<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BCA Tebar Dividen Interim Rp6,77 Triliun, Cek Jadwalnya</title><description>PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan pembagian dividen interim tunai senilai Rp6,77 triliun untuk tahun buku 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/24/278/3185644/bca-tebar-dividen-interim-rp6-77-triliun-cek-jadwalnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/11/24/278/3185644/bca-tebar-dividen-interim-rp6-77-triliun-cek-jadwalnya"/><item><title>BCA Tebar Dividen Interim Rp6,77 Triliun, Cek Jadwalnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/11/24/278/3185644/bca-tebar-dividen-interim-rp6-77-triliun-cek-jadwalnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/11/24/278/3185644/bca-tebar-dividen-interim-rp6-77-triliun-cek-jadwalnya</guid><pubDate>Senin 24 November 2025 20:44 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/24/278/3185644/bca_bagi_dividen-oQZb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BCA Bagi Dividen (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/24/278/3185644/bca_bagi_dividen-oQZb_large.jpg</image><title>BCA Bagi Dividen (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan pembagian dividen interim tunai senilai Rp6,77 triliun untuk tahun buku 2025.&#13;
&#13;
Dividen per saham ditetapkan senilai Rp55 per saham. Keputusan tersebut diambil berdasarkan keputusan Direksi yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada Senin (24/11).&#13;
&#13;
Perseroan menyampaikan bahwa dividen interim akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 4 Desember 2025 pukul 16.00 WIB.&#13;
&#13;
Periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 2 Desember 2025, sedangkan cum dividen di pasar tunai jatuh pada 4 Desember 2025.&#13;
&#13;
Adapun perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi dimulai 3 Desember 2025, dan di pasar tunai pada 5 Desember 2025.&#13;
&#13;
Pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 22 Desember 2025, demikian menurut keterbukaan informasi, Senin (24/11/2025).&#13;
&#13;
Total nilai dividen interim tersebut didasarkan pada data keuangan BBCA per 30 September 2025, antara lain laba bersih Rp43,39 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya itu, BBCA juga menggenggam saldo laba ditahan tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp252,04 triliun, dan total ekuitas Rp276,63 triliun.&#13;
&#13;
Hingga Senin (24/11), saham BBCA ditutup naik 0,89 persen ke Rp8.475 per saham.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan pembagian dividen interim tunai senilai Rp6,77 triliun untuk tahun buku 2025.&#13;
&#13;
Dividen per saham ditetapkan senilai Rp55 per saham. Keputusan tersebut diambil berdasarkan keputusan Direksi yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada Senin (24/11).&#13;
&#13;
Perseroan menyampaikan bahwa dividen interim akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 4 Desember 2025 pukul 16.00 WIB.&#13;
&#13;
Periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 2 Desember 2025, sedangkan cum dividen di pasar tunai jatuh pada 4 Desember 2025.&#13;
&#13;
Adapun perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi dimulai 3 Desember 2025, dan di pasar tunai pada 5 Desember 2025.&#13;
&#13;
Pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 22 Desember 2025, demikian menurut keterbukaan informasi, Senin (24/11/2025).&#13;
&#13;
Total nilai dividen interim tersebut didasarkan pada data keuangan BBCA per 30 September 2025, antara lain laba bersih Rp43,39 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya itu, BBCA juga menggenggam saldo laba ditahan tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp252,04 triliun, dan total ekuitas Rp276,63 triliun.&#13;
&#13;
Hingga Senin (24/11), saham BBCA ditutup naik 0,89 persen ke Rp8.475 per saham.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
