<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Bahan Bangunan DEPO Raup Penjualan Rp2,1 Triliun di Kuartal III-2025</title><description>PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membukukan penjualan Rp2,11 triliun hingga kuartal III-2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/09/278/3188785/emiten-bahan-bangunan-depo-raup-penjualan-rp2-1-triliun-di-kuartal-iii-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/09/278/3188785/emiten-bahan-bangunan-depo-raup-penjualan-rp2-1-triliun-di-kuartal-iii-2025"/><item><title>Emiten Bahan Bangunan DEPO Raup Penjualan Rp2,1 Triliun di Kuartal III-2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/09/278/3188785/emiten-bahan-bangunan-depo-raup-penjualan-rp2-1-triliun-di-kuartal-iii-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/09/278/3188785/emiten-bahan-bangunan-depo-raup-penjualan-rp2-1-triliun-di-kuartal-iii-2025</guid><pubDate>Selasa 09 Desember 2025 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/09/278/3188785/grafik-nY0R_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan transaksi menunjukkan permintaan ritel bahan bangunan tetap stabil. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/09/278/3188785/grafik-nY0R_large.jpg</image><title>Pertumbuhan transaksi menunjukkan permintaan ritel bahan bangunan tetap stabil. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membukukan penjualan Rp2,11 triliun hingga kuartal III-2025, meningkat 4,1%&amp;nbsp;&#13;
dibandingkan periode yang sama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan jumlah transaksi sebanyak 7,5% menjadi 1,63 juta transaksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertumbuhan transaksi menunjukkan permintaan ritel bahan bangunan tetap stabil di tengah kondisi ekonomi yang lebih menantang, dan kami melihat potensi signifikan dari ekspansi gerai serta penguatan kanal digital,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur DEPO Kambiyanto Kettin di Jakarta, Selasa (9/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tetap fokus menjaga ketersediaan barang, memperluas produk house brand, dan meningkatkan efisiensi operasional,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Emiten bahan bangunan dan perlengkapan rumah ini kini mengoperasikan 17 gerai usai membuka gerai baru di Pekanbaru pada 29 November 2025 seluas 2.200 m&amp;sup2;. DEPO menargetkan pembukaan 1 gerai pada tahun 2025 telah terealisasi dan 3 gerai baru pada tahun 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ekspansi gerai tetap menjadi motor utama pertumbuhan kami. Pasar daerah masih memiliki potensi besar, dan DEPO akan hadir lebih dekat dengan konsumen melalui jaringan gerai yang lebih luas dan efisien,&amp;quot; kata Wakil Presiden Direktur DEPO Henryanto Komala.&#13;
&#13;
Sementara itu, penjualan online mencapai Rp289,74 miliar, melonjak 37,7% YoY dan berkontribusi 13,7% dari total penjualan. Pertumbuhan ini diperoleh dari aktivasi live commerce melalui TikTok &amp;amp; Tokopedia, penjualan WhatsApp dan optimalisasi laman web.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Konsumen ritel bahan bangunan kini semakin digital. Fokus kami adalah membangun pengalaman omnichannel yang konsisten, mulai dari gerai fisik, e-commerce, hingga layanan chat commerce,&amp;rdquo; jelas Direktur DEPO Amanda Grace Kettin.&#13;
&#13;
Sementara itu, hingga kuartal III-2025, DEPO membukukan laba kotor Rp417,03 miliar (tumbuh 7,2%) dengan marjin kotor naik menjadi 19,8%. Hal ini menunjukan bahwa profitabilitas DEPO stabil di tengah tekanan pasar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Laba bersih Rp50,42 miliar (2,4% dari penjualan) tercatat lebih rendah 11,2% akibat kondisi pasar yang lebih ketat. Sampai dengan akhir tahun ini, marjin laba bersih diperkirakan akan tetap stabil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perseroan meningkatkan marjin melalui penguatan house brand, diversifikasi pengadaan barang, rebate dan sales support yang naik 0,2% YoY, pendapatan lain-lain yang naik 39% YoY.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Strategi peningkatan kategori house brand terbukti memperkuat marjin kotor. Ke depan, kami akan memperluas variasi produk dan memperkuat kerja sama dengan mitra pemasok,&amp;rdquo; ungkap Amanda.&#13;
