<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Premanisme dan Ormas Bikin Biaya Investasi di Indonesia Bengkak</title><description>Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan aksi premanisme dan ormas memiliki dampak signifikan terhadap iklim investasi di Indonesia.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/19/320/3184526/aksi-premanisme-dan-ormas-bikin-biaya-investasi-di-indonesia-bengkak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/19/320/3184526/aksi-premanisme-dan-ormas-bikin-biaya-investasi-di-indonesia-bengkak"/><item><title>Aksi Premanisme dan Ormas Bikin Biaya Investasi di Indonesia Bengkak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/19/320/3184526/aksi-premanisme-dan-ormas-bikin-biaya-investasi-di-indonesia-bengkak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/19/320/3184526/aksi-premanisme-dan-ormas-bikin-biaya-investasi-di-indonesia-bengkak</guid><pubDate>Rabu 19 November 2025 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/19/320/3184526/wamen_investasi_soal_ormas_palak_investasi-7SiI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamen Investasi soal Ormas Palak Investasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/19/320/3184526/wamen_investasi_soal_ormas_palak_investasi-7SiI_large.jpg</image><title>Wamen Investasi soal Ormas Palak Investasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan aksi premanisme dan ormas memiliki dampak signifikan terhadap iklim investasi di Indonesia.&#13;
&#13;
Pasalnya, ia menyebut kehadiran premanisme dan ormas kerap menjadi penyumbang biaya investasi tambahan di luar perencanaan. Bahkan sekitar 15-40 persen dari biaya investasi dan biaya produksi lari ke organisasi kemasyarakatan dan kelompok preman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di negara kita ini juga ada satu isu yang cukup signifikan yang memberikan kontribusi sangat besar dalam dunia investasi, yaitu kegiatan premanisme, premanisme dan ormas,&amp;quot; ujarnya &amp;nbsp;di Jakarta, Rabu (19/11/2025).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, aksi premanisme ini bukan sekadar dilakukan oleh masyarakat, melainkan juga melibatkan oknum pemerintah yang turut memuluskan praktik tersebut demi keuntungan sepihak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan saya bilang, ya premanisme di kalangan institusi pemerintahan juga ada. Dalam semua lembaga riset dan survei, dinyatakan bahwa ini berkontribusi 15-40% terhadap cost of investment dan cost of production dalam investasi kita,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Dia memberikan contoh kasus di Cilegon, di mana Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon sempat diduga melakukan pemerasan terhadap investasi PT Chandra Asri Alkali senilai Rp 5 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sudah tidak boleh lagi. Terakhir kejadian, kalau Bapak-Ibu sekalian tahu, dan saya tahu media tahu ini, kita sampai mengamankan Ketua Kadin Cilegon,&amp;quot; kata Todotua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Investasi itu tujuannya untuk membuka atau membangun ekonomi baru. Investasi itu juga salah satu strategi untuk kita bisa mendapatkan pembukaan lapangan kerja baru,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan aksi premanisme dan ormas memiliki dampak signifikan terhadap iklim investasi di Indonesia.&#13;
&#13;
Pasalnya, ia menyebut kehadiran premanisme dan ormas kerap menjadi penyumbang biaya investasi tambahan di luar perencanaan. Bahkan sekitar 15-40 persen dari biaya investasi dan biaya produksi lari ke organisasi kemasyarakatan dan kelompok preman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di negara kita ini juga ada satu isu yang cukup signifikan yang memberikan kontribusi sangat besar dalam dunia investasi, yaitu kegiatan premanisme, premanisme dan ormas,&amp;quot; ujarnya &amp;nbsp;di Jakarta, Rabu (19/11/2025).&#13;
&#13;
Ia menambahkan, aksi premanisme ini bukan sekadar dilakukan oleh masyarakat, melainkan juga melibatkan oknum pemerintah yang turut memuluskan praktik tersebut demi keuntungan sepihak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan saya bilang, ya premanisme di kalangan institusi pemerintahan juga ada. Dalam semua lembaga riset dan survei, dinyatakan bahwa ini berkontribusi 15-40% terhadap cost of investment dan cost of production dalam investasi kita,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Dia memberikan contoh kasus di Cilegon, di mana Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon sempat diduga melakukan pemerasan terhadap investasi PT Chandra Asri Alkali senilai Rp 5 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sudah tidak boleh lagi. Terakhir kejadian, kalau Bapak-Ibu sekalian tahu, dan saya tahu media tahu ini, kita sampai mengamankan Ketua Kadin Cilegon,&amp;quot; kata Todotua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Investasi itu tujuannya untuk membuka atau membangun ekonomi baru. Investasi itu juga salah satu strategi untuk kita bisa mendapatkan pembukaan lapangan kerja baru,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
