<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Investasi Hilirisasi Kelapa Rp1,6 Triliun di Morowali, Mulai Produksi 2026</title><description>Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengungkap proyek hilirisasi kelapa di Morowali, Sulawesi Tengah, memasuki babak baru&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187361/china-investasi-hilirisasi-kelapa-rp1-6-triliun-di-morowali-mulai-produksi-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187361/china-investasi-hilirisasi-kelapa-rp1-6-triliun-di-morowali-mulai-produksi-2026"/><item><title>China Investasi Hilirisasi Kelapa Rp1,6 Triliun di Morowali, Mulai Produksi 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187361/china-investasi-hilirisasi-kelapa-rp1-6-triliun-di-morowali-mulai-produksi-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/02/320/3187361/china-investasi-hilirisasi-kelapa-rp1-6-triliun-di-morowali-mulai-produksi-2026</guid><pubDate>Selasa 02 Desember 2025 20:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/02/320/3187361/kelapa-zk6K_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek hilirisasi kelapa di Morowali, Sulawesi. (Foto: okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/02/320/3187361/kelapa-zk6K_large.jpg</image><title>Proyek hilirisasi kelapa di Morowali, Sulawesi. (Foto: okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengungkap proyek hilirisasi kelapa di Morowali, Sulawesi Tengah, memasuki babak baru setelah investor asal China menanamkan modalnya.&#13;
&#13;
Menteri Investasi/BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan nilai investasinya setara USD 100 juta atau sekitar Rp 1,66 triliun (asumsi kurs JISDOR BI 2 Desember 2025: Rp 16.632,00).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Investasi yang masuk kurang lebih USD 100 juta, tetapi penciptaan lapangan pekerjaannya mencapai 10.000 orang,&amp;rdquo; kata Rosan di hadapan Komisi XII DPR RI, Selasa (2/12/2025).&#13;
&#13;
Pabrik itu ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2026. Rosan menyebut proyek ini dapat memacu kapasitas pengolahan hingga 500 juta butir kelapa per tahun.&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan bahwa sebelum pabrik ini direncanakan, sebagian besar kelapa Indonesia justru diekspor ke China tanpa proses pengolahan di dalam negeri.&#13;
&#13;
Menurut Rosan, perubahan itu dimulai ketika pemerintah memutuskan untuk langsung mendatangi investor di China.&#13;
&#13;
Ia menceritakan bahwa langkah diplomasi ekonomi tersebut dilakukan agar industri pengolahan dibangun di Indonesia, bukan di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan karena itu, kita terbang ke sana, meyakinkan mereka untuk membuka pabriknya di sini,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa keberadaan pabrik di Morowali bukan hanya memperpendek rantai logistik, tetapi juga memberi dampak langsung pada harga komoditas kelapa di tingkat petani.&#13;
&#13;
Rosan memastikan bahwa hilirisasi kelapa tidak berhenti di Morowali saja, melainkan juga akan dilakukan di Riau dan beberapa wilayah Sulawesi Tengah lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga harga kelapanya juga makin meningkat di sini karena mereka tidak lagi perlu memperhitungkan biaya logistik pengiriman kelapa dari Indonesia ke China,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengungkap proyek hilirisasi kelapa di Morowali, Sulawesi Tengah, memasuki babak baru setelah investor asal China menanamkan modalnya.&#13;
&#13;
Menteri Investasi/BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan nilai investasinya setara USD 100 juta atau sekitar Rp 1,66 triliun (asumsi kurs JISDOR BI 2 Desember 2025: Rp 16.632,00).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Investasi yang masuk kurang lebih USD 100 juta, tetapi penciptaan lapangan pekerjaannya mencapai 10.000 orang,&amp;rdquo; kata Rosan di hadapan Komisi XII DPR RI, Selasa (2/12/2025).&#13;
&#13;
Pabrik itu ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2026. Rosan menyebut proyek ini dapat memacu kapasitas pengolahan hingga 500 juta butir kelapa per tahun.&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan bahwa sebelum pabrik ini direncanakan, sebagian besar kelapa Indonesia justru diekspor ke China tanpa proses pengolahan di dalam negeri.&#13;
&#13;
Menurut Rosan, perubahan itu dimulai ketika pemerintah memutuskan untuk langsung mendatangi investor di China.&#13;
&#13;
Ia menceritakan bahwa langkah diplomasi ekonomi tersebut dilakukan agar industri pengolahan dibangun di Indonesia, bukan di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan karena itu, kita terbang ke sana, meyakinkan mereka untuk membuka pabriknya di sini,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa keberadaan pabrik di Morowali bukan hanya memperpendek rantai logistik, tetapi juga memberi dampak langsung pada harga komoditas kelapa di tingkat petani.&#13;
&#13;
Rosan memastikan bahwa hilirisasi kelapa tidak berhenti di Morowali saja, melainkan juga akan dilakukan di Riau dan beberapa wilayah Sulawesi Tengah lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga harga kelapanya juga makin meningkat di sini karena mereka tidak lagi perlu memperhitungkan biaya logistik pengiriman kelapa dari Indonesia ke China,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