&#13;
Per September 2025, total aset mencapai Rp2,291 triliun, dengan ekuitas Rp1,331 triliun, meningkat 4,8% YoY.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Belanja modal 2025 diproyeksikan sebesar Rp118 miliar yang dialokasikan untuk ekspansi gerai&amp;nbsp;&#13;
dan peningkatan infrastruktur operasional.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membukukan penjualan Rp2,11 triliun hingga kuartal III-2025, meningkat 4,1%&amp;nbsp;&#13;
dibandingkan periode yang sama tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan jumlah transaksi sebanyak 7,5% menjadi 1,63 juta transaksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertumbuhan transaksi menunjukkan permintaan ritel bahan bangunan tetap stabil di tengah kondisi ekonomi yang lebih menantang, dan kami melihat potensi signifikan dari ekspansi gerai serta penguatan kanal digital,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur DEPO Kambiyanto Kettin di Jakarta, Selasa (9/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tetap fokus menjaga ketersediaan barang, memperluas produk house brand, dan meningkatkan efisiensi operasional,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Emiten bahan bangunan dan perlengkapan rumah ini kini mengoperasikan 17 gerai usai membuka gerai baru di Pekanbaru pada 29 November 2025 seluas 2.200 m&amp;sup2;. DEPO menargetkan pembukaan 1 gerai pada tahun 2025 telah terealisasi dan 3 gerai baru pada tahun 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ekspansi gerai tetap menjadi motor utama pertumbuhan kami. Pasar daerah masih memiliki potensi besar, dan DEPO akan hadir lebih dekat dengan konsumen melalui jaringan gerai yang lebih luas dan efisien,&amp;quot; kata Wakil Presiden Direktur DEPO Henryanto Komala.&#13;
&#13;
Sementara itu, penjualan online mencapai Rp289,74 miliar, melonjak 37,7% YoY dan berkontribusi 13,7% dari total penjualan. Pertumbuhan ini diperoleh dari aktivasi live commerce melalui TikTok &amp;amp; Tokopedia, penjualan WhatsApp dan optimalisasi laman web.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Konsumen ritel bahan bangunan kini semakin digital. Fokus kami adalah membangun pengalaman omnichannel yang konsisten, mulai dari gerai fisik, e-commerce, hingga layanan chat commerce,&amp;rdquo; jelas Direktur DEPO Amanda Grace Kettin.&#13;
&#13;
Sementara itu, hingga kuartal III-2025, DEPO membukukan laba kotor Rp417,03 miliar (tumbuh 7,2%) dengan marjin kotor naik menjadi 19,8%. Hal ini menunjukan bahwa profitabilitas DEPO stabil di tengah tekanan pasar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Laba bersih Rp50,42 miliar (2,4% dari penjualan) tercatat lebih rendah 11,2% akibat kondisi pasar yang lebih ketat. Sampai dengan akhir tahun ini, marjin laba bersih diperkirakan akan tetap stabil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perseroan meningkatkan marjin melalui penguatan house brand, diversifikasi pengadaan barang, rebate dan sales support yang naik 0,2% YoY, pendapatan lain-lain yang naik 39% YoY.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Strategi peningkatan kategori house brand terbukti memperkuat marjin kotor. Ke depan, kami akan memperluas variasi produk dan memperkuat kerja sama dengan mitra pemasok,&amp;rdquo; ungkap Amanda.&#13;
&#13;
Per September 2025, total aset mencapai Rp2,291 triliun, dengan ekuitas Rp1,331 triliun, meningkat 4,8% YoY.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Belanja modal 2025 diproyeksikan sebesar Rp118 miliar yang dialokasikan untuk ekspansi gerai&amp;nbsp;&#13;
dan peningkatan infrastruktur operasional.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
