<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Operasional Proyek Tambang Pani Jadi Penopang Emiten EMAS</title><description>PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan memulai penambangan pertama (first mining) di tambang emas Pani. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/02/278/3174011/operasional-proyek-tambang-pani-jadi-penopang-emiten-emas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/10/02/278/3174011/operasional-proyek-tambang-pani-jadi-penopang-emiten-emas"/><item><title> Operasional Proyek Tambang Pani Jadi Penopang Emiten EMAS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/02/278/3174011/operasional-proyek-tambang-pani-jadi-penopang-emiten-emas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/10/02/278/3174011/operasional-proyek-tambang-pani-jadi-penopang-emiten-emas</guid><pubDate>Kamis 02 Oktober 2025 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/02/278/3174011/tambang-ZPJQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Operasional Proyek Tambang Pani Jadi Penopang Emiten EMAS (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/02/278/3174011/tambang-ZPJQ_large.jpg</image><title> Operasional Proyek Tambang Pani Jadi Penopang Emiten EMAS (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan memulai penambangan pertama (first mining) di tambang emas Pani.&amp;nbsp;First mining&amp;nbsp;merupakan tahap awal operasi tambang yang ditandai dengan pengupasan lapisan tanah (overburden stripping) dan pengambilan bijih pertama.&#13;
&#13;
&amp;quot;First mining&amp;nbsp;adalah tonggak penting bagi MGR, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur MGR Boyke P Abidin di Jakarta, Kamis (2/10/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Fase yang menandai dimulainya kegiatan penambangan yang dalam waktu dekat diikuti dengan fase pelindian, pengolahan, dan produksi emas,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Berlokasi di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo,&amp;nbsp;Tambang Emas Pani&amp;nbsp;mengandung lebih dari 7 juta&amp;nbsp;ounces&amp;nbsp;emas dengan umur tambang multidekade. Dikelola oleh sejumlah anak usaha MGR yang menangani operasi tambang, fasilitas pengolahan, dan infrastruktur pendukung, tambang ini dirancang sebagai tambang terbuka dan dikembangkan secara bertahap.&#13;
&#13;
Pada tahap awal, MGR mengandalkan metode pengolahan pelindian (heap leach) dengan kapasitas 7 juta ton bijih per tahun, menargetkan produksi sekitar 140.000&amp;nbsp;ounces&amp;nbsp;emas per tahun.&#13;
&#13;
Pada tahap berikutnya, MGR akan membangun fasilitas pengolahan&amp;nbsp;carbon-in-leach&amp;nbsp;(CIL) berkapasitas awal 7,5 juta ton bijih per tahun, yang akan diekspansi menjadi 12 juta ton bijih pada 2030.&#13;
&#13;
Saat kedua fasilitas beroperasi penuh, gabungan kapasitas&amp;nbsp;heap leach&amp;nbsp;dan CIL akan mencapai 19 juta ton bijih per tahun, dengan potensi produksi puncak hingga 500.000&amp;nbsp;ounces&amp;nbsp;emas per tahun. Produksi emas pertama dari&amp;nbsp;heap leach&amp;nbsp;ditargetkan tercapai pada kuartal I 2026.&#13;
&#13;
Dalam jangka panjang, keberadaan Tambang Emas Pani diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Boyke menekankan bahwa proyek ini akan memberi manfaat luas: penciptaan lapangan kerja, peluang usaha baru, dan peningkatan pendapatan daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi yang bertanggung jawab, mematuhi prinsip&amp;nbsp;Good Mining Practices&amp;nbsp;dan standar&amp;nbsp;Environmental, Social, and Governance&amp;nbsp;yang tinggi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Boyke.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekadar informasi, usai pengumuman proyek tambang emas tersebut, saham&amp;nbsp;Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dibuka melesat pada perdagangan hari ini, Kamis (2/10/2025). Bahkan, sama anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini mencapai&amp;nbsp;level tertinggi yakni Rp4.950 dan mendekati auto reject atas (ARA).&#13;
