<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Rp1.388,8 Triliun di Akhir Agustus 2025, untuk Apa Saja?</title><description>Sampai dengan Agustus 2025 telah direalisasikan belanja pemerintah pusat (BPP) mencapai Rp1.388,8 triliun dari belanja negara Rp1.960,3 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/22/320/3171663/realisasi-belanja-pemerintah-pusat-rp1-388-8-triliun-di-akhir-agustus-2025-untuk-apa-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/22/320/3171663/realisasi-belanja-pemerintah-pusat-rp1-388-8-triliun-di-akhir-agustus-2025-untuk-apa-saja"/><item><title>Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Rp1.388,8 Triliun di Akhir Agustus 2025, untuk Apa Saja?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/22/320/3171663/realisasi-belanja-pemerintah-pusat-rp1-388-8-triliun-di-akhir-agustus-2025-untuk-apa-saja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/22/320/3171663/realisasi-belanja-pemerintah-pusat-rp1-388-8-triliun-di-akhir-agustus-2025-untuk-apa-saja</guid><pubDate>Senin 22 September 2025 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/22/320/3171663/purbaya-J6th_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Rp1.388,8 Triliun di Akhir Agustus 2025, untuk Apa Saja? (Foto: Menkeu Purbaya/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/22/320/3171663/purbaya-J6th_large.jpg</image><title>Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Rp1.388,8 Triliun di Akhir Agustus 2025, untuk Apa Saja? (Foto: Menkeu Purbaya/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan sampai dengan Agustus 2025 telah direalisasikan belanja pemerintah pusat (BPP) mencapai Rp1.388,8 triliun dari belanja negara Rp1.960,3 triliun.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, artinya 51,4 persen belanja pemerintah pusat dari pagu APBN sudah dibelanjakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belanja pemerintah pusat Rp1.388,8 triliun, 51,4 persen dari APBN,&amp;quot; ungkap Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2025 di Jakarta, Senin (22/9/2025).&#13;
&#13;
Untuk belanja dari K/L mencapai Rp686 triliun atau 59,1 persen dari pagu, dipengaruhi oleh penyaluran berbagai program bansos, pembangunan infrastruktur, sarpras hankam dan dukungan pelaksanaan pemilu.&#13;
&#13;
Sedangkan Belanja Non K/L Rp702,8 triliun artinya 45,6 persen dari pagu, dipengaruhi oleh realisasi subsidi energi dan pembayaran manfaat pensiun.&#13;
&#13;
Menurut paparan Suahasil, untuk realisasi manfaat langsung belanja pemerintah pusat kepada masyarakat dari belanja bansos sudah mencapai Rp101,1 triliun atau 67,4 persen dari pagu APBN.&#13;
&#13;
Dalam APBN 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merencanakan belanja negara senilai Rp3.3257,5 triliun yang terdiri dari belanja K/L sebesar Rp1.275,8 triliun, belanja non-K/L sebesar Rp1.387,8 triliun, serta Transfer ke Daerah (TKD) sejumlah Rp864,1 triliun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan sampai dengan Agustus 2025 telah direalisasikan belanja pemerintah pusat (BPP) mencapai Rp1.388,8 triliun dari belanja negara Rp1.960,3 triliun.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, artinya 51,4 persen belanja pemerintah pusat dari pagu APBN sudah dibelanjakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belanja pemerintah pusat Rp1.388,8 triliun, 51,4 persen dari APBN,&amp;quot; ungkap Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2025 di Jakarta, Senin (22/9/2025).&#13;
&#13;
Untuk belanja dari K/L mencapai Rp686 triliun atau 59,1 persen dari pagu, dipengaruhi oleh penyaluran berbagai program bansos, pembangunan infrastruktur, sarpras hankam dan dukungan pelaksanaan pemilu.&#13;
&#13;
Sedangkan Belanja Non K/L Rp702,8 triliun artinya 45,6 persen dari pagu, dipengaruhi oleh realisasi subsidi energi dan pembayaran manfaat pensiun.&#13;
&#13;
Menurut paparan Suahasil, untuk realisasi manfaat langsung belanja pemerintah pusat kepada masyarakat dari belanja bansos sudah mencapai Rp101,1 triliun atau 67,4 persen dari pagu APBN.&#13;
&#13;
Dalam APBN 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merencanakan belanja negara senilai Rp3.3257,5 triliun yang terdiri dari belanja K/L sebesar Rp1.275,8 triliun, belanja non-K/L sebesar Rp1.387,8 triliun, serta Transfer ke Daerah (TKD) sejumlah Rp864,1 triliun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
