<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Beras 10 Kg Cair Oktober-November untuk 18,3 Juta Keluarga</title><description>Pemerintah kembali menyalurkan bansos beras 10 kg pada Oktober-November untuk 18,3 juta keluarga kurang mampu. Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi dan menelan anggaran Rp7 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/320/3170092/bansos-beras-10-kg-cair-oktober-november-untuk-18-3-juta-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/320/3170092/bansos-beras-10-kg-cair-oktober-november-untuk-18-3-juta-keluarga"/><item><title>Bansos Beras 10 Kg Cair Oktober-November untuk 18,3 Juta Keluarga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/320/3170092/bansos-beras-10-kg-cair-oktober-november-untuk-18-3-juta-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/15/320/3170092/bansos-beras-10-kg-cair-oktober-november-untuk-18-3-juta-keluarga</guid><pubDate>Senin 15 September 2025 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/15/320/3170092/bansos_beras-EIOA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">- Bantuan stimulus ekonomi untuk masyarakat dan pelaku usaha kembali diberikan pada 8 program paket ekonomi. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/15/320/3170092/bansos_beras-EIOA_large.jpg</image><title>- Bantuan stimulus ekonomi untuk masyarakat dan pelaku usaha kembali diberikan pada 8 program paket ekonomi. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Bantuan stimulus ekonomi untuk masyarakat dan pelaku usaha kembali diberikan pada 8 program paket ekonomi (akselerasi program 2025), 4 program paket ekonomi (dilanjutkan di program 2026), dan 5 rekapitulasi program paket ekonomi (penyerapan tenaga kerja). Salah satu bantuan yang kembali disalurkan adalah bantuan beras 10 kilogram (kg).&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, bantuan pangan itu ditujukan kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan pangan tersebut bakal diberikan selama dua bulan ke depan untuk 18,3 juta penerima.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bantuan pangan itu juga dilanjutkan selama 2 bulan, untuk 10 kilogram beras di bulan Oktober-November,&amp;rdquo; kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/09/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan data paparan, harga beras diasumsikan Rp18.500 per kilogram termasuk biaya distribusi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti kita evaluasi untuk bulan berikutnya, bulan Desember. Nah, itu diperlukan dana sebesar Rp7 triliun,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&#13;
Adapun 8 program paket ekonomi akselerasi yakni:&#13;
&#13;
1. Program magang lulusan perguruan tinggi (maksimal fresh graduate 1 tahun)&#13;
&#13;
2. Perluasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pekerja di sektor terkait pariwisata&#13;
&#13;
3. Bantuan pangan periode Oktober&amp;ndash;November 2025&#13;
&#13;
4. Diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Badan Penyelenggara Usaha (BPU) transportasi online/ojol (termasuk ojek pangkalan, sopir, kurir, dan logistik) selama 6 tahun&#13;
&#13;
5. Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan&#13;
&#13;
6. Program Padat Karya Tunai (cash for work) Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum&#13;
&#13;
7. Program Deregulasi Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) 28/2025&#13;
&#13;
8. Program Perkotaan (Pilot Project DKI Jakarta): peningkatan kualitas permukiman dan penyediaan tempat untuk gig economy&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4 Program dilanjutkan tahun 2026:&#13;
&#13;
1. Perpanjangan jangka waktu pemanfaatan PPh Final 0,5% bagi Wajib Pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tahun 2026 serta penyesuaian penerima PPh Final 0,5% bagi Wajib Pajak UMKM&#13;
&#13;
2. Perpanjangan PPh 21 DTP untuk pekerja di sektor terkait pariwisata (APBN 2026)&#13;
&#13;
3. PPh Pasal 21 DTP untuk pekerja di industri padat karya (APBN 2026)&#13;
&#13;
4. Program diskon iuran JKK dan JKM untuk semua penerima Bukan Penerima Upah (BPU)&#13;
&#13;
5 Program penyerapan tenaga kerja:&#13;
&#13;
1. Operasional KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih)&#13;
&#13;
2. Replanting di perkebunan rakyat&#13;
&#13;
3. Kampung Nelayan Merah Putih&#13;
&#13;
4. Revitalisasi Tambak Pantura&#13;
&#13;
5. Modernisasi kapal nelayan&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bantuan stimulus ekonomi untuk masyarakat dan pelaku usaha kembali diberikan pada 8 program paket ekonomi (akselerasi program 2025), 4 program paket ekonomi (dilanjutkan di program 2026), dan 5 rekapitulasi program paket ekonomi (penyerapan tenaga kerja). Salah satu bantuan yang kembali disalurkan adalah bantuan beras 10 kilogram (kg).&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, bantuan pangan itu ditujukan kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan pangan tersebut bakal diberikan selama dua bulan ke depan untuk 18,3 juta penerima.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bantuan pangan itu juga dilanjutkan selama 2 bulan, untuk 10 kilogram beras di bulan Oktober-November,&amp;rdquo; kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/09/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan data paparan, harga beras diasumsikan Rp18.500 per kilogram termasuk biaya distribusi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti kita evaluasi untuk bulan berikutnya, bulan Desember. Nah, itu diperlukan dana sebesar Rp7 triliun,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&#13;
Adapun 8 program paket ekonomi akselerasi yakni:&#13;
&#13;
1. Program magang lulusan perguruan tinggi (maksimal fresh graduate 1 tahun)&#13;
&#13;
2. Perluasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pekerja di sektor terkait pariwisata&#13;
&#13;
3. Bantuan pangan periode Oktober&amp;ndash;November 2025&#13;
&#13;
4. Diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Badan Penyelenggara Usaha (BPU) transportasi online/ojol (termasuk ojek pangkalan, sopir, kurir, dan logistik) selama 6 tahun&#13;
&#13;
5. Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan&#13;
&#13;
6. Program Padat Karya Tunai (cash for work) Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum&#13;
&#13;
7. Program Deregulasi Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) 28/2025&#13;
&#13;
8. Program Perkotaan (Pilot Project DKI Jakarta): peningkatan kualitas permukiman dan penyediaan tempat untuk gig economy&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4 Program dilanjutkan tahun 2026:&#13;
&#13;
1. Perpanjangan jangka waktu pemanfaatan PPh Final 0,5% bagi Wajib Pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tahun 2026 serta penyesuaian penerima PPh Final 0,5% bagi Wajib Pajak UMKM&#13;
&#13;
2. Perpanjangan PPh 21 DTP untuk pekerja di sektor terkait pariwisata (APBN 2026)&#13;
&#13;
3. PPh Pasal 21 DTP untuk pekerja di industri padat karya (APBN 2026)&#13;
&#13;
4. Program diskon iuran JKK dan JKM untuk semua penerima Bukan Penerima Upah (BPU)&#13;
&#13;
5 Program penyerapan tenaga kerja:&#13;
&#13;
1. Operasional KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih)&#13;
&#13;
2. Replanting di perkebunan rakyat&#13;
&#13;
3. Kampung Nelayan Merah Putih&#13;
&#13;
4. Revitalisasi Tambak Pantura&#13;
&#13;
5. Modernisasi kapal nelayan&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
