<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Sumber Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kalimantan, hingga Papua</title><description>Pulau Jawa masih menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kuartal III-2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/09/320/3181513/intip-sumber-pertumbuhan-ekonomi-di-jawa-kalimantan-hingga-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/09/320/3181513/intip-sumber-pertumbuhan-ekonomi-di-jawa-kalimantan-hingga-papua"/><item><title>Intip Sumber Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kalimantan, hingga Papua</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/09/320/3181513/intip-sumber-pertumbuhan-ekonomi-di-jawa-kalimantan-hingga-papua</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/09/320/3181513/intip-sumber-pertumbuhan-ekonomi-di-jawa-kalimantan-hingga-papua</guid><pubDate>Minggu 09 November 2025 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/05/320/3181513/pertumbuhan_ekonomi-aXTN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III-2025 berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,04%. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/05/320/3181513/pertumbuhan_ekonomi-aXTN_large.jpg</image><title>Pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III-2025 berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,04%. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pulau Jawa masih menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kuartal III-2025. Meski demikian, provinsi-provinsi di luar Jawa kini juga mencatat pertumbuhan yang pesat.&#13;
&#13;
Seperti Sulawesi, pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III-2025 berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,04%, dengan pertumbuhan ekonomi Sulawesi mencapai 5,84%.&#13;
&#13;
Sumber utama pertumbuhan ekonomi di Sulawesi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.&#13;
&#13;
Berdasarkan data BPS, kontribusi pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa terhadap PDB triwulan III-2025 sebesar 56,68%, sedangkan Sumatera berkontribusi 22,42%. Pertumbuhan ekonomi di Jawa tercatat 5,17%. Secara keseluruhan, ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
Berikut sumber pertumbuhan ekonomi menurut wilayah secara detail:&#13;
&#13;
Sumatera: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Provinsi dengan kontribusi terbesar di wilayah Sumatera adalah Sumatera Utara dengan andil 1,06%.&#13;
&#13;
Jawa: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan informasi serta komunikasi. DKI Jakarta memberikan kontribusi terbesar sebesar 1,38%.&#13;
&#13;
Bali dan Nusa Tenggara: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, akomodasi dan makanan-minuman, serta perdagangan. Bali menjadi provinsi dengan kontribusi terbesar, 2,77%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kalimantan: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.&#13;
&#13;
Sulawesi: Sumber pertumbuhan ekonomi sama seperti Kalimantan, yaitu industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.&#13;
&#13;
Maluku dan Papua: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Provinsi dengan kontribusi tertinggi adalah Maluku Utara dengan andil 5,79%.&#13;
&#13;
Secara ringkas, ekonomi RI triwulan III-2025 tumbuh 5,04% secara yoy. Dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan triwulan III-2025 adalah industri pengolahan, perdagangan, informasi dan komunikasi, serta pertanian. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan domestik dan luar negeri.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pulau Jawa masih menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kuartal III-2025. Meski demikian, provinsi-provinsi di luar Jawa kini juga mencatat pertumbuhan yang pesat.&#13;
&#13;
Seperti Sulawesi, pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III-2025 berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,04%, dengan pertumbuhan ekonomi Sulawesi mencapai 5,84%.&#13;
&#13;
Sumber utama pertumbuhan ekonomi di Sulawesi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.&#13;
&#13;
Berdasarkan data BPS, kontribusi pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa terhadap PDB triwulan III-2025 sebesar 56,68%, sedangkan Sumatera berkontribusi 22,42%. Pertumbuhan ekonomi di Jawa tercatat 5,17%. Secara keseluruhan, ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
Berikut sumber pertumbuhan ekonomi menurut wilayah secara detail:&#13;
&#13;
Sumatera: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Provinsi dengan kontribusi terbesar di wilayah Sumatera adalah Sumatera Utara dengan andil 1,06%.&#13;
&#13;
Jawa: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan informasi serta komunikasi. DKI Jakarta memberikan kontribusi terbesar sebesar 1,38%.&#13;
&#13;
Bali dan Nusa Tenggara: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, akomodasi dan makanan-minuman, serta perdagangan. Bali menjadi provinsi dengan kontribusi terbesar, 2,77%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kalimantan: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.&#13;
&#13;
Sulawesi: Sumber pertumbuhan ekonomi sama seperti Kalimantan, yaitu industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.&#13;
&#13;
Maluku dan Papua: Sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Provinsi dengan kontribusi tertinggi adalah Maluku Utara dengan andil 5,79%.&#13;
&#13;
Secara ringkas, ekonomi RI triwulan III-2025 tumbuh 5,04% secara yoy. Dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan triwulan III-2025 adalah industri pengolahan, perdagangan, informasi dan komunikasi, serta pertanian. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan domestik dan luar negeri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
