<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunjungan Wisatawan Mancanegara Tembus 1,5 Juta pada Agustus 2025, Ini Daftarnya</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2025 mencapai 1.505.220 orang. Jumlah ini meningkat 12,33 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/01/320/3173728/kunjungan-wisatawan-mancanegara-tembus-1-5-juta-pada-agustus-2025-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/10/01/320/3173728/kunjungan-wisatawan-mancanegara-tembus-1-5-juta-pada-agustus-2025-ini-daftarnya"/><item><title>Kunjungan Wisatawan Mancanegara Tembus 1,5 Juta pada Agustus 2025, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/01/320/3173728/kunjungan-wisatawan-mancanegara-tembus-1-5-juta-pada-agustus-2025-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/10/01/320/3173728/kunjungan-wisatawan-mancanegara-tembus-1-5-juta-pada-agustus-2025-ini-daftarnya</guid><pubDate>Rabu 01 Oktober 2025 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/01/320/3173728/wisatawan_mancanegara-pH6u_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wisatawan Mancanegara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/01/320/3173728/wisatawan_mancanegara-pH6u_large.jpg</image><title>Wisatawan Mancanegara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2025 mencapai 1.505.220 orang. Jumlah ini meningkat 12,33 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total kunjungan Wisman naik sebesar 1,61 persen secara bulanan, dan naik 12,33 persen secara tahunan,&amp;quot; kata Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/10/2025).&#13;
&#13;
Dari total kunjungan tersebut, 1.335.096 kunjungan tercatat melalui pintu masuk utama (bandara internasional, pelabuhan laut, dan pos lintas batas darat), sedangkan 170.124 kunjungan tercatat melalui pintu masuk perbatasan.&#13;
&#13;
Berdasarkan kebangsaan, Malaysia menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisman dengan 229,7 ribu kunjungan atau 15,3% dari total, disusul Australia sebanyak 155,7 ribu (10,3%), Tiongkok sebanyak 140,1 ribu (9,3%), serta Singapura sebanyak 129 ribu (8,6%). Sisanya berasal dari India, Timor Leste, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lainnya.&#13;
&#13;
Sedangkan pertumbuhan bulanan (m-to-m) kunjungan wisman asal Australia tercatat naik paling tinggi, yakni 10,11%, diikuti Malaysia naik 8,30%, dan Tiongkok naik 2,67%. Sementara secara tahunan (y-on-y), kunjungan dari Malaysia melonjak 21,71%, Tiongkok naik 11,57%, sedangkan Australia hanya tumbuh 1,30%.&#13;
&#13;
Sementara dari sisi pintu masuk, Habibullah mengatakan jumlah kunjungan terbesar tercatat di Bandara Ngurah Rai, Bali, dengan 682,8 ribu kunjungan, disusul Soekarno-Hatta (304,9 ribu), Batam (144,7 ribu), Juanda Surabaya (37,4 ribu), dan Kualanamu (29,8 ribu).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga mencatat kenaikan signifikan. Pada Agustus 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 93.566.867 perjalanan, naik 6,62% dibanding Juli 2025 (m-to-m) dan melesat 23,31% dibanding Agustus 2024 (y-on-y).&#13;
&#13;
Kenaikan perjalanan wisnus ini didukung momentum libur panjang serta semakin maraknya destinasi wisata domestik yang kembali ramai dikunjungi masyarakat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2025 mencapai 1.505.220 orang. Jumlah ini meningkat 12,33 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total kunjungan Wisman naik sebesar 1,61 persen secara bulanan, dan naik 12,33 persen secara tahunan,&amp;quot; kata Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/10/2025).&#13;
&#13;
Dari total kunjungan tersebut, 1.335.096 kunjungan tercatat melalui pintu masuk utama (bandara internasional, pelabuhan laut, dan pos lintas batas darat), sedangkan 170.124 kunjungan tercatat melalui pintu masuk perbatasan.&#13;
&#13;
Berdasarkan kebangsaan, Malaysia menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisman dengan 229,7 ribu kunjungan atau 15,3% dari total, disusul Australia sebanyak 155,7 ribu (10,3%), Tiongkok sebanyak 140,1 ribu (9,3%), serta Singapura sebanyak 129 ribu (8,6%). Sisanya berasal dari India, Timor Leste, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lainnya.&#13;
&#13;
Sedangkan pertumbuhan bulanan (m-to-m) kunjungan wisman asal Australia tercatat naik paling tinggi, yakni 10,11%, diikuti Malaysia naik 8,30%, dan Tiongkok naik 2,67%. Sementara secara tahunan (y-on-y), kunjungan dari Malaysia melonjak 21,71%, Tiongkok naik 11,57%, sedangkan Australia hanya tumbuh 1,30%.&#13;
&#13;
Sementara dari sisi pintu masuk, Habibullah mengatakan jumlah kunjungan terbesar tercatat di Bandara Ngurah Rai, Bali, dengan 682,8 ribu kunjungan, disusul Soekarno-Hatta (304,9 ribu), Batam (144,7 ribu), Juanda Surabaya (37,4 ribu), dan Kualanamu (29,8 ribu).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga mencatat kenaikan signifikan. Pada Agustus 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 93.566.867 perjalanan, naik 6,62% dibanding Juli 2025 (m-to-m) dan melesat 23,31% dibanding Agustus 2024 (y-on-y).&#13;
&#13;
Kenaikan perjalanan wisnus ini didukung momentum libur panjang serta semakin maraknya destinasi wisata domestik yang kembali ramai dikunjungi masyarakat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
