<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapkan Anggaran Bencana Sumatera, Purbaya: Dana Diambil dari Kegiatan dan Rapat Enggak Jelas&amp;nbsp;</title><description>Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan alokasi dana khusus untuk daerah terdampak, meningkat dari usulan awal.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188640/siapkan-anggaran-bencana-sumatera-purbaya-dana-diambil-dari-kegiatan-dan-rapat-enggak-jelas-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188640/siapkan-anggaran-bencana-sumatera-purbaya-dana-diambil-dari-kegiatan-dan-rapat-enggak-jelas-nbsp"/><item><title>Siapkan Anggaran Bencana Sumatera, Purbaya: Dana Diambil dari Kegiatan dan Rapat Enggak Jelas&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188640/siapkan-anggaran-bencana-sumatera-purbaya-dana-diambil-dari-kegiatan-dan-rapat-enggak-jelas-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/08/320/3188640/siapkan-anggaran-bencana-sumatera-purbaya-dana-diambil-dari-kegiatan-dan-rapat-enggak-jelas-nbsp</guid><pubDate>Senin 08 Desember 2025 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/08/320/3188640/bencana-VZRf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya menjelaskan, anggaran yang digunakan untuk penanganan bencana tidak akan ditarik dari pemotongan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/08/320/3188640/bencana-VZRf_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya menjelaskan, anggaran yang digunakan untuk penanganan bencana tidak akan ditarik dari pemotongan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran untuk rehabilitasi pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh berada dalam posisi memadai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua dananya cukup untuk 3 provinsi di sana, nanti ada perlakuan khusus untuk TKD-nya (transfer ke daerah) dari kami (Kementerian Keuangan),&amp;quot; kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (8/12/2025).&#13;
&#13;
Purbaya menjelaskan, anggaran yang digunakan untuk penanganan bencana tidak akan ditarik dari pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara keseluruhan. Dana tersebut dialokasikan melalui efisiensi dari berbagai kegiatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi nggak usah terlalu khawatir, anggarannya ada. Bukan dari potongan anggaran, tapi dari mengurangi kegiatan-kegiatan yang nggak jelas. Rapat nggak jelas, yang jelas sih nggak apa-apa ya,&amp;quot; tegas Purbaya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan alokasi dana khusus untuk daerah terdampak, meningkat dari usulan awal.&#13;
&#13;
Presiden mengalokasikan Rp4 miliar bagi masing-masing dari 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana ini diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, seperti popok bayi dan pembalut perempuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Mendagri, Anda minta Rp2 miliar per kabupatennya. Saya kasih Rp4 miliar,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, untuk tingkat provinsi, Presiden akan mengalokasikan dana lebih besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk provinsi, nanti provinsi dihitung. Provinsi yang paling besar mana? Yang paling berat ya? Kirim Rp20 miliar. Nanti Sumatera Utara berapa, nanti gubernurnya suruh ketemu saya,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran untuk rehabilitasi pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh berada dalam posisi memadai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua dananya cukup untuk 3 provinsi di sana, nanti ada perlakuan khusus untuk TKD-nya (transfer ke daerah) dari kami (Kementerian Keuangan),&amp;quot; kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (8/12/2025).&#13;
&#13;
Purbaya menjelaskan, anggaran yang digunakan untuk penanganan bencana tidak akan ditarik dari pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara keseluruhan. Dana tersebut dialokasikan melalui efisiensi dari berbagai kegiatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi nggak usah terlalu khawatir, anggarannya ada. Bukan dari potongan anggaran, tapi dari mengurangi kegiatan-kegiatan yang nggak jelas. Rapat nggak jelas, yang jelas sih nggak apa-apa ya,&amp;quot; tegas Purbaya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan alokasi dana khusus untuk daerah terdampak, meningkat dari usulan awal.&#13;
&#13;
Presiden mengalokasikan Rp4 miliar bagi masing-masing dari 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana ini diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, seperti popok bayi dan pembalut perempuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Mendagri, Anda minta Rp2 miliar per kabupatennya. Saya kasih Rp4 miliar,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, untuk tingkat provinsi, Presiden akan mengalokasikan dana lebih besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk provinsi, nanti provinsi dihitung. Provinsi yang paling besar mana? Yang paling berat ya? Kirim Rp20 miliar. Nanti Sumatera Utara berapa, nanti gubernurnya suruh ketemu saya,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
