<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Aspirasi iklim Bisnis Media Lesu, Ini Respons Purbaya</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mendorong para media nasional untuk memberi kritik yang konstruktif terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, kritik itu juga bagian untuk mendorong perekonomian Indonesia.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/16/320/3183864/dapat-aspirasi-iklim-bisnis-media-lesu-ini-respons-purbaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/16/320/3183864/dapat-aspirasi-iklim-bisnis-media-lesu-ini-respons-purbaya"/><item><title>Dapat Aspirasi iklim Bisnis Media Lesu, Ini Respons Purbaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/16/320/3183864/dapat-aspirasi-iklim-bisnis-media-lesu-ini-respons-purbaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/16/320/3183864/dapat-aspirasi-iklim-bisnis-media-lesu-ini-respons-purbaya</guid><pubDate>Minggu 16 November 2025 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/16/320/3183864/menkeu_purbaya-BOlb_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/16/320/3183864/menkeu_purbaya-BOlb_large.jpeg</image><title>Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mendorong para media nasional untuk memberi kritik yang konstruktif terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, kritik itu juga bagian untuk mendorong perekonomian Indonesia.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Purbaya, setelah mendengar keluhan sejumlah pemimpin redaksi media nasional di ajang Run For Good Journalism, yang diselenggaralan oleh Forum Pemred, di Unika Atma Jaya, Jakarta, Minggu (16/11/2025) pagi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi juga saya diskusi, sempat diskusi dengan pamred-pamrednya. Mereka ngeluh katanya bisnis jurnalisme sekarang lagi turun, media lagi turun,&amp;quot; ucap Purbaya usai lari.&#13;
&#13;
Menurutnya, perekonomian Indonesia sempat lesu lantaran media kurang mengkritik penyelenggaraan pemerintahan. Untuk itu, ia mendorong media bisa terus mengkritik dan memberikan solusi terhadap suatu persoalan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya bilang ya itu karena anda kemarin-kemarin nggak protes cukup banyak, sehingga ekonomi jatuh anda diam aja. Ke depan mesti kritik, kasih masukan biar kita enggak jatuh lagi ekonominya. Jadi ekonomi melambat, jurnalis juga berdosa,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Purbaya menilai, sikap sejumlah media maknstream saat ini cenderung &amp;quot;mingkem.&amp;quot; Menurutnya, media kurang menjalankan peran sebagai pengawas pemerintahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya lihat beberapa tahun ini jurnalisnya mingkem semuanya. Kurang galak, nggak pernah kasih kritik,&amp;quot; tutur Purbaya.&#13;
&#13;
Menurutnya, hal itu yang menyebabkan ekonomi Indonesia lesu. &amp;quot;Tetapi ke depan-depan juga praktislah ber journalism, kasih kritik yang baik, tetapi kasih pencerahannya juga kalau bisa,&amp;quot; ucap Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan jurnalis adalah kalau anda nggak kritik, yang mengendalikan arah kita ke depan kan termasuk ya jurnalis juga. Kalau nggak kita sekua salah arah kan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ketua Forum Pemred Indonesia, Retno Pinasti menyampaikan, pihaknya mendorong Pemerintah untuk memberikan insentif pajak bagi perusahaan media.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Salah satu inisiatif yang akan mulai kita dorong adalah no tax for knowledge. No tax for knowledge ini maksudnya adalah untuk lembaga-lembaga institusi jurnalistik yang bagus, yang terverifikasi, yang memberikan edukasi dan informasi yang benar, kalau bisa dikurangi pajaknya,&amp;rdquo; terang Retno.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gitu kira-kira supaya kita semua sustain dan negara ini punya informasi serta edukasi yang baik untuk seluruh masyarakat dan generasi ke depan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mendorong para media nasional untuk memberi kritik yang konstruktif terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, kritik itu juga bagian untuk mendorong perekonomian Indonesia.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Purbaya, setelah mendengar keluhan sejumlah pemimpin redaksi media nasional di ajang Run For Good Journalism, yang diselenggaralan oleh Forum Pemred, di Unika Atma Jaya, Jakarta, Minggu (16/11/2025) pagi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi juga saya diskusi, sempat diskusi dengan pamred-pamrednya. Mereka ngeluh katanya bisnis jurnalisme sekarang lagi turun, media lagi turun,&amp;quot; ucap Purbaya usai lari.&#13;
&#13;
Menurutnya, perekonomian Indonesia sempat lesu lantaran media kurang mengkritik penyelenggaraan pemerintahan. Untuk itu, ia mendorong media bisa terus mengkritik dan memberikan solusi terhadap suatu persoalan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya bilang ya itu karena anda kemarin-kemarin nggak protes cukup banyak, sehingga ekonomi jatuh anda diam aja. Ke depan mesti kritik, kasih masukan biar kita enggak jatuh lagi ekonominya. Jadi ekonomi melambat, jurnalis juga berdosa,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Purbaya menilai, sikap sejumlah media maknstream saat ini cenderung &amp;quot;mingkem.&amp;quot; Menurutnya, media kurang menjalankan peran sebagai pengawas pemerintahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya lihat beberapa tahun ini jurnalisnya mingkem semuanya. Kurang galak, nggak pernah kasih kritik,&amp;quot; tutur Purbaya.&#13;
&#13;
Menurutnya, hal itu yang menyebabkan ekonomi Indonesia lesu. &amp;quot;Tetapi ke depan-depan juga praktislah ber journalism, kasih kritik yang baik, tetapi kasih pencerahannya juga kalau bisa,&amp;quot; ucap Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan jurnalis adalah kalau anda nggak kritik, yang mengendalikan arah kita ke depan kan termasuk ya jurnalis juga. Kalau nggak kita sekua salah arah kan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ketua Forum Pemred Indonesia, Retno Pinasti menyampaikan, pihaknya mendorong Pemerintah untuk memberikan insentif pajak bagi perusahaan media.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Salah satu inisiatif yang akan mulai kita dorong adalah no tax for knowledge. No tax for knowledge ini maksudnya adalah untuk lembaga-lembaga institusi jurnalistik yang bagus, yang terverifikasi, yang memberikan edukasi dan informasi yang benar, kalau bisa dikurangi pajaknya,&amp;rdquo; terang Retno.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gitu kira-kira supaya kita semua sustain dan negara ini punya informasi serta edukasi yang baik untuk seluruh masyarakat dan generasi ke depan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
