<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Jumlah BUMN Dipangkas Jadi 230 Perusahaan&amp;nbsp;</title><description>CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan, Danantara akan melakukan konsolidasi besar terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam lima tahun ke depan. Dari total sekitar 1.044 entitas BUMN yang ada saat ini, jumlahnya ditargetkan berkurang menjadi antara 230 hingga 340 perusahaan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/26/320/3179297/3-fakta-jumlah-bumn-dipangkas-jadi-230-perusahaan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/10/26/320/3179297/3-fakta-jumlah-bumn-dipangkas-jadi-230-perusahaan-nbsp"/><item><title>3 Fakta Jumlah BUMN Dipangkas Jadi 230 Perusahaan&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/26/320/3179297/3-fakta-jumlah-bumn-dipangkas-jadi-230-perusahaan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/10/26/320/3179297/3-fakta-jumlah-bumn-dipangkas-jadi-230-perusahaan-nbsp</guid><pubDate>Minggu 26 Oktober 2025 08:16 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/26/320/3179297/ceo_danantara-BTuR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Danantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/26/320/3179297/ceo_danantara-BTuR_large.jpg</image><title>CEO Danantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan, Danantara akan melakukan konsolidasi besar terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam lima tahun ke depan. Dari total sekitar 1.044 entitas BUMN yang ada saat ini, jumlahnya ditargetkan berkurang menjadi antara 230 hingga 340 perusahaan.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta jumlah BUMN dipangkas jadi 230 Perusahaan yang dirangkum Okezone, Minggu (26/10/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Jadi 230 BUMN&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita pun ingin membuat ini efektif, efisien dari seribu. Kita sudah review, mungkin arahnya hanya sampai 230&amp;ndash;340 BUMN nantinya, lima tahun ke depan,&amp;rdquo; ujar Rosan dalam HIPMI-Danantara Business Forum di Jakarta.&#13;
&#13;
2. Tingkatkan Efisiensi&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Danantara untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset BUMN.&#13;
&#13;
Dia menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini bukan sekadar pengurangan jumlah BUMN, tetapi perbaikan kualitas dan nilai tambah yang dihasilkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita bukan bicara soal angka, tapi bicara soal kualitas,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Identifikasi Portofolio BUMN&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Rosan, saat ini Danantara telah mengidentifikasi seluruh portofolio BUMN di bawah pengelolaannya yang mencakup 12 sektor industri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari hasil pemetaan tersebut, Danantara mengkaji sektor-sektor yang dapat digabungkan atau dioptimalkan untuk memperkuat struktur bisnis nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buat kita (Danantara) yang paling penting adalah kita konsolidasikan, kita optimalisasi aset, kita create more value,&amp;rdquo; ujar Rosan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan, Danantara akan melakukan konsolidasi besar terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam lima tahun ke depan. Dari total sekitar 1.044 entitas BUMN yang ada saat ini, jumlahnya ditargetkan berkurang menjadi antara 230 hingga 340 perusahaan.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta jumlah BUMN dipangkas jadi 230 Perusahaan yang dirangkum Okezone, Minggu (26/10/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Jadi 230 BUMN&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita pun ingin membuat ini efektif, efisien dari seribu. Kita sudah review, mungkin arahnya hanya sampai 230&amp;ndash;340 BUMN nantinya, lima tahun ke depan,&amp;rdquo; ujar Rosan dalam HIPMI-Danantara Business Forum di Jakarta.&#13;
&#13;
2. Tingkatkan Efisiensi&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Danantara untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset BUMN.&#13;
&#13;
Dia menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini bukan sekadar pengurangan jumlah BUMN, tetapi perbaikan kualitas dan nilai tambah yang dihasilkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita bukan bicara soal angka, tapi bicara soal kualitas,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Identifikasi Portofolio BUMN&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Rosan, saat ini Danantara telah mengidentifikasi seluruh portofolio BUMN di bawah pengelolaannya yang mencakup 12 sektor industri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari hasil pemetaan tersebut, Danantara mengkaji sektor-sektor yang dapat digabungkan atau dioptimalkan untuk memperkuat struktur bisnis nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buat kita (Danantara) yang paling penting adalah kita konsolidasikan, kita optimalisasi aset, kita create more value,&amp;rdquo; ujar Rosan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
