<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Purbaya Tegas Tolak Baju Impor Ilegal untuk Korban Bencana&amp;nbsp;</title><description>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan hingga saat ini pemerintah belum membuka peluang penggunaan balpres (barang impor bekas) sebagai bantuan bagi korban bencana. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/15/320/3189872/3-fakta-purbaya-tegas-tolak-baju-impor-ilegal-untuk-korban-bencana-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/15/320/3189872/3-fakta-purbaya-tegas-tolak-baju-impor-ilegal-untuk-korban-bencana-nbsp"/><item><title>3 Fakta Purbaya Tegas Tolak Baju Impor Ilegal untuk Korban Bencana&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/15/320/3189872/3-fakta-purbaya-tegas-tolak-baju-impor-ilegal-untuk-korban-bencana-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/15/320/3189872/3-fakta-purbaya-tegas-tolak-baju-impor-ilegal-untuk-korban-bencana-nbsp</guid><pubDate>Senin 15 Desember 2025 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/14/320/3189872/menkeu_purbaya-sV30_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/14/320/3189872/menkeu_purbaya-sV30_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan hingga saat ini pemerintah belum membuka peluang penggunaan balpres (barang impor bekas) sebagai bantuan bagi korban bencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta Purbaya tegas tolak baju impor ilegal untuk korban bencana yang dirangkum Okezone, Senin (15/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Tak Sesuai Regulasi&#13;
&#13;
Purbaya mengatakan bahwa meskipun ada keinginan dari Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk menyalurkan balpres sebagai donasi, langkah itu tidak dapat dilakukan karena tidak sesuai regulasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kan aturannya belum memungkinkan. Kalau saya suruh sumbang, saya beli barang baru, saya kirim ke sana,&amp;quot; ujar Purbaya di Tanjung Priok.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Balpres Ilegal Masuk&#13;
&#13;
Dia menekankan kekhawatiran bahwa relaksasi aturan justru bisa dimanfaatkan untuk kembali membanjiri pasar dengan balpres ilegal dengan alasan bantuan kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai nanti gara-gara itu banyak lagi balpres masuk, dengan alasan buat bencana,&amp;quot; tegasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Produk Baru&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai alternatif, Purbaya mendorong penyaluran bantuan berupa produk baru dari industri dalam negeri, termasuk UMKM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sehingga para pelaku UMKM juga sekaligus mendapatkan tambahan order dari pemberian bantuan ke korban bencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Lebih baik kita beli barang dalam negeri, produk UMKM, dikirim ke daerah bencana. Saya lebih baik ngeluarin uang ke situ dibanding pakai barang-barang balpres itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan hingga saat ini pemerintah belum membuka peluang penggunaan balpres (barang impor bekas) sebagai bantuan bagi korban bencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta Purbaya tegas tolak baju impor ilegal untuk korban bencana yang dirangkum Okezone, Senin (15/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Tak Sesuai Regulasi&#13;
&#13;
Purbaya mengatakan bahwa meskipun ada keinginan dari Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk menyalurkan balpres sebagai donasi, langkah itu tidak dapat dilakukan karena tidak sesuai regulasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kan aturannya belum memungkinkan. Kalau saya suruh sumbang, saya beli barang baru, saya kirim ke sana,&amp;quot; ujar Purbaya di Tanjung Priok.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Balpres Ilegal Masuk&#13;
&#13;
Dia menekankan kekhawatiran bahwa relaksasi aturan justru bisa dimanfaatkan untuk kembali membanjiri pasar dengan balpres ilegal dengan alasan bantuan kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai nanti gara-gara itu banyak lagi balpres masuk, dengan alasan buat bencana,&amp;quot; tegasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Produk Baru&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai alternatif, Purbaya mendorong penyaluran bantuan berupa produk baru dari industri dalam negeri, termasuk UMKM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sehingga para pelaku UMKM juga sekaligus mendapatkan tambahan order dari pemberian bantuan ke korban bencana.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Lebih baik kita beli barang dalam negeri, produk UMKM, dikirim ke daerah bencana. Saya lebih baik ngeluarin uang ke situ dibanding pakai barang-barang balpres itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
