<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Beras di Penggilingan, Grosir hingga Eceran Turun pada Oktober 2025</title><description>BPS mencatat perkembangan harga beras di tingkat penggilingan, grosir, serta eceran pada Oktober 2025 yang mengalami penurunan&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181023/harga-beras-di-penggilingan-grosir-hingga-eceran-turun-pada-oktober-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181023/harga-beras-di-penggilingan-grosir-hingga-eceran-turun-pada-oktober-2025"/><item><title>Harga Beras di Penggilingan, Grosir hingga Eceran Turun pada Oktober 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181023/harga-beras-di-penggilingan-grosir-hingga-eceran-turun-pada-oktober-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181023/harga-beras-di-penggilingan-grosir-hingga-eceran-turun-pada-oktober-2025</guid><pubDate>Senin 03 November 2025 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/03/320/3181023/beras-L3YD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rata-rata harga beras di penggilingan pada bulan Oktober 2025 secara total turun sebesar 0,54%. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/03/320/3181023/beras-L3YD_large.jpg</image><title>Rata-rata harga beras di penggilingan pada bulan Oktober 2025 secara total turun sebesar 0,54%. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan harga beras di tingkat penggilingan, grosir, serta eceran pada Oktober 2025 yang mengalami penurunan.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan, rata-rata harga beras di penggilingan pada bulan Oktober 2025 secara total turun sebesar 0,54% secara bulanan (mtm), tetapi naik sebesar 5,62% secara tahunan (yoy).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika kita pilah menurut kualitas beras di penggilingan, maka beras premium turun 0,71% (mtm) tapi naik 4,96% secara yoy, dan beras medium turun 0,46% secara bulanan tapi naik 6,13% secara tahunan,&amp;quot; kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/11/2025).&#13;
&#13;
Selanjutnya, untuk inflasi beras di tingkat grosir dan eceran pada bulan Oktober 2025, di tingkat grosir terjadi deflasi sebesar 0,18% secara month to month dan terjadi inflasi sebesar 5,26% secara year on year.&#13;
&#13;
Sedangkan di tingkat eceran terjadi deflasi sebesar 0,27% secara bulanan (mtm) dan terjadi inflasi sebesar 3,86% secara tahunan (yoy).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai informasi, harga beras yang kami sampaikan ini merupakan rata-rata harga beras yang mencakup berbagai jenis kualitas dan juga mencakup seluruh wilayah di Indonesia,&amp;quot; ungkap Pudji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun BPS melaporkan bahwa terjadi inflasi pada Oktober 2025 secara bulanan sebesar 0,28% terhadap September 2025.&#13;
&#13;
Secara tahunan (yoy) juga terjadi inflasi sebesar 2,86%, dan secara tahun kalender (ytd) terjadi inflasi 2,10%.&#13;
&#13;
Untuk nilai tukar petani (NTP) pada Oktober 2025 tercatat sebesar 124,33 atau turun 0,02% dibandingkan September 2025.&#13;
&#13;
Penurunan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,06%, di mana kenaikan indeks ini lebih lambat dibanding indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang sebesar 0,08%.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan harga beras di tingkat penggilingan, grosir, serta eceran pada Oktober 2025 yang mengalami penurunan.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan, rata-rata harga beras di penggilingan pada bulan Oktober 2025 secara total turun sebesar 0,54% secara bulanan (mtm), tetapi naik sebesar 5,62% secara tahunan (yoy).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika kita pilah menurut kualitas beras di penggilingan, maka beras premium turun 0,71% (mtm) tapi naik 4,96% secara yoy, dan beras medium turun 0,46% secara bulanan tapi naik 6,13% secara tahunan,&amp;quot; kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/11/2025).&#13;
&#13;
Selanjutnya, untuk inflasi beras di tingkat grosir dan eceran pada bulan Oktober 2025, di tingkat grosir terjadi deflasi sebesar 0,18% secara month to month dan terjadi inflasi sebesar 5,26% secara year on year.&#13;
&#13;
Sedangkan di tingkat eceran terjadi deflasi sebesar 0,27% secara bulanan (mtm) dan terjadi inflasi sebesar 3,86% secara tahunan (yoy).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai informasi, harga beras yang kami sampaikan ini merupakan rata-rata harga beras yang mencakup berbagai jenis kualitas dan juga mencakup seluruh wilayah di Indonesia,&amp;quot; ungkap Pudji.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun BPS melaporkan bahwa terjadi inflasi pada Oktober 2025 secara bulanan sebesar 0,28% terhadap September 2025.&#13;
&#13;
Secara tahunan (yoy) juga terjadi inflasi sebesar 2,86%, dan secara tahun kalender (ytd) terjadi inflasi 2,10%.&#13;
&#13;
Untuk nilai tukar petani (NTP) pada Oktober 2025 tercatat sebesar 124,33 atau turun 0,02% dibandingkan September 2025.&#13;
&#13;
Penurunan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,06%, di mana kenaikan indeks ini lebih lambat dibanding indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang sebesar 0,08%.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
