<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Diakuisisi Investor AS, Ini Penjelasan Emiten DADA</title><description>Disebut-sebut, The Vanguard Group, manajer investasi raksasa asal Amerika Serikat sedang membidik saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/278/3172572/kabar-diakuisisi-investor-as-ini-penjelasan-emiten-dada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/278/3172572/kabar-diakuisisi-investor-as-ini-penjelasan-emiten-dada"/><item><title>Kabar Diakuisisi Investor AS, Ini Penjelasan Emiten DADA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/278/3172572/kabar-diakuisisi-investor-as-ini-penjelasan-emiten-dada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/278/3172572/kabar-diakuisisi-investor-as-ini-penjelasan-emiten-dada</guid><pubDate>Jum'at 26 September 2025 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/26/278/3172572/akuisisi-l2Qm_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Rumor menyebutkan bahwa mereka mengincar valuasi hingga USD100 miliar untuk DADA. (foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/26/278/3172572/akuisisi-l2Qm_large.png</image><title>Rumor menyebutkan bahwa mereka mengincar valuasi hingga USD100 miliar untuk DADA. (foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Rumor besar di pasar modal Indonesia. Disebut-sebut, The Vanguard Group, manajer investasi raksasa asal Amerika Serikat sedang membidik saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA).&#13;
&#13;
Rumor menyebutkan bahwa mereka mengincar valuasi hingga USD100 miliar untuk DADA. Dengan jumlah saham beredar 7,4 miliar lembar, maka market cap USD 100 miliar &amp;divide; 7,4 miliar lembar, sehingga valuasinya adalah USD13,5 per lembar. Jika dikonversi ke rupiah, ini yang menghasilkan angka Rp230.000 per lembar saham.&#13;
&#13;
Diketahui, saham DADA melesat 1.762,5% di sepanjang tahun dengan berada di level Rp149 per lembar saham.&#13;
&#13;
Melalui keterbukaan informasi, Manajemen DADA menyampaikan bahwa harga sahamnya mulai bergerak naik dari kisaran Rp7 per lembar, hingga per 25 September 2025 berada di level Rp149 per lembar.&#13;
&#13;
Bahkan pada awal September, antrean beli (bid) mencapai lebih dari 12 juta lot.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadinya fluktuasi harga merupakan hasil dari mekanisme pasar yang dinamis, dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran,&amp;quot; kata Direktur Diamond Citra Propertindo Bayu Setiawan di Jakarta, Jumat (26/9/2025).&#13;
&#13;
Selain itu, Perseroan juga berkomitmen untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada para investor, agar mereka dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Perusahaan saat ini melakukan proses serah terima unit di sejumlah proyek properti seperti Plaza Convill dan appel3. Selain itu, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pengembangan perumahan dan lingkungan hijau kawasan,&amp;quot; ujar Bayu.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, pemerintah meluncurkan kebijakan Rp200 triliun dana yang sebelumnya mengendap di Bank Indonesia kini akan digelontorkan ke sektor riil melalui bank-bank pemerintah. Likuiditas besar ini otomatis akan mengalir deras ke sektor properti, memicu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi domestik.&#13;
&#13;
Vanguard membaca ini momentum emas. Indonesia sedang membuka babak baru, dan saham properti, khususnya DADA.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Rumor besar di pasar modal Indonesia. Disebut-sebut, The Vanguard Group, manajer investasi raksasa asal Amerika Serikat sedang membidik saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA).&#13;
&#13;
Rumor menyebutkan bahwa mereka mengincar valuasi hingga USD100 miliar untuk DADA. Dengan jumlah saham beredar 7,4 miliar lembar, maka market cap USD 100 miliar &amp;divide; 7,4 miliar lembar, sehingga valuasinya adalah USD13,5 per lembar. Jika dikonversi ke rupiah, ini yang menghasilkan angka Rp230.000 per lembar saham.&#13;
&#13;
Diketahui, saham DADA melesat 1.762,5% di sepanjang tahun dengan berada di level Rp149 per lembar saham.&#13;
&#13;
Melalui keterbukaan informasi, Manajemen DADA menyampaikan bahwa harga sahamnya mulai bergerak naik dari kisaran Rp7 per lembar, hingga per 25 September 2025 berada di level Rp149 per lembar.&#13;
&#13;
Bahkan pada awal September, antrean beli (bid) mencapai lebih dari 12 juta lot.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadinya fluktuasi harga merupakan hasil dari mekanisme pasar yang dinamis, dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran,&amp;quot; kata Direktur Diamond Citra Propertindo Bayu Setiawan di Jakarta, Jumat (26/9/2025).&#13;
&#13;
Selain itu, Perseroan juga berkomitmen untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada para investor, agar mereka dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Perusahaan saat ini melakukan proses serah terima unit di sejumlah proyek properti seperti Plaza Convill dan appel3. Selain itu, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pengembangan perumahan dan lingkungan hijau kawasan,&amp;quot; ujar Bayu.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, pemerintah meluncurkan kebijakan Rp200 triliun dana yang sebelumnya mengendap di Bank Indonesia kini akan digelontorkan ke sektor riil melalui bank-bank pemerintah. Likuiditas besar ini otomatis akan mengalir deras ke sektor properti, memicu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi domestik.&#13;
&#13;
Vanguard membaca ini momentum emas. Indonesia sedang membuka babak baru, dan saham properti, khususnya DADA.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
