<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Net Buy Rp3,46 Triliun, Asing Borong Saham BBCA hingga BREN</title><description>Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp3,46 triliun sepanjang pekan perdagangan 3??&quot;7 November 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/08/278/3182271/net-buy-rp3-46-triliun-asing-borong-saham-bbca-hingga-bren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/08/278/3182271/net-buy-rp3-46-triliun-asing-borong-saham-bbca-hingga-bren"/><item><title>Net Buy Rp3,46 Triliun, Asing Borong Saham BBCA hingga BREN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/08/278/3182271/net-buy-rp3-46-triliun-asing-borong-saham-bbca-hingga-bren</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/08/278/3182271/net-buy-rp3-46-triliun-asing-borong-saham-bbca-hingga-bren</guid><pubDate>Sabtu 08 November 2025 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/08/278/3182271/ihsg-Eplo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Net Buy Rp3,46 Triliun, Asing Borong Saham BBCA hingga BREN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/08/278/3182271/ihsg-Eplo_large.jpg</image><title>Net Buy Rp3,46 Triliun, Asing Borong Saham BBCA hingga BREN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp3,46 triliun sepanjang pekan perdagangan 3&amp;ndash;7 November 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arus dana asing mengalir ke saham perbankan dan energi, termasuk lima besar saham-saham dengan nilai net-foreign buy terbesar.&#13;
&#13;
Hal ini sejalan dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tumbuh 2,83 persen ke 8.394,59, mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah.&#13;
&#13;
Berdasarkan data BEI, Jakarta, Sabtu (8/11/2025), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling banyak dikoleksi investor asing dengan nilai beli bersih Rp1,28 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sepanjang pekan, harga saham BBCA naik 0,29 persen ke Rp8.675 per saham.&#13;
&#13;
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat net buy Rp814,7 miliar, dengan harga saham meningkat 8,10 persen ke Rp3.470 per saham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) diborong asing dengan nilai Rp527,7 miliar, di mana sahamnya naik 13,35 persen ke Rp9.975 per saham.&#13;
&#13;
Pembelian asing juga tercatat pada PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan nilai Rp515,4 miliar, disertai kenaikan harga saham 25,74 persen ke Rp8.550 per saham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan net buy Rp504,2 miliar, dengan harga saham menguat 2,51 persen ke Rp4.500 per saham.&#13;
&#13;
Secara total, nilai transaksi asing selama pekan tersebut mencapai Rp28,58 triliun untuk pembelian dan Rp25,13 triliun untuk penjualan, menghasilkan net buy kumulatif Rp3,46 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara pada perdagangan harian Jumat (7/11), asing juga mencatatkan pembelian bersih Rp920,24 miliar.&#13;
&#13;
Kinerja investor asing beriringan dengan kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 3,09 persen menjadi Rp15.316 triliun, dari Rp14.857 triliun di pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, aktivitas perdagangan menurun, dengan rata-rata nilai transaksi harian turun 22,46 persen menjadi Rp17,54 triliun, dan volume transaksi berkurang 14,37 persen menjadi 27,06 miliar lembar saham.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp3,46 triliun sepanjang pekan perdagangan 3&amp;ndash;7 November 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arus dana asing mengalir ke saham perbankan dan energi, termasuk lima besar saham-saham dengan nilai net-foreign buy terbesar.&#13;
&#13;
Hal ini sejalan dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tumbuh 2,83 persen ke 8.394,59, mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah.&#13;
&#13;
Berdasarkan data BEI, Jakarta, Sabtu (8/11/2025), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling banyak dikoleksi investor asing dengan nilai beli bersih Rp1,28 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sepanjang pekan, harga saham BBCA naik 0,29 persen ke Rp8.675 per saham.&#13;
&#13;
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat net buy Rp814,7 miliar, dengan harga saham meningkat 8,10 persen ke Rp3.470 per saham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) diborong asing dengan nilai Rp527,7 miliar, di mana sahamnya naik 13,35 persen ke Rp9.975 per saham.&#13;
&#13;
Pembelian asing juga tercatat pada PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan nilai Rp515,4 miliar, disertai kenaikan harga saham 25,74 persen ke Rp8.550 per saham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan net buy Rp504,2 miliar, dengan harga saham menguat 2,51 persen ke Rp4.500 per saham.&#13;
&#13;
Secara total, nilai transaksi asing selama pekan tersebut mencapai Rp28,58 triliun untuk pembelian dan Rp25,13 triliun untuk penjualan, menghasilkan net buy kumulatif Rp3,46 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara pada perdagangan harian Jumat (7/11), asing juga mencatatkan pembelian bersih Rp920,24 miliar.&#13;
&#13;
Kinerja investor asing beriringan dengan kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 3,09 persen menjadi Rp15.316 triliun, dari Rp14.857 triliun di pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, aktivitas perdagangan menurun, dengan rata-rata nilai transaksi harian turun 22,46 persen menjadi Rp17,54 triliun, dan volume transaksi berkurang 14,37 persen menjadi 27,06 miliar lembar saham.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
