<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Naik ke 8.414, Transaksi Harian Turun Rp21,37 Triliun</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis pada penutupan pekan 17??&quot;21 November 2025. Namun, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru mengalami penurunan tajam.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/22/278/3185165/ihsg-sepekan-naik-ke-8-414-transaksi-harian-turun-rp21-37-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/22/278/3185165/ihsg-sepekan-naik-ke-8-414-transaksi-harian-turun-rp21-37-triliun"/><item><title>IHSG Sepekan Naik ke 8.414, Transaksi Harian Turun Rp21,37 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/22/278/3185165/ihsg-sepekan-naik-ke-8-414-transaksi-harian-turun-rp21-37-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/22/278/3185165/ihsg-sepekan-naik-ke-8-414-transaksi-harian-turun-rp21-37-triliun</guid><pubDate>Sabtu 22 November 2025 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/22/278/3185165/ihsg_sepekan-2Rqx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/22/278/3185165/ihsg_sepekan-2Rqx_large.jpg</image><title>IHSG Sepekan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis pada penutupan pekan 17&amp;mdash;21 November 2025. Namun, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru mengalami penurunan tajam.&#13;
&#13;
IHSG ditutup pada level 8.414 atau naik 0,52 persen dari posisi 8.370,4 pada pekan sebelumnya. Sejalan, market cap turut meningkat 0,49 persen menjadi Rp15.391 triliun.&#13;
&#13;
Kenaikan nilai pasar tersebut terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang menyusut di hampir seluruh indikator transaksi.&#13;
&#13;
Ini terlihat dari rata-rata nilai transaksi harian turun 8,45 persen menjadi Rp21,37 triliun dibanding pekan lalu yang mencapai Rp23,34 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rata-rata nilai transaksi harian BEI, berubah sebesar 8,45 persen,&amp;quot; kata Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad di Jakarta, Sabtu (22/11).&#13;
&#13;
Penurunan juga terlihat pada frekuensi transaksi yang merosot 14,01 persen, dari 2,7 juta kali menjadi 2,32 juta kali transaksi per hari.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari sisi volume, rata-rata transaksi harian turun paling dalam yaitu 27,20 persen menjadi 39,28 miliar lembar saham, dibandingkan 53,95 miliar lembar pada pekan sebelumnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, pergerakan indeks sektoral turut bervariasi sepanjang pekan. Beberapa sektor utama yang menguat moderat seperti Properties &amp;amp; Real Estate memimpin 4,09 persen, disusul sektor Consumer Cyclicals yang naik 3,82 persen.&#13;
&#13;
Sedangkan sektor Basic Materials memimpin penurunan dengan koreksi 2,78 persen, menjadi sektor berkinerja terburuk pekan ini, disusul Transportation &amp;amp; Logistic yang melemah 2,22 persen.&#13;
&#13;
Secara mingguan, aliran modal asing masih tercatat positif. Laporan statistik BEI menunjukkan asing membukukan nilai beli bersih sebesar Rp3,9 triliun sepanjang pekan 17&amp;mdash;21 November 2025. Namun secara tahun berjalan 2025, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp50,32 triliun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis pada penutupan pekan 17&amp;mdash;21 November 2025. Namun, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru mengalami penurunan tajam.&#13;
&#13;
IHSG ditutup pada level 8.414 atau naik 0,52 persen dari posisi 8.370,4 pada pekan sebelumnya. Sejalan, market cap turut meningkat 0,49 persen menjadi Rp15.391 triliun.&#13;
&#13;
Kenaikan nilai pasar tersebut terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang menyusut di hampir seluruh indikator transaksi.&#13;
&#13;
Ini terlihat dari rata-rata nilai transaksi harian turun 8,45 persen menjadi Rp21,37 triliun dibanding pekan lalu yang mencapai Rp23,34 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rata-rata nilai transaksi harian BEI, berubah sebesar 8,45 persen,&amp;quot; kata Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad di Jakarta, Sabtu (22/11).&#13;
&#13;
Penurunan juga terlihat pada frekuensi transaksi yang merosot 14,01 persen, dari 2,7 juta kali menjadi 2,32 juta kali transaksi per hari.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari sisi volume, rata-rata transaksi harian turun paling dalam yaitu 27,20 persen menjadi 39,28 miliar lembar saham, dibandingkan 53,95 miliar lembar pada pekan sebelumnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, pergerakan indeks sektoral turut bervariasi sepanjang pekan. Beberapa sektor utama yang menguat moderat seperti Properties &amp;amp; Real Estate memimpin 4,09 persen, disusul sektor Consumer Cyclicals yang naik 3,82 persen.&#13;
&#13;
Sedangkan sektor Basic Materials memimpin penurunan dengan koreksi 2,78 persen, menjadi sektor berkinerja terburuk pekan ini, disusul Transportation &amp;amp; Logistic yang melemah 2,22 persen.&#13;
&#13;
Secara mingguan, aliran modal asing masih tercatat positif. Laporan statistik BEI menunjukkan asing membukukan nilai beli bersih sebesar Rp3,9 triliun sepanjang pekan 17&amp;mdash;21 November 2025. Namun secara tahun berjalan 2025, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp50,32 triliun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
