<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggapi Kritik Rocky Gerung, Purbaya Bakal Bawa Ekonomi Capai 6 Persen</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik yang dilontarkan akademisi Rocky Gerung terkait kebijakan penempatan dana Rp200 triliun di bank-bank BUMN.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/320/3172736/tanggapi-kritik-rocky-gerung-purbaya-bakal-bawa-ekonomi-capai-6-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/320/3172736/tanggapi-kritik-rocky-gerung-purbaya-bakal-bawa-ekonomi-capai-6-persen"/><item><title>Tanggapi Kritik Rocky Gerung, Purbaya Bakal Bawa Ekonomi Capai 6 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/320/3172736/tanggapi-kritik-rocky-gerung-purbaya-bakal-bawa-ekonomi-capai-6-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/26/320/3172736/tanggapi-kritik-rocky-gerung-purbaya-bakal-bawa-ekonomi-capai-6-persen</guid><pubDate>Jum'at 26 September 2025 20:11 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/26/320/3172736/menkeu_purbaya-cP5m_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/26/320/3172736/menkeu_purbaya-cP5m_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik yang dilontarkan akademisi Rocky Gerung terkait kebijakan penempatan dana Rp200 triliun di bank-bank BUMN.&#13;
&#13;
Purbaya menilai kritik tersebut sebagai hal yang wajar dalam sebuah negara demokrasi, membandingkannya dengan hasil Pemilu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Biar aja enggak apa-apa, kan semuanya enggak bisa puas. Itu Presiden aja kepilih berapa? 58 (persen), 30 (persen) aja kan enggak puas kan? Itu hal yang wajar,&amp;quot; kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/9/2025).&#13;
&#13;
Purbaya kemudian melontarkan tantangan balik. Ia meminta agar Rocky Gerung bersedia meminta maaf kepadanya dan publik apabila kebijakannya berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5 persen ke 6 persen atau lebih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan berjalannya waktu, kalau saya bisa balikin ekonomi dari 5 ke 6 persen, atau lebih lagi, Rocky Gerung harus minta maaf ke saya,&amp;quot; timpalnya.&#13;
&#13;
Saat ditanya apakah permintaan maaf harus dilakukan di depan publik, Purbaya menjawab.&amp;nbsp;&amp;quot;Minta maaf ke publik juga enggak apa-apa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun Purbaya memandang kritik tersebut sebagai kontrol yang positif agar dirinya tidak terlena dalam jabatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya gini, jangan terlena juga lu tidur melulu. Petantang-petenteng di Kementerian Keuangan, anak buahnya banyak,&amp;quot; bebernya. &amp;quot;Terus tidur, Saya ke sini bukan untuk tidur. Itu kritik positif menurut saya,&amp;quot; tambah Purbaya.&#13;
&#13;
Terakhir, Purbaya juga menegaskan bahwa anggapan bahwa Menteri Keuangan hanya sebagai juru bayar adalah tidak benar. &amp;quot;Itu mesti dia koreksi nanti,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik yang dilontarkan akademisi Rocky Gerung terkait kebijakan penempatan dana Rp200 triliun di bank-bank BUMN.&#13;
&#13;
Purbaya menilai kritik tersebut sebagai hal yang wajar dalam sebuah negara demokrasi, membandingkannya dengan hasil Pemilu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Biar aja enggak apa-apa, kan semuanya enggak bisa puas. Itu Presiden aja kepilih berapa? 58 (persen), 30 (persen) aja kan enggak puas kan? Itu hal yang wajar,&amp;quot; kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/9/2025).&#13;
&#13;
Purbaya kemudian melontarkan tantangan balik. Ia meminta agar Rocky Gerung bersedia meminta maaf kepadanya dan publik apabila kebijakannya berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5 persen ke 6 persen atau lebih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan berjalannya waktu, kalau saya bisa balikin ekonomi dari 5 ke 6 persen, atau lebih lagi, Rocky Gerung harus minta maaf ke saya,&amp;quot; timpalnya.&#13;
&#13;
Saat ditanya apakah permintaan maaf harus dilakukan di depan publik, Purbaya menjawab.&amp;nbsp;&amp;quot;Minta maaf ke publik juga enggak apa-apa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun Purbaya memandang kritik tersebut sebagai kontrol yang positif agar dirinya tidak terlena dalam jabatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya gini, jangan terlena juga lu tidur melulu. Petantang-petenteng di Kementerian Keuangan, anak buahnya banyak,&amp;quot; bebernya. &amp;quot;Terus tidur, Saya ke sini bukan untuk tidur. Itu kritik positif menurut saya,&amp;quot; tambah Purbaya.&#13;
&#13;
Terakhir, Purbaya juga menegaskan bahwa anggapan bahwa Menteri Keuangan hanya sebagai juru bayar adalah tidak benar. &amp;quot;Itu mesti dia koreksi nanti,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
