<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kucuran Rp200 Triliun Mulai Terasa, Purbaya Sebut Permintaan Listrik Naik</title><description>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, dampak kebijakan Rp200 triliun mulai terlihat dari meningkatnya konsumsi listrik di berbagai daerah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176950/kucuran-rp200-triliun-mulai-terasa-purbaya-sebut-permintaan-listrik-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176950/kucuran-rp200-triliun-mulai-terasa-purbaya-sebut-permintaan-listrik-naik"/><item><title>Kucuran Rp200 Triliun Mulai Terasa, Purbaya Sebut Permintaan Listrik Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176950/kucuran-rp200-triliun-mulai-terasa-purbaya-sebut-permintaan-listrik-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/10/15/320/3176950/kucuran-rp200-triliun-mulai-terasa-purbaya-sebut-permintaan-listrik-naik</guid><pubDate>Rabu 15 Oktober 2025 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/15/320/3176950/purbaya-9JrI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kucuran Rp200 Triliun Mulai Terasa, Purbaya Sebut Permintaan Listrik Naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/15/320/3176950/purbaya-9JrI_large.jpg</image><title>Kucuran Rp200 Triliun Mulai Terasa, Purbaya Sebut Permintaan Listrik Naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penempatan uang negara Rp200 triliun ke bank-bank Himbara telah berdampak terhadap aktivitas ekonomi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, dampak kebijakan ini mulai terlihat dari meningkatnya konsumsi listrik di berbagai daerah.&#13;
&#13;
Purbaya menilai lonjakan permintaan listrik menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha mulai kembali menguat&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau datanya (dari PLN), itu sudah mulai naik tuh demand listrik, dan dari cabang-cabang di setiap daerah kelihatannya permintaan untuk servis listrik meningkat juga, pembukaan-pembukaan baru meningkat juga,&amp;rdquo; kata Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/10/2025).&#13;
&#13;
Tren kenaikan permintaan listrik ini, ujarnya, menunjukkan stimulus yang digelontorkan pemerintah telah memberi efek nyata terhadap kegiatan ekonomi nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya apa, dampak kebijakan yang Rp200 triliun yang saya launching beberapa waktu yang lalu sudah mulai terlihat di perekonomian,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia berharap ini dapat memberi efek lanjutan terhadap pemulihan ekonomi ke depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kelihatannya demand mulai mengelihat. Saya harapkan ke depan akan meningkat terus,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk memastikan perkembangan tersebut terus terpantau, Purbaya menyampaikan akan meminta pembaruan data secara rutin dari PT PLN (Persero).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya akan minta update ke Dirut PLN mungkin setiap dua minggu datanya seperti apa. Kita akan lihat kalau memang masih bisa didorong, kita dorong lagi perekonomiannya,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penempatan uang negara Rp200 triliun ke bank-bank Himbara telah berdampak terhadap aktivitas ekonomi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, dampak kebijakan ini mulai terlihat dari meningkatnya konsumsi listrik di berbagai daerah.&#13;
&#13;
Purbaya menilai lonjakan permintaan listrik menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha mulai kembali menguat&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau datanya (dari PLN), itu sudah mulai naik tuh demand listrik, dan dari cabang-cabang di setiap daerah kelihatannya permintaan untuk servis listrik meningkat juga, pembukaan-pembukaan baru meningkat juga,&amp;rdquo; kata Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/10/2025).&#13;
&#13;
Tren kenaikan permintaan listrik ini, ujarnya, menunjukkan stimulus yang digelontorkan pemerintah telah memberi efek nyata terhadap kegiatan ekonomi nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya apa, dampak kebijakan yang Rp200 triliun yang saya launching beberapa waktu yang lalu sudah mulai terlihat di perekonomian,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia berharap ini dapat memberi efek lanjutan terhadap pemulihan ekonomi ke depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kelihatannya demand mulai mengelihat. Saya harapkan ke depan akan meningkat terus,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk memastikan perkembangan tersebut terus terpantau, Purbaya menyampaikan akan meminta pembaruan data secara rutin dari PT PLN (Persero).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya akan minta update ke Dirut PLN mungkin setiap dua minggu datanya seperti apa. Kita akan lihat kalau memang masih bisa didorong, kita dorong lagi perekonomiannya,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
