<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Purbaya Batuk di DPR: Produsen Emas Ngutuk Saya dari Jauh</title><description>Purbaya memaparkan prinsip penerapan BK emas, di mana tarifnya diatur agar produk hulu dikenakan tarif yang lebih tinggi dibandingkan produk hilir&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188563/momen-purbaya-batuk-di-dpr-produsen-emas-ngutuk-saya-dari-jauh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188563/momen-purbaya-batuk-di-dpr-produsen-emas-ngutuk-saya-dari-jauh"/><item><title>Momen Purbaya Batuk di DPR: Produsen Emas Ngutuk Saya dari Jauh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188563/momen-purbaya-batuk-di-dpr-produsen-emas-ngutuk-saya-dari-jauh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188563/momen-purbaya-batuk-di-dpr-produsen-emas-ngutuk-saya-dari-jauh</guid><pubDate>Senin 08 Desember 2025 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/08/320/3188563/purbaya-tA5W_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi pusat perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/08/320/3188563/purbaya-tA5W_large.jpg</image><title> Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi pusat perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi pusat perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR. Dirinya berulang kali batuk saat menjelaskan kebijakan Bea Keluar (BK) emas.&#13;
&#13;
Purbaya memaparkan prinsip penerapan BK emas, di mana tarifnya diatur agar produk hulu dikenakan tarif yang lebih tinggi dibandingkan produk hilir, sebagai insentif untuk hilirisasi.&#13;
&#13;
Di tengah penjelasannya, Purbaya harus berhenti sejenak untuk minum karena batuknya tak kunjung reda.&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi XI DPR, Mukhammad Misbakhun, sempat menyela.&#13;
&#13;
Purbaya kemudian menanggapi batuknya dengan nada bercanda, mengaitkannya dengan reaksi para pengusaha emas terhadap kebijakan baru yang ia sampaikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin produsen emas ngutuk saya dari jauh nih, hahahaha, mau narikin bea nih...&amp;rdquo; kata Purbaya, disambut tawa, Senin (8/12/2025).&#13;
&#13;
Namun, batuk Purbaya muncul lagi setelahnya. Misbakhun kembali mengingatkan, &amp;quot;Calm down, Pak.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Purbaya pun membalas dengan candaan lagi. &amp;quot;Doanya kuat juga mereka,&amp;quot; candanya.&#13;
&#13;
Adapun dalam paparannya, Purbaya menjelaskan bahwa pengawasan ekspor emas diperkuat melalui ketentuan yang melarang ekspor produk emas dengan kadar di bawah 99 persen.&#13;
&#13;
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan nilai tambah komoditas mineral dan kepatuhan pajak.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi pusat perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR. Dirinya berulang kali batuk saat menjelaskan kebijakan Bea Keluar (BK) emas.&#13;
&#13;
Purbaya memaparkan prinsip penerapan BK emas, di mana tarifnya diatur agar produk hulu dikenakan tarif yang lebih tinggi dibandingkan produk hilir, sebagai insentif untuk hilirisasi.&#13;
&#13;
Di tengah penjelasannya, Purbaya harus berhenti sejenak untuk minum karena batuknya tak kunjung reda.&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi XI DPR, Mukhammad Misbakhun, sempat menyela.&#13;
&#13;
Purbaya kemudian menanggapi batuknya dengan nada bercanda, mengaitkannya dengan reaksi para pengusaha emas terhadap kebijakan baru yang ia sampaikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin produsen emas ngutuk saya dari jauh nih, hahahaha, mau narikin bea nih...&amp;rdquo; kata Purbaya, disambut tawa, Senin (8/12/2025).&#13;
&#13;
Namun, batuk Purbaya muncul lagi setelahnya. Misbakhun kembali mengingatkan, &amp;quot;Calm down, Pak.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Purbaya pun membalas dengan candaan lagi. &amp;quot;Doanya kuat juga mereka,&amp;quot; candanya.&#13;
&#13;
Adapun dalam paparannya, Purbaya menjelaskan bahwa pengawasan ekspor emas diperkuat melalui ketentuan yang melarang ekspor produk emas dengan kadar di bawah 99 persen.&#13;
&#13;
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan nilai tambah komoditas mineral dan kepatuhan pajak.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
