<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno Nilai Indonesia Masih Punya Peluang Percepat Pertumbuhkan Ekonomi</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) periode 2020-2024, Sandiaga Uno menilai, Indonesia masih berpeluang untuk melakukan percepatan pembangunan dan menumbuhkan ekonomi di saat, banyaknya tantangan global dan waktu terbatas.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181100/sandiaga-uno-nilai-indonesia-masih-punya-peluang-percepat-pertumbuhkan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181100/sandiaga-uno-nilai-indonesia-masih-punya-peluang-percepat-pertumbuhkan-ekonomi"/><item><title>Sandiaga Uno Nilai Indonesia Masih Punya Peluang Percepat Pertumbuhkan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181100/sandiaga-uno-nilai-indonesia-masih-punya-peluang-percepat-pertumbuhkan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/03/320/3181100/sandiaga-uno-nilai-indonesia-masih-punya-peluang-percepat-pertumbuhkan-ekonomi</guid><pubDate>Senin 03 November 2025 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/03/320/3181100/sandiaga_uno-kUt1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/03/320/3181100/sandiaga_uno-kUt1_large.jpg</image><title>Sandiaga Uno (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) periode 2020-2024, Sandiaga Uno menilai, Indonesia masih berpeluang untuk melakukan percepatan pembangunan dan pertumbuhan&amp;nbsp;ekonomi di saat&amp;nbsp;banyaknya tantangan global dan waktu terbatas.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Sandi dalam dialog bertajuk &amp;quot;Envisioning Indonesia: Economy,&amp;quot; di forum Rakernas dan Syukuran Partai Perindo, di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Senin (3/11/2025). Ia menilai, Indonesia tengah hadapi tantangan agar ekonomi bisa terus bertumbuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini saat yang sangat strategis, ya, Bapak Ibu sekalian dan teman-teman, karena di tengah geopolitik, di tengah perang dagang, di tengah berkembangnya AI (Artificial Intelligence), Indonesia ini perannya sangat strategis,&amp;quot; kata Sandi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena Indonesia ini punya peluang di waktu yang sangat terbatas ini untuk mencapai percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Karena kalau kita tidak melakukan ini secara akurat dalam 5 tahun ke depan sampai tahun 2029, maka jebakan kelas menengah yang banyak dibicarakan itu bisa terjadi di Indonesia,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Sandi mengungkapkan ada dua pilar dalam memumbuhkan ekonomi Indonesia. Pertama, membangun infrastruktur baik, jalan bendungan dan sebagainya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain infrastruktur fisik, ia menilai, soft infrastruktur juga dinilai penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi, seperti kesehatan dan pendidikan. &amp;quot;Selanjutnya, yang pilar kedua itu adalah pembangunan SDM,&amp;quot; ujar Sandi.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sandi menilai, perlu sinergi untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Tanpa ada sinergi, ia meyakini, tidak akan mungkin tanpa pertumbuhan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah akan targetkan pertumbuhan di angka 6 sampai 8 persen. Tapi kan mustahil pemerintah bisa jalan sendiri karena 90 persen itu justru dari dunia usaha,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) periode 2020-2024, Sandiaga Uno menilai, Indonesia masih berpeluang untuk melakukan percepatan pembangunan dan pertumbuhan&amp;nbsp;ekonomi di saat&amp;nbsp;banyaknya tantangan global dan waktu terbatas.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Sandi dalam dialog bertajuk &amp;quot;Envisioning Indonesia: Economy,&amp;quot; di forum Rakernas dan Syukuran Partai Perindo, di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Senin (3/11/2025). Ia menilai, Indonesia tengah hadapi tantangan agar ekonomi bisa terus bertumbuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini saat yang sangat strategis, ya, Bapak Ibu sekalian dan teman-teman, karena di tengah geopolitik, di tengah perang dagang, di tengah berkembangnya AI (Artificial Intelligence), Indonesia ini perannya sangat strategis,&amp;quot; kata Sandi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena Indonesia ini punya peluang di waktu yang sangat terbatas ini untuk mencapai percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Karena kalau kita tidak melakukan ini secara akurat dalam 5 tahun ke depan sampai tahun 2029, maka jebakan kelas menengah yang banyak dibicarakan itu bisa terjadi di Indonesia,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Sandi mengungkapkan ada dua pilar dalam memumbuhkan ekonomi Indonesia. Pertama, membangun infrastruktur baik, jalan bendungan dan sebagainya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain infrastruktur fisik, ia menilai, soft infrastruktur juga dinilai penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi, seperti kesehatan dan pendidikan. &amp;quot;Selanjutnya, yang pilar kedua itu adalah pembangunan SDM,&amp;quot; ujar Sandi.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sandi menilai, perlu sinergi untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Tanpa ada sinergi, ia meyakini, tidak akan mungkin tanpa pertumbuhan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah akan targetkan pertumbuhan di angka 6 sampai 8 persen. Tapi kan mustahil pemerintah bisa jalan sendiri karena 90 persen itu justru dari dunia usaha,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
