<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten HMSP Raup Laba Bersih Rp4,5 Triliun pada 2025&amp;nbsp;</title><description>PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatat laba bersih sebesar Rp4,5 triliun pada 2025 turun 13,7% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/03/278/3187552/emiten-hmsp-raup-laba-bersih-rp4-5-triliun-pada-2025-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/03/278/3187552/emiten-hmsp-raup-laba-bersih-rp4-5-triliun-pada-2025-nbsp"/><item><title>Emiten HMSP Raup Laba Bersih Rp4,5 Triliun pada 2025&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/03/278/3187552/emiten-hmsp-raup-laba-bersih-rp4-5-triliun-pada-2025-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/03/278/3187552/emiten-hmsp-raup-laba-bersih-rp4-5-triliun-pada-2025-nbsp</guid><pubDate>Rabu 03 Desember 2025 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/03/278/3187552/laba_hm_sampoerna-2GNQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paparan Publik HM Sampoerna (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/03/278/3187552/laba_hm_sampoerna-2GNQ_large.jpg</image><title>Paparan Publik HM Sampoerna (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatat laba bersih sebesar Rp4,5 triliun pada 2025 turun 13,7% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sampoerna juga membukukan penjualan bersih sebesar Rp83,7 triliun, turun 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Rp88,5 triliun. Namun, kinerja ini menunjukkan perbaikan dibandingkan Semester 1 2025, ketika laba bersih tercatat turun 36% year-on-year.&#13;
&#13;
Penurunan ini terutama disebabkan oleh tekanan daya beli konsumen dewasa sehingga bergeser ke produk dengan harga yang lebih rendah (downtrading) dan rokok ilegal.&#13;
&#13;
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi mengatakan di tengah tantangan dan dinamika industri yang terus berkembang, perseroan menjalankan strategi bisnis serta terus berinovasi.&#13;
&#13;
Hal ini untuk memperkuat kualitas produk dan portofolio lintas segmen, baik di segmen rokok konvensional maupun produk bebas asap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga terus memperkuat organisasi melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, guna meningkatkan daya saing dan menjadi salah satu pusat talenta Philip Morris International (PMI),&amp;rdquo; ujarnya pada acara Paparan Publik di Jakarta, Rabu (3/12/025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian lanjut dia selain upaya nyata yang lakukan secara konsisten, dukungan Pemerintah merupakan salah satu kunci dalam menjaga keberlangsungan industri legal di tengah tantangan dan dinamika saat ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah untuk menerapkan tarif cukai yang sama di tahun ini dan tahun depan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kebijakan ini, disertai dengan penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal, memberikan ruang bagi industri hasil tembakau legal untuk tetap bertahan, menjaga penerimaan negara, dan mendukung perekonomian nasional,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatat laba bersih sebesar Rp4,5 triliun pada 2025 turun 13,7% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sampoerna juga membukukan penjualan bersih sebesar Rp83,7 triliun, turun 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Rp88,5 triliun. Namun, kinerja ini menunjukkan perbaikan dibandingkan Semester 1 2025, ketika laba bersih tercatat turun 36% year-on-year.&#13;
&#13;
Penurunan ini terutama disebabkan oleh tekanan daya beli konsumen dewasa sehingga bergeser ke produk dengan harga yang lebih rendah (downtrading) dan rokok ilegal.&#13;
&#13;
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi mengatakan di tengah tantangan dan dinamika industri yang terus berkembang, perseroan menjalankan strategi bisnis serta terus berinovasi.&#13;
&#13;
Hal ini untuk memperkuat kualitas produk dan portofolio lintas segmen, baik di segmen rokok konvensional maupun produk bebas asap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga terus memperkuat organisasi melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, guna meningkatkan daya saing dan menjadi salah satu pusat talenta Philip Morris International (PMI),&amp;rdquo; ujarnya pada acara Paparan Publik di Jakarta, Rabu (3/12/025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian lanjut dia selain upaya nyata yang lakukan secara konsisten, dukungan Pemerintah merupakan salah satu kunci dalam menjaga keberlangsungan industri legal di tengah tantangan dan dinamika saat ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah untuk menerapkan tarif cukai yang sama di tahun ini dan tahun depan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kebijakan ini, disertai dengan penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal, memberikan ruang bagi industri hasil tembakau legal untuk tetap bertahan, menjaga penerimaan negara, dan mendukung perekonomian nasional,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
