<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta RI Siap Kembangkan Energi Nuklir, Ini Kata Hashim&amp;nbsp;</title><description>Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan pemerintah sedang mengembangkan energi listrik dari tenaga nuklir.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/07/320/3188223/4-fakta-ri-siap-kembangkan-energi-nuklir-ini-kata-hashim-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/07/320/3188223/4-fakta-ri-siap-kembangkan-energi-nuklir-ini-kata-hashim-nbsp"/><item><title>4 Fakta RI Siap Kembangkan Energi Nuklir, Ini Kata Hashim&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/07/320/3188223/4-fakta-ri-siap-kembangkan-energi-nuklir-ini-kata-hashim-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/07/320/3188223/4-fakta-ri-siap-kembangkan-energi-nuklir-ini-kata-hashim-nbsp</guid><pubDate>Minggu 07 Desember 2025 09:17 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/06/320/3188223/hashim_soal_energi_nuklir-Cvy5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hashim soal Energi Nuklir (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/06/320/3188223/hashim_soal_energi_nuklir-Cvy5_large.jpg</image><title>Hashim soal Energi Nuklir (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan pemerintah sedang mengembangkan energi listrik dari tenaga nuklir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta Indonesia siap kembangkan energi nuklir yang dirangkum Okezone, Minggu (7/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Potensi Tambang&#13;
&#13;
Uranium Hashim pun mempersilakan anggota Kadin Indonesia untuk mencari potensi tambang uranium sebagai bahan dasar nuklir.&#13;
&#13;
Hashim menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia tak ingin phase out dari energi fosil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini penting sekali, karena pemerintah kita ditekan-ditekan, dan saya pun ditekan untuk commit phase out fossil fuels, kita phase out batu bara, minyak, dan gas alam. Ini kita tolak. Kita tetap commit, tapi namanya phase down,&amp;rdquo; ujar Hashim hal itu disampaikan Hashim saat berpidato menutup Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025 Kadin Indonesia di The Park Hyatt Indonesia, Jakarta Pusat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Energi Listrik&#13;
&#13;
Meski begitu, Hashim menyampaikan bahwa energi listrik ke depan akan menggunakan energi baru terbarukan (EBT). Ia pun mengklaim bahwa pengembangan EBT ini juga mencakup tenaga nuklir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini sudah commit 500 megawatt, tapi nanti akan ditambah lagi dengan 6,5 gigawatt tenaga nuklir,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
3. Peluang Bagi Anggota Kadin&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi anggota Kadin Indonesia yang bergerak di usaha pertambangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ini adalah kesempatan bagi anggota Kadin yang bergerak di dunia usaha, khususnya di bidang pertambangan. Kalau ada kesempatan untuk mendapatkan atau menemukan tambang-tambang uranium, monggo silakan,&amp;rdquo; tutur Hashim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Coba dicari, karena Indonesia perlu uranium dan mungkin kita juga bisa mengekspor uranium ke negara-negara lain. Karena kita lihat di masa depan sudah mustahil tenaga listrik tanpa tenaga nuklir,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
4. Kembangkan Usaha&#13;
&#13;
Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi anggota Kadin Indonesia untuk mengembangkan usaha. &amp;ldquo;Kawan-kawan di daerah, cari tambang uranium, silakan, karena kita akan membutuhkannya di masa depan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan pemerintah sedang mengembangkan energi listrik dari tenaga nuklir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta Indonesia siap kembangkan energi nuklir yang dirangkum Okezone, Minggu (7/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Potensi Tambang&#13;
&#13;
Uranium Hashim pun mempersilakan anggota Kadin Indonesia untuk mencari potensi tambang uranium sebagai bahan dasar nuklir.&#13;
&#13;
Hashim menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia tak ingin phase out dari energi fosil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini penting sekali, karena pemerintah kita ditekan-ditekan, dan saya pun ditekan untuk commit phase out fossil fuels, kita phase out batu bara, minyak, dan gas alam. Ini kita tolak. Kita tetap commit, tapi namanya phase down,&amp;rdquo; ujar Hashim hal itu disampaikan Hashim saat berpidato menutup Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025 Kadin Indonesia di The Park Hyatt Indonesia, Jakarta Pusat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Energi Listrik&#13;
&#13;
Meski begitu, Hashim menyampaikan bahwa energi listrik ke depan akan menggunakan energi baru terbarukan (EBT). Ia pun mengklaim bahwa pengembangan EBT ini juga mencakup tenaga nuklir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini sudah commit 500 megawatt, tapi nanti akan ditambah lagi dengan 6,5 gigawatt tenaga nuklir,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
3. Peluang Bagi Anggota Kadin&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi anggota Kadin Indonesia yang bergerak di usaha pertambangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ini adalah kesempatan bagi anggota Kadin yang bergerak di dunia usaha, khususnya di bidang pertambangan. Kalau ada kesempatan untuk mendapatkan atau menemukan tambang-tambang uranium, monggo silakan,&amp;rdquo; tutur Hashim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Coba dicari, karena Indonesia perlu uranium dan mungkin kita juga bisa mengekspor uranium ke negara-negara lain. Karena kita lihat di masa depan sudah mustahil tenaga listrik tanpa tenaga nuklir,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
4. Kembangkan Usaha&#13;
&#13;
Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi anggota Kadin Indonesia untuk mengembangkan usaha. &amp;ldquo;Kawan-kawan di daerah, cari tambang uranium, silakan, karena kita akan membutuhkannya di masa depan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
