<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Temui Prabowo, Zulhas Update Proyek Swasembada Energi dan Pangan di Papua Selatan</title><description>Menko Pangan Zulhas melaporkan perkembangan proyek swasembada pangan, air, dan energi di Papua Selatan kepada Presiden Prabowo. Percepatan penyelesaian tata ruang dan perizinan menjadi fokus utama, dengan target 1 juta hektare lahan dibuka.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/16/320/3170315/temui-prabowo-zulhas-update-proyek-swasembada-energi-dan-pangan-di-papua-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/16/320/3170315/temui-prabowo-zulhas-update-proyek-swasembada-energi-dan-pangan-di-papua-selatan"/><item><title>Temui Prabowo, Zulhas Update Proyek Swasembada Energi dan Pangan di Papua Selatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/16/320/3170315/temui-prabowo-zulhas-update-proyek-swasembada-energi-dan-pangan-di-papua-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/16/320/3170315/temui-prabowo-zulhas-update-proyek-swasembada-energi-dan-pangan-di-papua-selatan</guid><pubDate>Selasa 16 September 2025 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/16/320/3170315/zulhas-6YED_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Zulkifli Hasan memberikan laporan soal percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, air, dan energi di Papua. (Foto :Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/16/320/3170315/zulhas-6YED_large.jpg</image><title> Zulkifli Hasan memberikan laporan soal percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, air, dan energi di Papua. (Foto :Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan laporan soal percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, air, dan energi di Papua Selatan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.&#13;
&#13;
Sebelum melaporkan kepada Presiden Prabowo, Zulhas mengaku telah melaksanakan rapat dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.&#13;
&#13;
Kemudian, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, juga Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di kantor saya, hadir Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR Pak Nusron Wahid, Agrinas Pangan Pak Joao, dari Bappenas Pak Rachmat Pambudy, Gubernur Papua Selatan dan Ketua DPD Papua Selatan,&amp;quot; ujar Zulhas kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu kami barusan rapat mempercepat pembangunan kawasan swasembada pangan, air, dan energi di Papua Selatan, tepatnya di Merauke, tepatnya lagi Wanam,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Zulhas menyampaikan bahwa pemerintah saat ini fokus pada percepatan penyelesaian perubahan tata ruang serta dokumen perizinan, termasuk hak guna usaha (HGU).&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah semua perubahan tata ruang, surat-menyurat seperti HGU dan lain yang diperlukan, kita akan selesaikan,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan, kata Zulhas, dirinya telah mendapatkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air di Papua Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya baru dapat Inpres, tiga minggu itu sudah diproses hampir satu tahun, belum jadi. Saya dapat Inpres kan baru tiga minggu, tapi mudah-mudahan sampai akhir bulan selesai semuanya,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut Zulhas menjelaskan, target lahan yang dibuka mencapai 1 juta hektare. Saat ini, lahan yang dibuka baru sekitar 481.000 hektare.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang sudah ditata ruang, tadi laporan Menteri Kehutanan 481.000 hektare. Targetnya nanti satu juta lebih,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, pemerintah menetapkan Wanam, Papua Selatan, sebagai salah satu titik Proyek Strategis Nasional (PSN).&#13;
&#13;
Kawasan tersebut didesain agar punya peran vital di sektor ketahanan pangan, energi, hingga penguatan industri pertahanan.&#13;
&#13;
Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan nasional melalui program cetak sawah seluas 1 juta hektare (ha) yang akan didukung oleh pembangunan infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, dan jaringan irigasi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan laporan soal percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, air, dan energi di Papua Selatan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.&#13;
&#13;
Sebelum melaporkan kepada Presiden Prabowo, Zulhas mengaku telah melaksanakan rapat dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.&#13;
&#13;
Kemudian, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, juga Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di kantor saya, hadir Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR Pak Nusron Wahid, Agrinas Pangan Pak Joao, dari Bappenas Pak Rachmat Pambudy, Gubernur Papua Selatan dan Ketua DPD Papua Selatan,&amp;quot; ujar Zulhas kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu kami barusan rapat mempercepat pembangunan kawasan swasembada pangan, air, dan energi di Papua Selatan, tepatnya di Merauke, tepatnya lagi Wanam,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Zulhas menyampaikan bahwa pemerintah saat ini fokus pada percepatan penyelesaian perubahan tata ruang serta dokumen perizinan, termasuk hak guna usaha (HGU).&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah semua perubahan tata ruang, surat-menyurat seperti HGU dan lain yang diperlukan, kita akan selesaikan,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan, kata Zulhas, dirinya telah mendapatkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air di Papua Selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya baru dapat Inpres, tiga minggu itu sudah diproses hampir satu tahun, belum jadi. Saya dapat Inpres kan baru tiga minggu, tapi mudah-mudahan sampai akhir bulan selesai semuanya,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut Zulhas menjelaskan, target lahan yang dibuka mencapai 1 juta hektare. Saat ini, lahan yang dibuka baru sekitar 481.000 hektare.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang sudah ditata ruang, tadi laporan Menteri Kehutanan 481.000 hektare. Targetnya nanti satu juta lebih,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, pemerintah menetapkan Wanam, Papua Selatan, sebagai salah satu titik Proyek Strategis Nasional (PSN).&#13;
&#13;
Kawasan tersebut didesain agar punya peran vital di sektor ketahanan pangan, energi, hingga penguatan industri pertahanan.&#13;
&#13;
Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan nasional melalui program cetak sawah seluas 1 juta hektare (ha) yang akan didukung oleh pembangunan infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, dan jaringan irigasi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
