<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>77 Ribu Keluarga Tak Lagi Terima Bansos, Ini Penjelasan Mensos</title><description>Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mencatat, sebanyak 77 ribu penerima manfaat bantuan sosial (bansos) telah lulus dan naik kelas&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/20/320/3178054/77-ribu-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ini-penjelasan-mensos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/10/20/320/3178054/77-ribu-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ini-penjelasan-mensos"/><item><title>77 Ribu Keluarga Tak Lagi Terima Bansos, Ini Penjelasan Mensos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/20/320/3178054/77-ribu-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ini-penjelasan-mensos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/10/20/320/3178054/77-ribu-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ini-penjelasan-mensos</guid><pubDate>Senin 20 Oktober 2025 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/20/320/3178054/bansos-JQS1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Kini, puluhan ribu keluarga penerima manfaat tersebut tidak lagi menerima bansos. (foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/20/320/3178054/bansos-JQS1_large.jpg</image><title> Kini, puluhan ribu keluarga penerima manfaat tersebut tidak lagi menerima bansos. (foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mencatat, sebanyak 77 ribu penerima manfaat bantuan sosial (bansos) telah lulus dan naik kelas. Kini, puluhan ribu keluarga penerima manfaat tersebut tidak lagi menerima bansos.&#13;
&#13;
Gus Ipul, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin agar penerima bansos dapat naik kelas dan diberikan bimbingan untuk menjadi keluarga yang berdaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka itu, di tahun ini kita punya lebih dari 77 ribu keluarga penerima manfaat yang sudah graduasi, sudah lulus, dan tidak menerima bansos lagi di tahun-tahun yang akan datang,&amp;quot; kata Gus Ipul, Senin (20/10/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Gus Ipul berharap jumlah penerima manfaat bansos yang telah lulus bisa meningkat pada tahun depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harapkan tahun depan target kita lebih tinggi, lebih dari 300 ribu keluarga penerima manfaat yang bisa graduasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyelenggarakan Sekolah Rakyat Rintisan. Saat ini, kata dia, sudah ada 166 Sekolah Rakyat Rintisan yang beroperasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada 165 titik, insyaallah akan bertambah satu lagi menjadi 166 titik jika sarana dan prasarananya selesai. Sekolah-sekolah ini menampung hampir 16 ribu siswa dengan 2.400 guru serta lebih dari 4.000 tenaga kependidikan lainnya,&amp;quot; ujar Gus Ipul.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mencatat, sebanyak 77 ribu penerima manfaat bantuan sosial (bansos) telah lulus dan naik kelas. Kini, puluhan ribu keluarga penerima manfaat tersebut tidak lagi menerima bansos.&#13;
&#13;
Gus Ipul, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin agar penerima bansos dapat naik kelas dan diberikan bimbingan untuk menjadi keluarga yang berdaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka itu, di tahun ini kita punya lebih dari 77 ribu keluarga penerima manfaat yang sudah graduasi, sudah lulus, dan tidak menerima bansos lagi di tahun-tahun yang akan datang,&amp;quot; kata Gus Ipul, Senin (20/10/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Gus Ipul berharap jumlah penerima manfaat bansos yang telah lulus bisa meningkat pada tahun depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harapkan tahun depan target kita lebih tinggi, lebih dari 300 ribu keluarga penerima manfaat yang bisa graduasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyelenggarakan Sekolah Rakyat Rintisan. Saat ini, kata dia, sudah ada 166 Sekolah Rakyat Rintisan yang beroperasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada 165 titik, insyaallah akan bertambah satu lagi menjadi 166 titik jika sarana dan prasarananya selesai. Sekolah-sekolah ini menampung hampir 16 ribu siswa dengan 2.400 guru serta lebih dari 4.000 tenaga kependidikan lainnya,&amp;quot; ujar Gus Ipul.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
