<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Jakarta Salurkan 100 Persen Dana Pemerintah Rp1 Triliun</title><description>Bank Jakarta menuntaskan penyaluran penempatan dana pemerintah sebesar Rp1 triliun pada November 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187243/bank-jakarta-salurkan-100-persen-dana-pemerintah-rp1-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187243/bank-jakarta-salurkan-100-persen-dana-pemerintah-rp1-triliun"/><item><title>Bank Jakarta Salurkan 100 Persen Dana Pemerintah Rp1 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187243/bank-jakarta-salurkan-100-persen-dana-pemerintah-rp1-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187243/bank-jakarta-salurkan-100-persen-dana-pemerintah-rp1-triliun</guid><pubDate>Selasa 02 Desember 2025 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/02/320/3187243/rupiah-FVG4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Jakarta Salurkan 100?na Pemerintah Rp1 Triliun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/02/320/3187243/rupiah-FVG4_large.jpg</image><title>Bank Jakarta Salurkan 100?na Pemerintah Rp1 Triliun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Jakarta menuntaskan penyaluran penempatan dana pemerintah sebesar Rp1 triliun pada November 2025. Bank Jakarta menyalurkan dana sebesar Rp1 triliun tersebut secara tuntas dan tepat waktu dalam periode 12-21 November 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penyaluran ini diprioritaskan kepada sektor-sektor produktif yang memiliki multiplier effect bagi perekonomian daerah, termasuk UMKM. Laporan realisasi telah disampaikan secara resmi kepada Kementerian Keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah seluruh dana pemerintah tersebut tersalurkan, Bank Jakarta melanjutkan ekspansi kredit dan pembiayaan yang berasal dari likuiditas bank yang dihimpun secara sehat dan berkelanjutan,&amp;quot; kata Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo di Jakarta, Selasa (2/12/2025).&#13;
&#13;
Dalam rangka mendukung program percepatan ekonomi nasional, Bank Jakarta telah menyiapkan pipeline pembiayaan yang kuat, terukur, dan prudent untuk skala penempatan dana yang lebih besar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini mencerminkan kesiapan Bank Jakarta untuk menjalankan mandat pemerintah secara optimal dan bertanggung jawab,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Saat ini, Bank Jakarta berada dalam kondisi yang solid, tercermin dari tingkat kesehatan bank kategori sehatberdasarkan penilaian OJK semester I tahun 2025, likuiditas yang kuat dan terjaga, kualitas aset yang baik dan NPL yang terkendali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi ini memperkuat kemampuan Bank Jakarta dalam mengelola dan menyalurkan pembiayaan dalam skala signifikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bank Jakarta menyambut baik setiap peluang untuk kembali mendukung kebijakan fiskal pemerintah melalui penempatan dana berikutnya. Dengan prinsip tata kelola yang kuat, kehatian-hatian, serta fokus pada sektor produktif, Bank Jakarta siap memastikan bahwa setiap penempatan dana dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Jakarta akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, OJK dan seluruh regulator dalam menjalankan fungsi intermediasi secara sehat, akuntabel dan berorientasi pembangunan,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Jakarta menuntaskan penyaluran penempatan dana pemerintah sebesar Rp1 triliun pada November 2025. Bank Jakarta menyalurkan dana sebesar Rp1 triliun tersebut secara tuntas dan tepat waktu dalam periode 12-21 November 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penyaluran ini diprioritaskan kepada sektor-sektor produktif yang memiliki multiplier effect bagi perekonomian daerah, termasuk UMKM. Laporan realisasi telah disampaikan secara resmi kepada Kementerian Keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah seluruh dana pemerintah tersebut tersalurkan, Bank Jakarta melanjutkan ekspansi kredit dan pembiayaan yang berasal dari likuiditas bank yang dihimpun secara sehat dan berkelanjutan,&amp;quot; kata Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo di Jakarta, Selasa (2/12/2025).&#13;
&#13;
Dalam rangka mendukung program percepatan ekonomi nasional, Bank Jakarta telah menyiapkan pipeline pembiayaan yang kuat, terukur, dan prudent untuk skala penempatan dana yang lebih besar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini mencerminkan kesiapan Bank Jakarta untuk menjalankan mandat pemerintah secara optimal dan bertanggung jawab,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Saat ini, Bank Jakarta berada dalam kondisi yang solid, tercermin dari tingkat kesehatan bank kategori sehatberdasarkan penilaian OJK semester I tahun 2025, likuiditas yang kuat dan terjaga, kualitas aset yang baik dan NPL yang terkendali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi ini memperkuat kemampuan Bank Jakarta dalam mengelola dan menyalurkan pembiayaan dalam skala signifikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bank Jakarta menyambut baik setiap peluang untuk kembali mendukung kebijakan fiskal pemerintah melalui penempatan dana berikutnya. Dengan prinsip tata kelola yang kuat, kehatian-hatian, serta fokus pada sektor produktif, Bank Jakarta siap memastikan bahwa setiap penempatan dana dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Jakarta akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, OJK dan seluruh regulator dalam menjalankan fungsi intermediasi secara sehat, akuntabel dan berorientasi pembangunan,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
