<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemberantasan Mafia Migas Masih Jadi Tantangan Besar Kelola Energi RI</title><description>Langkah pembenahan telah dilakukan, praktik-praktik yang menghambat transparansi dan efisiensi di sektor minyak dan gas dinilai masih membutuhkan penanganan serius&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/11/320/3189244/pemberantasan-mafia-migas-masih-jadi-tantangan-besar-kelola-energi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/11/320/3189244/pemberantasan-mafia-migas-masih-jadi-tantangan-besar-kelola-energi-ri"/><item><title>Pemberantasan Mafia Migas Masih Jadi Tantangan Besar Kelola Energi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/11/320/3189244/pemberantasan-mafia-migas-masih-jadi-tantangan-besar-kelola-energi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/11/320/3189244/pemberantasan-mafia-migas-masih-jadi-tantangan-besar-kelola-energi-ri</guid><pubDate>Kamis 11 Desember 2025 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/11/320/3189244/migas-KLOH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemberantasan mafia migas masih menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan tata kelola energi nasional. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/11/320/3189244/migas-KLOH_large.jpg</image><title>Pemberantasan mafia migas masih menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan tata kelola energi nasional. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemberantasan mafia migas masih menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan tata kelola energi nasional. Meski berbagai langkah pembenahan telah dilakukan, praktik-praktik yang menghambat transparansi dan efisiensi di sektor minyak dan gas dinilai masih membutuhkan penanganan serius agar kepercayaan publik terhadap pengelolaan energi di Indonesia semakin menguat.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pertamina menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus berbenah dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Perseroan pun menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam pengelolaan bahan bakar minyak (BBM).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini harus dimaknai sebagai momen untuk meningkatkan kualitas dan kinerja agar menjadi lebih baik lagi,&amp;rdquo; ujar Pengamat Komunikasi Politik UPH, Emrus Sihombing, Kamis (11/12/2025).&#13;
&#13;
Ia juga menilai upaya pembenahan internal harus terus dilakukan agar kepercayaan publik tetap terjaga dan semakin menguat.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemberantasan mafia migas yang dinilai masih menjadi tantangan serius dalam tata kelola sektor energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertamina harus terus dibersihkan agar pengelolaan BBM oleh Pertamina dapat berjalan lancar, tanpa kepentingan mafia migas,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Emrus menyebut posisi Pertamina sebagai BUMN strategis menjadikannya tumpuan harapan publik dalam pengelolaan energi nasional. Oleh karena itu, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui transparansi, profesionalisme, dan konsistensi kinerja.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertamina harus menjadi perusahaan pengelola minyak dan gas yang menjadi harapan dan kepercayaan masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, perhatian publik terhadap Pertamina akan selalu tinggi karena perannya yang vital dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Menurutnya, konsistensi dalam perbaikan kualitas layanan dan kinerja menjadi kunci utama dalam menjaga reputasi perusahaan di mata publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perbaikan kualitas dan kinerja harus dipertahankan, karena peran Pertamina sangat melekat dengan kehidupan masyarakat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemberantasan mafia migas masih menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan tata kelola energi nasional. Meski berbagai langkah pembenahan telah dilakukan, praktik-praktik yang menghambat transparansi dan efisiensi di sektor minyak dan gas dinilai masih membutuhkan penanganan serius agar kepercayaan publik terhadap pengelolaan energi di Indonesia semakin menguat.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pertamina menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus berbenah dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Perseroan pun menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam pengelolaan bahan bakar minyak (BBM).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini harus dimaknai sebagai momen untuk meningkatkan kualitas dan kinerja agar menjadi lebih baik lagi,&amp;rdquo; ujar Pengamat Komunikasi Politik UPH, Emrus Sihombing, Kamis (11/12/2025).&#13;
&#13;
Ia juga menilai upaya pembenahan internal harus terus dilakukan agar kepercayaan publik tetap terjaga dan semakin menguat.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemberantasan mafia migas yang dinilai masih menjadi tantangan serius dalam tata kelola sektor energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertamina harus terus dibersihkan agar pengelolaan BBM oleh Pertamina dapat berjalan lancar, tanpa kepentingan mafia migas,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Emrus menyebut posisi Pertamina sebagai BUMN strategis menjadikannya tumpuan harapan publik dalam pengelolaan energi nasional. Oleh karena itu, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui transparansi, profesionalisme, dan konsistensi kinerja.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertamina harus menjadi perusahaan pengelola minyak dan gas yang menjadi harapan dan kepercayaan masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, perhatian publik terhadap Pertamina akan selalu tinggi karena perannya yang vital dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Menurutnya, konsistensi dalam perbaikan kualitas layanan dan kinerja menjadi kunci utama dalam menjaga reputasi perusahaan di mata publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perbaikan kualitas dan kinerja harus dipertahankan, karena peran Pertamina sangat melekat dengan kehidupan masyarakat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
