<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Purbaya Siap Suntik Dana ke Perbankan untuk Jaga Pertumbuhan di Atas 5,5%</title><description>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa pemerintah akan mengambil berbagai langkah untuk menjaga target pertumbuhan ekonomi di atas 5,6%&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/04/320/3187830/purbaya-siap-suntik-dana-ke-perbankan-untuk-jaga-pertumbuhan-di-atas-5-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/04/320/3187830/purbaya-siap-suntik-dana-ke-perbankan-untuk-jaga-pertumbuhan-di-atas-5-5"/><item><title>Purbaya Siap Suntik Dana ke Perbankan untuk Jaga Pertumbuhan di Atas 5,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/04/320/3187830/purbaya-siap-suntik-dana-ke-perbankan-untuk-jaga-pertumbuhan-di-atas-5-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/04/320/3187830/purbaya-siap-suntik-dana-ke-perbankan-untuk-jaga-pertumbuhan-di-atas-5-5</guid><pubDate>Kamis 04 Desember 2025 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/04/320/3187830/purbaya-U6EZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya menilai dampak dari bencana tersebut tidak akan signifikan memperlambat perekonomian. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/04/320/3187830/purbaya-U6EZ_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya menilai dampak dari bencana tersebut tidak akan signifikan memperlambat perekonomian. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa pemerintah akan mengambil berbagai langkah untuk menjaga target pertumbuhan ekonomi di atas 5,6% pada kuartal IV-2025, meski ada potensi tekanan dari bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.&#13;
&#13;
Purbaya menilai dampak dari bencana tersebut tidak akan signifikan memperlambat perekonomian, bahkan bisa menjadi pendorong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan berdampak, tapi tidak sampai memperlambat terlalu signifikan. Apalagi nanti kalau ada perbaikan fasilitas bangunan dan lain-lain, itu akan mendorong ekonomi sedikit,&amp;quot; kata Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (4/12/2025).&#13;
&#13;
Untuk mengantisipasi tekanan yang mungkin timbul dari gangguan pada sistem finansial di kawasan terdampak bencana, Purbaya menegaskan pemerintah siap mengulang langkah intervensi.&#13;
&#13;
Pemerintah akan menggelontorkan dana ke perbankan, melanjutkan kebijakan yang telah dilakukan sejak September 2025 dengan menempatkan dana menganggur pemerintah di Bank Indonesia (BI) senilai Rp276 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya pikir masih akan di atas 5,5 persen. Saya akan memonitor kondisi keuangan di sistem finansial, kalau masih dianggap kurang, saya akan gelontorkan lagi uang saya ke perbankan,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di samping itu, Purbaya memastikan kecukupan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan terus dipenuhi sesuai kebutuhan program penanganan bencana yang diajukan.&#13;
&#13;
Meskipun anggaran BNPB saat ini mencapai lebih dari Rp500 miliar dan diperkirakan belum habis, pemerintah menjamin ketersediaan dana tambahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami masih tunggu. Tapi mereka sudah punya uang di anggaran mereka Rp500 miliar lebih, mungkin belum habis. Tapi kita sediakan nanti kalau diperlukan lebih banyak dari itu,&amp;quot; tegas Purbaya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa pemerintah akan mengambil berbagai langkah untuk menjaga target pertumbuhan ekonomi di atas 5,6% pada kuartal IV-2025, meski ada potensi tekanan dari bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.&#13;
&#13;
Purbaya menilai dampak dari bencana tersebut tidak akan signifikan memperlambat perekonomian, bahkan bisa menjadi pendorong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan berdampak, tapi tidak sampai memperlambat terlalu signifikan. Apalagi nanti kalau ada perbaikan fasilitas bangunan dan lain-lain, itu akan mendorong ekonomi sedikit,&amp;quot; kata Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (4/12/2025).&#13;
&#13;
Untuk mengantisipasi tekanan yang mungkin timbul dari gangguan pada sistem finansial di kawasan terdampak bencana, Purbaya menegaskan pemerintah siap mengulang langkah intervensi.&#13;
&#13;
Pemerintah akan menggelontorkan dana ke perbankan, melanjutkan kebijakan yang telah dilakukan sejak September 2025 dengan menempatkan dana menganggur pemerintah di Bank Indonesia (BI) senilai Rp276 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya pikir masih akan di atas 5,5 persen. Saya akan memonitor kondisi keuangan di sistem finansial, kalau masih dianggap kurang, saya akan gelontorkan lagi uang saya ke perbankan,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di samping itu, Purbaya memastikan kecukupan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan terus dipenuhi sesuai kebutuhan program penanganan bencana yang diajukan.&#13;
&#13;
Meskipun anggaran BNPB saat ini mencapai lebih dari Rp500 miliar dan diperkirakan belum habis, pemerintah menjamin ketersediaan dana tambahan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami masih tunggu. Tapi mereka sudah punya uang di anggaran mereka Rp500 miliar lebih, mungkin belum habis. Tapi kita sediakan nanti kalau diperlukan lebih banyak dari itu,&amp;quot; tegas Purbaya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
