<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nama Anda Dicoret dari Daftar Penerima Bansos? Ini Cara Sanggah dan Syarat Ajukannya</title><description>Sebanyak 1,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dicoret dari daftar penerima bansos karena dinilai tidak lagi layak menerima bantuan&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176849/nama-anda-dicoret-dari-daftar-penerima-bansos-ini-cara-sanggah-dan-syarat-ajukannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176849/nama-anda-dicoret-dari-daftar-penerima-bansos-ini-cara-sanggah-dan-syarat-ajukannya"/><item><title>Nama Anda Dicoret dari Daftar Penerima Bansos? Ini Cara Sanggah dan Syarat Ajukannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176849/nama-anda-dicoret-dari-daftar-penerima-bansos-ini-cara-sanggah-dan-syarat-ajukannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176849/nama-anda-dicoret-dari-daftar-penerima-bansos-ini-cara-sanggah-dan-syarat-ajukannya</guid><pubDate>Rabu 15 Oktober 2025 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/15/320/3176849/bansos-40x8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nama Anda Dicoret dari Daftar Penerima Bansos? Ini Cara Sanggah dan Syarat Ajukannya. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/15/320/3176849/bansos-40x8_large.jpg</image><title>Nama Anda Dicoret dari Daftar Penerima Bansos? Ini Cara Sanggah dan Syarat Ajukannya. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Nama Anda dicoret dari daftar penerima bansos? Ini cara sanggah dan syarat untuk mengajukannya.&#13;
&#13;
Sejak dilakukan proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), daftar penerima bantuan sosial (bansos) pun mengalami perubahan jumlah.&#13;
&#13;
Sebanyak 1,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dicoret dari daftar penerima bansos karena dinilai tidak lagi layak menerima bantuan.&#13;
&#13;
Nah, bagi masyarakat yang merasa masih layak namun namanya dicoret dari daftar penerima bansos, berikut cara menyanggah dan syarat untuk mengajukannya.&#13;
&#13;
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, melalui aplikasi Cek Bansos, disediakan fitur Usul dan Sanggah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami minta masyarakat melengkapi syarat yang tersedia di aplikasi Cek Bansos jika ingin mengusulkan atau menyanggah data yang ada,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Dengan adanya aplikasi Cek Bansos dan menu tambahan Usul&amp;ndash;Sanggah, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam pengawasan bantuan sosial.&#13;
&#13;
Cara Sanggah dan Syarat Ajukan Nama Penerima Bansos yang Dicoret:&#13;
&#13;
1. Unduh Aplikasi Cek Bansos&#13;
&#13;
Daftarkan diri untuk mendapatkan User ID yang telah diverifikasi oleh Kementerian Sosial.&#13;
&#13;
2. Akses Menu &amp;ldquo;Tanggapan Kelayakan&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Di dalam aplikasi, terdapat sejumlah menu, salah satunya Tanggapan Kelayakan.&#13;
&#13;
Menu ini berisi daftar penerima manfaat di satu kelurahan.&#13;
&#13;
Pemilik akun bisa memberikan tanggapan kelayakan terhadap penerima manfaat yang dinilai tidak layak mendapatkan bantuan sosial, dengan cara:&#13;
&#13;
Memilih ikon&#13;
&#13;
Mengisi alasan dan pernyataan&#13;
&#13;
Mengirim tanggapan&#13;
&#13;
Informasi ini akan masuk ke sistem untuk ditindaklanjuti.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Menu &amp;ldquo;Daftar Usulan&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Merupakan daftar usulan yang ditambahkan oleh pemilik akun.&#13;
&#13;
Pengguna bisa mendaftarkan diri, anggota keluarga, masyarakat lain, atau fakir miskin langsung melalui tombol &amp;ldquo;Tambah Usulan.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Data yang berhasil diusulkan akan memuat:&#13;
&#13;
Nama&#13;
&#13;
NIK dan status kesesuaian dengan Dukcapil&#13;
&#13;
Kesesuaian wilayah dengan pengusul&#13;
&#13;
Kartu keluarga&#13;
&#13;
Jika mengusulkan keluarga sendiri, maka status akan tertulis: 1 KK.&#13;
&#13;
Semua field pada menu usulan wajib diisi sesuai data kependudukan karena akan langsung dipadankan dengan data Dukcapil, seperti pada saat registrasi.&#13;
&#13;
4. Menu &amp;ldquo;Bansos&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Pada menu ini, hanya akan muncul apabila NIK yang diinput terdaftar dalam data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Nama Anda dicoret dari daftar penerima bansos? Ini cara sanggah dan syarat untuk mengajukannya.&#13;
&#13;
Sejak dilakukan proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), daftar penerima bantuan sosial (bansos) pun mengalami perubahan jumlah.&#13;
&#13;
Sebanyak 1,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dicoret dari daftar penerima bansos karena dinilai tidak lagi layak menerima bantuan.&#13;
&#13;
Nah, bagi masyarakat yang merasa masih layak namun namanya dicoret dari daftar penerima bansos, berikut cara menyanggah dan syarat untuk mengajukannya.&#13;
&#13;
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, melalui aplikasi Cek Bansos, disediakan fitur Usul dan Sanggah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami minta masyarakat melengkapi syarat yang tersedia di aplikasi Cek Bansos jika ingin mengusulkan atau menyanggah data yang ada,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Dengan adanya aplikasi Cek Bansos dan menu tambahan Usul&amp;ndash;Sanggah, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam pengawasan bantuan sosial.&#13;
&#13;
Cara Sanggah dan Syarat Ajukan Nama Penerima Bansos yang Dicoret:&#13;
&#13;
1. Unduh Aplikasi Cek Bansos&#13;
&#13;
Daftarkan diri untuk mendapatkan User ID yang telah diverifikasi oleh Kementerian Sosial.&#13;
&#13;
2. Akses Menu &amp;ldquo;Tanggapan Kelayakan&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Di dalam aplikasi, terdapat sejumlah menu, salah satunya Tanggapan Kelayakan.&#13;
&#13;
Menu ini berisi daftar penerima manfaat di satu kelurahan.&#13;
&#13;
Pemilik akun bisa memberikan tanggapan kelayakan terhadap penerima manfaat yang dinilai tidak layak mendapatkan bantuan sosial, dengan cara:&#13;
&#13;
Memilih ikon&#13;
&#13;
Mengisi alasan dan pernyataan&#13;
&#13;
Mengirim tanggapan&#13;
&#13;
Informasi ini akan masuk ke sistem untuk ditindaklanjuti.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Menu &amp;ldquo;Daftar Usulan&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Merupakan daftar usulan yang ditambahkan oleh pemilik akun.&#13;
&#13;
Pengguna bisa mendaftarkan diri, anggota keluarga, masyarakat lain, atau fakir miskin langsung melalui tombol &amp;ldquo;Tambah Usulan.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Data yang berhasil diusulkan akan memuat:&#13;
&#13;
Nama&#13;
&#13;
NIK dan status kesesuaian dengan Dukcapil&#13;
&#13;
Kesesuaian wilayah dengan pengusul&#13;
&#13;
Kartu keluarga&#13;
&#13;
Jika mengusulkan keluarga sendiri, maka status akan tertulis: 1 KK.&#13;
&#13;
Semua field pada menu usulan wajib diisi sesuai data kependudukan karena akan langsung dipadankan dengan data Dukcapil, seperti pada saat registrasi.&#13;
&#13;
4. Menu &amp;ldquo;Bansos&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Pada menu ini, hanya akan muncul apabila NIK yang diinput terdaftar dalam data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
