<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Minta Dunia Usaha Dukung Program Magang Nasional</title><description>Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengajak dunia usaha untuk aktif mendukung program magang berbayar yang digagas pemerintah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/01/320/3187087/menko-airlangga-minta-dunia-usaha-dukung-program-magang-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/01/320/3187087/menko-airlangga-minta-dunia-usaha-dukung-program-magang-nasional"/><item><title>Menko Airlangga Minta Dunia Usaha Dukung Program Magang Nasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/01/320/3187087/menko-airlangga-minta-dunia-usaha-dukung-program-magang-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/01/320/3187087/menko-airlangga-minta-dunia-usaha-dukung-program-magang-nasional</guid><pubDate>Senin 01 Desember 2025 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/01/320/3187087/menko_airlangga-k9HF_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/01/320/3187087/menko_airlangga-k9HF_large.JPG</image><title>Menko Airlangga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengajak dunia usaha untuk aktif mendukung program magang berbayar yang digagas pemerintah.&#13;
&#13;
Dia menekankan pentingnya dukungan program tersebut sebagai solusi memperkuat kompetensi lulusan muda di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, para fresh graduate saat ini tengah menghadapi tantangan besar dalam mencari pekerjaan lantaran banyak perusahaan yang meminta syarat pengalaman ketika membuka lowongan pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita punya lulusan 1,5 juta sarjana setiap tahun. Dan kalau bapak-bapak buka lowongan ditulis di bawahnya berpengalaman 1 tahun atau 2 tahun, sehingga yang mau masuk ke lapangan kerja itu di reject duluan,&amp;quot; kata Menko Airlangga pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2025 di Park Hyatt Jakarta, Senin (1/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, pemerintah menjalankan program magang berbayar dengan target 100 ribu peserta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peserta yang diterima akan ditempatkan di perusahaan maupun kementerian/lembaga selama enam bulan, dengan seluruh biaya gaji ditanggung oleh pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan program pemerintah, pemerintah dorong 100 ribu lulusan untuk diterima di perusahaan termasuk kementerian/lembaga dalam enam bulan, gajinya yang bayar pemerintah,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dengan program pemerintah, program magang Pemerintah dorong 100 ribu lulusan untuk diterima di perusahaan termasuk di Kementerian/Lembaga dalam 6 bulan gajinya yang bayar pemerintah. Dan kalau orang sudah kerja magang tentu dia sudah mengerti dan diharapkan bisa bekerja langsung,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan bahwa program magang sebelumnya terbukti diminati. Untuk satu posisi magang, jumlah pelamar bahkan bisa mencapai 500 hingga 1.000 orang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jal ini menunjukkan tingginya kompetisi sekaligus kuatnya minat anak muda untuk mendapatkan pengalaman kerja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi mereka yang diterima magang sudah pasti punya kompetisi karena mereka sudah direkrut dan yang memilih pun perusahaan, Pemerintah tidak ikut cawe-cawe di situ. Jadi mohon tahun depan kita akan lanjutkan lagi 100 ribu dan mohon Kadin menerima anak-anak terbaik dan ini adalah generasi Z. Beri mereka kesempatan untuk bekerja,&amp;quot; &amp;nbsp;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengajak dunia usaha untuk aktif mendukung program magang berbayar yang digagas pemerintah.&#13;
&#13;
Dia menekankan pentingnya dukungan program tersebut sebagai solusi memperkuat kompetensi lulusan muda di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, para fresh graduate saat ini tengah menghadapi tantangan besar dalam mencari pekerjaan lantaran banyak perusahaan yang meminta syarat pengalaman ketika membuka lowongan pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita punya lulusan 1,5 juta sarjana setiap tahun. Dan kalau bapak-bapak buka lowongan ditulis di bawahnya berpengalaman 1 tahun atau 2 tahun, sehingga yang mau masuk ke lapangan kerja itu di reject duluan,&amp;quot; kata Menko Airlangga pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2025 di Park Hyatt Jakarta, Senin (1/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, pemerintah menjalankan program magang berbayar dengan target 100 ribu peserta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peserta yang diterima akan ditempatkan di perusahaan maupun kementerian/lembaga selama enam bulan, dengan seluruh biaya gaji ditanggung oleh pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan program pemerintah, pemerintah dorong 100 ribu lulusan untuk diterima di perusahaan termasuk kementerian/lembaga dalam enam bulan, gajinya yang bayar pemerintah,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi dengan program pemerintah, program magang Pemerintah dorong 100 ribu lulusan untuk diterima di perusahaan termasuk di Kementerian/Lembaga dalam 6 bulan gajinya yang bayar pemerintah. Dan kalau orang sudah kerja magang tentu dia sudah mengerti dan diharapkan bisa bekerja langsung,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan bahwa program magang sebelumnya terbukti diminati. Untuk satu posisi magang, jumlah pelamar bahkan bisa mencapai 500 hingga 1.000 orang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jal ini menunjukkan tingginya kompetisi sekaligus kuatnya minat anak muda untuk mendapatkan pengalaman kerja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi mereka yang diterima magang sudah pasti punya kompetisi karena mereka sudah direkrut dan yang memilih pun perusahaan, Pemerintah tidak ikut cawe-cawe di situ. Jadi mohon tahun depan kita akan lanjutkan lagi 100 ribu dan mohon Kadin menerima anak-anak terbaik dan ini adalah generasi Z. Beri mereka kesempatan untuk bekerja,&amp;quot; &amp;nbsp;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
