jam.&#13;
&#13;
Pendapatan periklanan naik 5 persen yoy menjadi Rp684 miliar pada Semester I-2025, dibandingkan dengan Rp654 miliar pada Semester I-2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pertumbuhan ini didorong platform AVOD OTT milik Perseroan, RCTI+, yang menghasilkan kinerja operasional yang kuat dan peningkatan engagement pengguna.&#13;
&#13;
Sementara itu, pendapatan berlangganan MSIN melonjak 24 persen yoy pada semester pertama 2025, mencapai Rp398 miliar. Ini didukung oleh layanan OTT SVOD MSIN, Vision+, yang terus memperluas basis penggunanya, yang kini mencapai 4,1 juta pelanggan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