&#13;
Berdasarkan data perdagangan saham, saham emiten yang listing di BEI pada 24 September ini&amp;nbsp;&amp;nbsp;dibuka menguat ke Rp4.010 dan sempat tembus rekor harga tertinggi sepanajang masa&amp;nbsp;(all time high/ATH) Rp4.750.&#13;
&#13;
Hingga pukul 10.22 WIB, saham EMAS catatkan telah menguat lebih dari 23% menjadi Rp4.950, sehingga market cap mencapai lebih dari Rp80 triliun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan memulai penambangan pertama (first mining) di tambang emas Pani.&amp;nbsp;First mining&amp;nbsp;merupakan tahap awal operasi tambang yang ditandai dengan pengupasan lapisan tanah (overburden stripping) dan pengambilan bijih pertama.&#13;
&#13;
&amp;quot;First mining&amp;nbsp;adalah tonggak penting bagi MGR, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur MGR Boyke P Abidin di Jakarta, Kamis (2/10/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Fase yang menandai dimulainya kegiatan penambangan yang dalam waktu dekat diikuti dengan fase pelindian, pengolahan, dan produksi emas,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Berlokasi di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo,&amp;nbsp;Tambang Emas Pani&amp;nbsp;mengandung lebih dari 7 juta&amp;nbsp;ounces&amp;nbsp;emas dengan umur tambang multidekade. Dikelola oleh sejumlah anak usaha MGR yang menangani operasi tambang, fasilitas pengolahan, dan infrastruktur pendukung, tambang ini dirancang sebagai tambang terbuka dan dikembangkan secara bertahap.&#13;
&#13;
Pada tahap awal, MGR mengandalkan metode pengolahan pelindian (heap leach) dengan kapasitas 7 juta ton bijih per tahun, menargetkan produksi sekitar 140.000&amp;nbsp;ounces&amp;nbsp;emas per tahun.&#13;
&#13;
Pada tahap berikutnya, MGR akan membangun fasilitas pengolahan&amp;nbsp;carbon-in-leach&amp;nbsp;(CIL) berkapasitas awal 7,5 juta ton bijih per tahun, yang akan diekspansi menjadi 12 juta ton bijih pada 2030.&#13;
&#13;
Saat kedua fasilitas beroperasi penuh, gabungan kapasitas&amp;nbsp;heap leach&amp;nbsp;dan CIL akan mencapai 19 juta ton bijih per tahun, dengan potensi produksi puncak hingga 500.000&amp;nbsp;ounces&amp;nbsp;emas per tahun. Produksi emas pertama dari&amp;nbsp;heap leach&amp;nbsp;ditargetkan tercapai pada kuartal I 2026.&#13;
&#13;
Dalam jangka panjang, keberadaan Tambang Emas Pani diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Boyke menekankan bahwa proyek ini akan memberi manfaat luas: penciptaan lapangan kerja, peluang usaha baru, dan peningkatan pendapatan daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi yang bertanggung jawab, mematuhi prinsip&amp;nbsp;Good Mining Practices&amp;nbsp;dan standar&amp;nbsp;Environmental, Social, and Governance&amp;nbsp;yang tinggi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Boyke.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekadar informasi, usai pengumuman proyek tambang emas tersebut, saham&amp;nbsp;Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dibuka melesat pada perdagangan hari ini, Kamis (2/10/2025). Bahkan, sama anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini mencapai&amp;nbsp;level tertinggi yakni Rp4.950 dan mendekati auto reject atas (ARA).&#13;
&#13;
Berdasarkan data perdagangan saham, saham emiten yang listing di BEI pada 24 September ini&amp;nbsp;&amp;nbsp;dibuka menguat ke Rp4.010 dan sempat tembus rekor harga tertinggi sepanajang masa&amp;nbsp;(all time high/ATH) Rp4.750.&#13;
&#13;
Hingga pukul 10.22 WIB, saham EMAS catatkan telah menguat lebih dari 23% menjadi Rp4.950, sehingga market cap mencapai lebih dari Rp80 triliun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
