<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Digitalisasi Cegah Risiko Kecelakaan di Industri Migas</title><description>Industri migas mulai digitalisasi Health, Safety &amp; Environment (HSE) atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Sebab HSE digital bisa mencegah kecelakaan di industri migas. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/29/320/3173294/digitalisasi-cegah-risiko-kecelakaan-di-industri-migas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/29/320/3173294/digitalisasi-cegah-risiko-kecelakaan-di-industri-migas"/><item><title>Digitalisasi Cegah Risiko Kecelakaan di Industri Migas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/29/320/3173294/digitalisasi-cegah-risiko-kecelakaan-di-industri-migas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/29/320/3173294/digitalisasi-cegah-risiko-kecelakaan-di-industri-migas</guid><pubDate>Senin 29 September 2025 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/29/320/3173294/industri_migas-LoBU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Migas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/29/320/3173294/industri_migas-LoBU_large.jpg</image><title>Industri Migas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Industri migas mulai digitalisasi Health, Safety &amp;amp; Environment (HSE) atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Sebab HSE digital bisa mencegah kecelakaan di industri migas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kebutuhan HSE digital semakin penting mengingat skala operasi migas di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada 2024, Total Recordable Incident Rate (TRIR) di sektor pengeboran Pertamina tercatat 0,18, turun signifikan dari tahun sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Pertamina Hulu mencatat lebih dari 59 juta jam kerja aman tanpa insiden sejak November 2023.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, skala operasi migas nasional juga sangat besar.&amp;nbsp;&#13;
Produksi migas Indonesia pada 2024 mencapai rata-rata 1,79 juta BOEPD (barrel oil equivalent per day).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan skala produksi sebesar itu, tantangan menjaga keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan semakin kompleks.&#13;
&#13;
Sementara di sektor pertambangan, urgensi sistem HSE modern tak kalah penting. Produksi batu bara Indonesia pada 2024 mencapai 830 juta ton, jauh melampaui target nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Skala produksi yang masif dan risiko operasional tinggi mulai dari alat berat hingga isu lingkungan dan tenaga kerja menjadikan solusi digital berbasis SaaS yang cepat, terukur, mudah diimplementasikan dan scalable,&amp;rdquo; papar Chief of Revenue Officer Mekari Sandy Suryanto, Senin (29/9/2025).&#13;
&#13;
Digitalisasi HSE+ memungkinkan perusahaan dapat lebih mudah melakukan monitoring kepatuhan, mencegah risiko kecelakaan, serta mendukung keberlanjutan lingkungan melalui data terintegrasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sesuai dengan kebutuhan spesifik industri pertambangan, minyak, dan gas di Indonesia, sesuai dengan UU No 44 tahun 1960 yang mengatur tentang keselamatan &amp;amp; kesehatan kerja di sektor migas, serta Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2010 yang mengatur tentang pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja dalam industri mineral dan batubara (pertambangan).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diharapkan bisa menciptakan standar baru dalam pengelolaan keselamatan kerja di industri pertambangan, minyak, dan gas,&amp;rdquo; papar Co-CEO TMS Consulting Albert Juanda.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Industri migas mulai digitalisasi Health, Safety &amp;amp; Environment (HSE) atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Sebab HSE digital bisa mencegah kecelakaan di industri migas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kebutuhan HSE digital semakin penting mengingat skala operasi migas di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada 2024, Total Recordable Incident Rate (TRIR) di sektor pengeboran Pertamina tercatat 0,18, turun signifikan dari tahun sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Pertamina Hulu mencatat lebih dari 59 juta jam kerja aman tanpa insiden sejak November 2023.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, skala operasi migas nasional juga sangat besar.&amp;nbsp;&#13;
Produksi migas Indonesia pada 2024 mencapai rata-rata 1,79 juta BOEPD (barrel oil equivalent per day).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan skala produksi sebesar itu, tantangan menjaga keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan semakin kompleks.&#13;
&#13;
Sementara di sektor pertambangan, urgensi sistem HSE modern tak kalah penting. Produksi batu bara Indonesia pada 2024 mencapai 830 juta ton, jauh melampaui target nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Skala produksi yang masif dan risiko operasional tinggi mulai dari alat berat hingga isu lingkungan dan tenaga kerja menjadikan solusi digital berbasis SaaS yang cepat, terukur, mudah diimplementasikan dan scalable,&amp;rdquo; papar Chief of Revenue Officer Mekari Sandy Suryanto, Senin (29/9/2025).&#13;
&#13;
Digitalisasi HSE+ memungkinkan perusahaan dapat lebih mudah melakukan monitoring kepatuhan, mencegah risiko kecelakaan, serta mendukung keberlanjutan lingkungan melalui data terintegrasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sesuai dengan kebutuhan spesifik industri pertambangan, minyak, dan gas di Indonesia, sesuai dengan UU No 44 tahun 1960 yang mengatur tentang keselamatan &amp;amp; kesehatan kerja di sektor migas, serta Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2010 yang mengatur tentang pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja dalam industri mineral dan batubara (pertambangan).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diharapkan bisa menciptakan standar baru dalam pengelolaan keselamatan kerja di industri pertambangan, minyak, dan gas,&amp;rdquo; papar Co-CEO TMS Consulting Albert Juanda.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
