<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Ojol 17 September Diharapkan Hasilkan Solusi Win-Win Bagi Semua Pihak</title><description>Pengamat menilai demo ojol 17 September memiliki agenda politik tersembunyi. Tuntutan pencopotan Menteri Perhubungan dinilai tidak berdasar. Diharapkan demo menghasilkan solusi win-win bagi aplikator, driver, dan konsumen, termasuk penyesuaian tarif yang wajar.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/17/320/3170464/demo-ojol-17-september-diharapkan-hasilkan-solusi-win-win-bagi-semua-pihak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/17/320/3170464/demo-ojol-17-september-diharapkan-hasilkan-solusi-win-win-bagi-semua-pihak"/><item><title>Demo Ojol 17 September Diharapkan Hasilkan Solusi Win-Win Bagi Semua Pihak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/17/320/3170464/demo-ojol-17-september-diharapkan-hasilkan-solusi-win-win-bagi-semua-pihak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/17/320/3170464/demo-ojol-17-september-diharapkan-hasilkan-solusi-win-win-bagi-semua-pihak</guid><pubDate>Rabu 17 September 2025 09:07 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/17/320/3170464/demo_ojol_hari_ini-lMHj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo Ojol Hari Ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/17/320/3170464/demo_ojol_hari_ini-lMHj_large.jpg</image><title>Demo Ojol Hari Ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Pengemudi ojek online menggelar demonstrasi ojol pada 17 September dengan tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri Perhubungan, Dody Purwagandhi, yang bertepatan pada Peringatan Hari Perhubungan Nasional.&#13;
&#13;
Namun, Pengamat ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menilai, rencana demonstrasi hari ini dinilai sudah menyematkan agenda politik.&#13;
&#13;
Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menegaskan sah-sah saja jika ada tuntutan driver ojol, mengatasnamakan ojol, asalkan memiliki alasan yang kuat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika kita lihat tuntutannya, memang ada agenda politis yang disematkan dalam aksi demo tersebut, salah satunya mengganti Menteri Perhubungan,&amp;rdquo; kata Nailul, dihubungi jurnalis, Rabu (17/9/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sampaikan bagaimana kinerja Menteri yang sekarang, kenapa layak diganti, jangan tiba-tiba minta diganti karena ada kepentingan kelompok atau individu tertentu. Kalau dilakukan secara tiba-tiba, unsur kepentingan politiknya akan sangat terasa sekali,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nailul mengatakan, perbedaan pendapat biasa terjadi. Garda Indonesia boleh saja berpendapat dan mematikan aplikasinya. Namun juga harus menghormati kawan-kawan mitra driver yang memilih untuk terus mengaktifkan layanannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak memaksa orang ikut demo juga merupakan sebuah langkah demokrasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Nailul berharap agar kepentingan bersama baik aplikator, mitra driver, dan juga konsumen bisa terakomodasi dengan baik sehingga nantinya kebijakan yang dihasilkan tidak merugikan siapa pun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan win-win solution, saya rasa kenaikan harga secara wajar dapat dipertimbangkan. Kenaikan harga layanan seperti yang diatur oleh pemerintah ini kan lama tidak naik. Saya rasa jika naiknya 5 persen masih bisa diterima oleh penumpang,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Garda menilai bahwa secara jelas telah terjadi vendor driven policy di mana kebijakan-kebijakan Menteri Perhubungan telah dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan aplikasi transportasi online, sehingga atas terjadinya hal tersebut maka Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia bersama gabungan aliansi, komunitas-komunitas ojek online, mahasiswa dari BEM UI dan aliansi-aliansi mahasiswa lainnya akan melakukan aksi unjuk rasa akbar dimulai dari Kementerian Perhubungan lalu ke Istana Presiden dan berakhir aksi unjuk rasa di DPR RI.&#13;
