<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengeluaran Wisman Selama Liburan di Indonesia Capai Rp21 Juta per Kunjungan</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan perkembangan pengeluaran wisatawan mancanegara saat berada di Indonesia&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181028/pengeluaran-wisman-selama-liburan-di-indonesia-capai-rp21-juta-per-kunjungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181028/pengeluaran-wisman-selama-liburan-di-indonesia-capai-rp21-juta-per-kunjungan"/><item><title>Pengeluaran Wisman Selama Liburan di Indonesia Capai Rp21 Juta per Kunjungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181028/pengeluaran-wisman-selama-liburan-di-indonesia-capai-rp21-juta-per-kunjungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181028/pengeluaran-wisman-selama-liburan-di-indonesia-capai-rp21-juta-per-kunjungan</guid><pubDate>Senin 03 November 2025 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/03/320/3181028/turis-KZ6r_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai USD1.297,31. (foto: Okezone.com/AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/03/320/3181028/turis-KZ6r_large.jpg</image><title>Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai USD1.297,31. (foto: Okezone.com/AP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan perkembangan pengeluaran wisatawan mancanegara saat berada di Indonesia pada kuartal III-2025. Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai USD1.297,31 (setara Rp21 juta), atau mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata pada kuartal II-2025. Sedangkan dibandingkan kuartal III-2024, rata-rata ini mengalami penurunan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada triwulan III-2025 rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai USD1.297,31 atau mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata pada kuartal II-2025,&amp;quot; kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/11/2025).&#13;
&#13;
Kemudian, rata-rata lama tinggal wisman pada kuartal III-2025 ini selama 10,7 malam, atau hampir 11 malam.&#13;
&#13;
Berdasarkan jenis pengeluaran pada kuartal III-2025, proporsi pengeluaran terbesar wisman dialokasikan untuk akomodasi 37,31%, makan/minum 19,40%, serta belanja dan cinderamata 10,98%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pola pengeluaran ini relatif tidak berubah dibandingkan pola pengeluaran di triwulan II-2025,&amp;quot; kata Pudji.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPS melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada September 2025 melalui pintu masuk utama sebanyak 1.219.156 kunjungan. Sementara wisman yang masuk melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 175.754 kunjungan.&#13;
&#13;
Secara total, jumlah kunjungan wisman adalah 1,39 juta kunjungan, atau turun sebesar 7,33% secara bulanan dan naik 9,04% secara tahunan.&#13;
&#13;
Secara kumulatif sepanjang Januari hingga September 2025, total kunjungan wisman mencapai 11,43 juta kunjungan, atau meningkat 10,22% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kunjungan wisman terbanyak menurut kebangsaan pada September 2025 berasal dari Malaysia, yang masih mendominasi tempat pertama, disusul Australia dan Singapura. Kunjungan dari Malaysia mencapai 19,5%, Australia 11,7%, dan Singapura 8,5%.&#13;
&#13;
Dibandingkan September 2025, terjadi peningkatan kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia, sedangkan kunjungan wisman dari Singapura mengalami penurunan.&#13;
&#13;
Dibandingkan September 2024, kunjungan wisman dari Malaysia, Australia, dan China juga mengalami peningkatan.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan perkembangan pengeluaran wisatawan mancanegara saat berada di Indonesia pada kuartal III-2025. Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai USD1.297,31 (setara Rp21 juta), atau mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata pada kuartal II-2025. Sedangkan dibandingkan kuartal III-2024, rata-rata ini mengalami penurunan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada triwulan III-2025 rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai USD1.297,31 atau mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata pada kuartal II-2025,&amp;quot; kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/11/2025).&#13;
&#13;
Kemudian, rata-rata lama tinggal wisman pada kuartal III-2025 ini selama 10,7 malam, atau hampir 11 malam.&#13;
&#13;
Berdasarkan jenis pengeluaran pada kuartal III-2025, proporsi pengeluaran terbesar wisman dialokasikan untuk akomodasi 37,31%, makan/minum 19,40%, serta belanja dan cinderamata 10,98%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pola pengeluaran ini relatif tidak berubah dibandingkan pola pengeluaran di triwulan II-2025,&amp;quot; kata Pudji.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPS melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada September 2025 melalui pintu masuk utama sebanyak 1.219.156 kunjungan. Sementara wisman yang masuk melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 175.754 kunjungan.&#13;
&#13;
Secara total, jumlah kunjungan wisman adalah 1,39 juta kunjungan, atau turun sebesar 7,33% secara bulanan dan naik 9,04% secara tahunan.&#13;
&#13;
Secara kumulatif sepanjang Januari hingga September 2025, total kunjungan wisman mencapai 11,43 juta kunjungan, atau meningkat 10,22% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kunjungan wisman terbanyak menurut kebangsaan pada September 2025 berasal dari Malaysia, yang masih mendominasi tempat pertama, disusul Australia dan Singapura. Kunjungan dari Malaysia mencapai 19,5%, Australia 11,7%, dan Singapura 8,5%.&#13;
&#13;
Dibandingkan September 2025, terjadi peningkatan kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia, sedangkan kunjungan wisman dari Singapura mengalami penurunan.&#13;
&#13;
Dibandingkan September 2024, kunjungan wisman dari Malaysia, Australia, dan China juga mengalami peningkatan.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
