<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hanya 50% Orang Indonesia yang Punya Dana Darurat</title><description>Riset Sun Life menunjukkan hanya 50% masyarakat Indonesia siap menghadapi darurat finansial. Gen Z paling rentan. Literasi keuangan penting untuk ketahanan finansial keluarga. Sun Life hadirkan solusi perlindungan jiwa.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/21/622/3171404/hanya-50-orang-indonesia-yang-punya-dana-darurat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/21/622/3171404/hanya-50-orang-indonesia-yang-punya-dana-darurat"/><item><title>Hanya 50% Orang Indonesia yang Punya Dana Darurat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/21/622/3171404/hanya-50-orang-indonesia-yang-punya-dana-darurat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/21/622/3171404/hanya-50-orang-indonesia-yang-punya-dana-darurat</guid><pubDate>Minggu 21 September 2025 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/21/622/3171404/dana_darurat-b9vu_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Dana Darurat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/21/622/3171404/dana_darurat-b9vu_large.jpeg</image><title>Dana Darurat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hanya sekitar separuh atau 50% masyarakat Indonesia yang merasa siap menghadapi kondisi darurat finansial. Untuk itu, pentingnya literasi keuangan adalah fondasi penting bagi ketahanan finansial keluarga Indonesia.&#13;
&#13;
Hal ini berdasarkan hasil riset Sun Life Asia Financial Resilience Index 2025. Dalam riset ini juga, meski rasa aman secara finansial meningkat hingga 57%, generasi muda, khususnya Gen Z, masih termasuk kelompok yang paling rentan, hanya 49% yang merasa percaya diri akan kondisi finansial mereka.&#13;
&#13;
Kondisi ini berdampak pada banyaknya generasi usia produktif yang masih berfokus pada kebutuhan jangka pendek, sementara perencanaan pensiun maupun warisan belum menjadi prioritas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memahami bahwa banyak keluarga yang masih rentan secara finansial,&amp;quot; kata Presiden Direktur Sun Life Indonesia Wiroyo di Jakarta, Minggu (21/9/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui Sun Proteksi Heritage 100, yang merupakan solusi perlindungan jiwa untuk membantu masyarakat Indonesia mempersiapkan warisan masa depan dengan lebih terencana, fleksibel dan mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin menghadirkan solusi yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, lebih banyak keluarga Indonesia berkesempatan untuk mewujudkan kemapanan finansial di masa depan dengan perlindungan yang tepat, sesuai dengan tahap kehidupan mereka,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari komitmen untuk senantiasa menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap pelayanannya, Sun Life Indonesia percaya bahwa peningkatan literasi keuangan fondasi penting untuk ketahanan finansial keluarga Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama tiga dekade, kami menghadirkan solusi perlindungan jiwa, kesehatan, pendidikan, hingga pensiun. Melalui Bright Talk, kami ingin melanjutkan komitmen ini, dengan memberikan ruang diskusi yang relevan agar masyarakat dapat belajar langkah-langkah sederhana dalam perencanaan keuangan namun berdampak besar bagi kehidupan mereka,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Hanya sekitar separuh atau 50% masyarakat Indonesia yang merasa siap menghadapi kondisi darurat finansial. Untuk itu, pentingnya literasi keuangan adalah fondasi penting bagi ketahanan finansial keluarga Indonesia.&#13;
&#13;
Hal ini berdasarkan hasil riset Sun Life Asia Financial Resilience Index 2025. Dalam riset ini juga, meski rasa aman secara finansial meningkat hingga 57%, generasi muda, khususnya Gen Z, masih termasuk kelompok yang paling rentan, hanya 49% yang merasa percaya diri akan kondisi finansial mereka.&#13;
&#13;
Kondisi ini berdampak pada banyaknya generasi usia produktif yang masih berfokus pada kebutuhan jangka pendek, sementara perencanaan pensiun maupun warisan belum menjadi prioritas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memahami bahwa banyak keluarga yang masih rentan secara finansial,&amp;quot; kata Presiden Direktur Sun Life Indonesia Wiroyo di Jakarta, Minggu (21/9/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui Sun Proteksi Heritage 100, yang merupakan solusi perlindungan jiwa untuk membantu masyarakat Indonesia mempersiapkan warisan masa depan dengan lebih terencana, fleksibel dan mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin menghadirkan solusi yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, lebih banyak keluarga Indonesia berkesempatan untuk mewujudkan kemapanan finansial di masa depan dengan perlindungan yang tepat, sesuai dengan tahap kehidupan mereka,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari komitmen untuk senantiasa menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap pelayanannya, Sun Life Indonesia percaya bahwa peningkatan literasi keuangan fondasi penting untuk ketahanan finansial keluarga Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama tiga dekade, kami menghadirkan solusi perlindungan jiwa, kesehatan, pendidikan, hingga pensiun. Melalui Bright Talk, kami ingin melanjutkan komitmen ini, dengan memberikan ruang diskusi yang relevan agar masyarakat dapat belajar langkah-langkah sederhana dalam perencanaan keuangan namun berdampak besar bagi kehidupan mereka,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