&#13;
Adapun tuntutan utama aksi ojol R2, driver online R4, dan kurir online pada Rabu, 17 September 2025 adalah Potongan Aplikator 10% dan Copot Menteri Perhubungan.&#13;
&#13;
secara lengkap Aksi 179 menuntut:&#13;
RUU Transportasi Online agar masuk pada Prolegnas 2025&amp;ndash;2026.&#13;
&#13;
Potongan Aplikator 10% Harga Mati.&#13;
&#13;
Regulasi Tarif Antar Barang dan Makanan.&#13;
&#13;
Audit Investigatif potongan 5% yang telah diambil oleh aplikator.&#13;
&#13;
Hapus Aceng, Slot, Multi Order, Member Berbayar, dll.&#13;
&#13;
Copot Menteri Perhubungan.&#13;
&#13;
Kapolri Usut Tuntas Tragedi 28 Agustus 2025.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Pengemudi ojek online menggelar demonstrasi ojol pada 17 September dengan tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri Perhubungan, Dody Purwagandhi, yang bertepatan pada Peringatan Hari Perhubungan Nasional.&#13;
&#13;
Namun, Pengamat ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menilai, rencana demonstrasi hari ini dinilai sudah menyematkan agenda politik.&#13;
&#13;
Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menegaskan sah-sah saja jika ada tuntutan driver ojol, mengatasnamakan ojol, asalkan memiliki alasan yang kuat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika kita lihat tuntutannya, memang ada agenda politis yang disematkan dalam aksi demo tersebut, salah satunya mengganti Menteri Perhubungan,&amp;rdquo; kata Nailul, dihubungi jurnalis, Rabu (17/9/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sampaikan bagaimana kinerja Menteri yang sekarang, kenapa layak diganti, jangan tiba-tiba minta diganti karena ada kepentingan kelompok atau individu tertentu. Kalau dilakukan secara tiba-tiba, unsur kepentingan politiknya akan sangat terasa sekali,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nailul mengatakan, perbedaan pendapat biasa terjadi. Garda Indonesia boleh saja berpendapat dan mematikan aplikasinya. Namun juga harus menghormati kawan-kawan mitra driver yang memilih untuk terus mengaktifkan layanannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak memaksa orang ikut demo juga merupakan sebuah langkah demokrasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Nailul berharap agar kepentingan bersama baik aplikator, mitra driver, dan juga konsumen bisa terakomodasi dengan baik sehingga nantinya kebijakan yang dihasilkan tidak merugikan siapa pun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan win-win solution, saya rasa kenaikan harga secara wajar dapat dipertimbangkan. Kenaikan harga layanan seperti yang diatur oleh pemerintah ini kan lama tidak naik. Saya rasa jika naiknya 5 persen masih bisa diterima oleh penumpang,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Garda menilai bahwa secara jelas telah terjadi vendor driven policy di mana kebijakan-kebijakan Menteri Perhubungan telah dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan aplikasi transportasi online, sehingga atas terjadinya hal tersebut maka Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia bersama gabungan aliansi, komunitas-komunitas ojek online, mahasiswa dari BEM UI dan aliansi-aliansi mahasiswa lainnya akan melakukan aksi unjuk rasa akbar dimulai dari Kementerian Perhubungan lalu ke Istana Presiden dan berakhir aksi unjuk rasa di DPR RI.&#13;
&#13;
Adapun tuntutan utama aksi ojol R2, driver online R4, dan kurir online pada Rabu, 17 September 2025 adalah Potongan Aplikator 10% dan Copot Menteri Perhubungan.&#13;
&#13;
secara lengkap Aksi 179 menuntut:&#13;
RUU Transportasi Online agar masuk pada Prolegnas 2025&amp;ndash;2026.&#13;
&#13;
Potongan Aplikator 10% Harga Mati.&#13;
&#13;
Regulasi Tarif Antar Barang dan Makanan.&#13;
&#13;
Audit Investigatif potongan 5% yang telah diambil oleh aplikator.&#13;
&#13;
Hapus Aceng, Slot, Multi Order, Member Berbayar, dll.&#13;
&#13;
Copot Menteri Perhubungan.&#13;
&#13;
Kapolri Usut Tuntas Tragedi 28 Agustus 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
