<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp37,7 Triliun, Kredit Tumbuh 11%&amp;nbsp;</title><description>PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat perolehan laba bersih Rp37,7 triliun hingga kuartal III-2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/27/278/3179591/bank-mandiri-catat-laba-bersih-rp37-7-triliun-kredit-tumbuh-11-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/10/27/278/3179591/bank-mandiri-catat-laba-bersih-rp37-7-triliun-kredit-tumbuh-11-nbsp"/><item><title>Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp37,7 Triliun, Kredit Tumbuh 11%&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/10/27/278/3179591/bank-mandiri-catat-laba-bersih-rp37-7-triliun-kredit-tumbuh-11-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/10/27/278/3179591/bank-mandiri-catat-laba-bersih-rp37-7-triliun-kredit-tumbuh-11-nbsp</guid><pubDate>Senin 27 Oktober 2025 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/27/278/3179591/rups_mandiri-I9Hv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III/2025 Bank Mandiri. (Foto: Okezone.com/Bank Mandiri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/27/278/3179591/rups_mandiri-I9Hv_large.jpg</image><title>Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III/2025 Bank Mandiri. (Foto: Okezone.com/Bank Mandiri)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat perolehan laba bersih Rp37,7 triliun hingga kuartal III-2025. Pencapaian ini mencerminkan kuatnya fundamental dan ketepatan strategi bisnis yang dijalankan perseroan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga triwulan ketiga 2025, Bank Mandiri mencatatkan PPOP sebesar Rp61,9 triliun dengan laba bersih sebesar Rp37,7 triliun dan total aset mencapai Rp2.563 triliun,&amp;quot; ujar Direktur Finance &amp;amp; Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, dalam Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III/2025 Bank Mandiri yang digelar secara daring, Senin (27/10/2025).&#13;
&#13;
Total aset konsolidasi Bank Mandiri tercatat naik 10,3 persen menjadi Rp2.563 triliun.&#13;
&#13;
Novita menyoroti pertumbuhan penyaluran kredit konsolidasi yang mencapai Rp1.764,32 triliun atau tumbuh 11 persen secara tahunan (year on year/YoY).&#13;
&#13;
Angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri perbankan nasional yang sebesar 7,70 persen berdasarkan data Bank Indonesia.&#13;
&#13;
Bank Mandiri menilai seluruh segmen bisnis memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kredit, dengan fokus pada sektor-sektor strategis. Arah pembiayaan ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami melihat sektor padat karya, industri berorientasi ekspor, serta industri makanan dan minuman masih menjadi motor pertumbuhan yang signifikan. Kredit yang disalurkan di sektor-sektor ini terbukti memberikan multiplier effect terhadap lapangan kerja dan daya beli masyarakat,&amp;rdquo; kata Novita.&#13;
&#13;
Kinerja Bank Mandiri juga didukung oleh pengelolaan risiko yang baik. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross bank only tercatat sangat rendah, yakni 1,03 persen, dengan rasio pencadangan (coverage ratio) yang sangat memadai, mencapai 271 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertumbuhan yang berkelanjutan menjadi prioritas utama kami. Bank Mandiri memastikan setiap langkah ekspansi dijalankan secara terukur dan selaras dengan prinsip kehati-hatian serta tata kelola yang baik,&amp;rdquo; tambah Novita.&#13;
&#13;
Kinerja yang stabil dan pengelolaan risiko yang baik menunjukkan kemampuan Bank Mandiri menjaga keseimbangan antara ekspansi pembiayaan dan prinsip kehati-hatian. Ke depan, perseroan berkomitmen memperkuat peran sebagai mitra pemerintah dan penggerak ekonomi nasional melalui pembiayaan yang produktif dan inklusif.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat perolehan laba bersih Rp37,7 triliun hingga kuartal III-2025. Pencapaian ini mencerminkan kuatnya fundamental dan ketepatan strategi bisnis yang dijalankan perseroan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga triwulan ketiga 2025, Bank Mandiri mencatatkan PPOP sebesar Rp61,9 triliun dengan laba bersih sebesar Rp37,7 triliun dan total aset mencapai Rp2.563 triliun,&amp;quot; ujar Direktur Finance &amp;amp; Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, dalam Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III/2025 Bank Mandiri yang digelar secara daring, Senin (27/10/2025).&#13;
&#13;
Total aset konsolidasi Bank Mandiri tercatat naik 10,3 persen menjadi Rp2.563 triliun.&#13;
&#13;
Novita menyoroti pertumbuhan penyaluran kredit konsolidasi yang mencapai Rp1.764,32 triliun atau tumbuh 11 persen secara tahunan (year on year/YoY).&#13;
&#13;
Angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri perbankan nasional yang sebesar 7,70 persen berdasarkan data Bank Indonesia.&#13;
&#13;
Bank Mandiri menilai seluruh segmen bisnis memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kredit, dengan fokus pada sektor-sektor strategis. Arah pembiayaan ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami melihat sektor padat karya, industri berorientasi ekspor, serta industri makanan dan minuman masih menjadi motor pertumbuhan yang signifikan. Kredit yang disalurkan di sektor-sektor ini terbukti memberikan multiplier effect terhadap lapangan kerja dan daya beli masyarakat,&amp;rdquo; kata Novita.&#13;
&#13;
Kinerja Bank Mandiri juga didukung oleh pengelolaan risiko yang baik. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross bank only tercatat sangat rendah, yakni 1,03 persen, dengan rasio pencadangan (coverage ratio) yang sangat memadai, mencapai 271 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertumbuhan yang berkelanjutan menjadi prioritas utama kami. Bank Mandiri memastikan setiap langkah ekspansi dijalankan secara terukur dan selaras dengan prinsip kehati-hatian serta tata kelola yang baik,&amp;rdquo; tambah Novita.&#13;
&#13;
Kinerja yang stabil dan pengelolaan risiko yang baik menunjukkan kemampuan Bank Mandiri menjaga keseimbangan antara ekspansi pembiayaan dan prinsip kehati-hatian. Ke depan, perseroan berkomitmen memperkuat peran sebagai mitra pemerintah dan penggerak ekonomi nasional melalui pembiayaan yang produktif dan inklusif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
