<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pascabencana, Ruas Jalan Lintas Timur Sumatera Sudah Dapat Dilalui</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memastikan konektivitas utama di Provinsi Sumatera Utara berangsur pulih pascabencana hidrometeorologi. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/16/320/3190234/pascabencana-ruas-jalan-lintas-timur-sumatera-sudah-dapat-dilalui</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/16/320/3190234/pascabencana-ruas-jalan-lintas-timur-sumatera-sudah-dapat-dilalui"/><item><title>Pascabencana, Ruas Jalan Lintas Timur Sumatera Sudah Dapat Dilalui</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/16/320/3190234/pascabencana-ruas-jalan-lintas-timur-sumatera-sudah-dapat-dilalui</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/16/320/3190234/pascabencana-ruas-jalan-lintas-timur-sumatera-sudah-dapat-dilalui</guid><pubDate>Selasa 16 Desember 2025 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/16/320/3190234/jalan_lintas_sumatera-pjTs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Lintas Sumatera (Foto: Kementerian PU)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/16/320/3190234/jalan_lintas_sumatera-pjTs_large.jpg</image><title>Jalan Lintas Sumatera (Foto: Kementerian PU)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memastikan konektivitas utama di Provinsi Sumatera Utara berangsur pulih pascabencana hidrometeorologi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ruas strategis Lintas Timur di Sumatera Utara yang menghubungkan Medan&amp;ndash;Binjai&amp;ndash;Pangkalan Brandan&amp;ndash;Tanjung Pura hingga perbatasan Aceh telah kembali dapat dilalui, seiring percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa Kementeriam PU terus melakukan penanganan jalan dan jembatanan untuk memastikan akses masyarakat dan distribusi logistik berjalan normal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur,&amp;quot; kata Menteri Dody dalam keterangan resmi, Selasa (16/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk mendukung percepatan penanganan, &amp;nbsp;Kementerian PU bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menurunkan 96 unit alat berat, 6 unit alat pendukung, serta 1.957 unit bahan dan material penanganan bencana yang difokuskan pada pembukaan akses, perbaikan darurat, dan pembersihan material banjir.&#13;
&#13;
Berdasarkan pendataan sementara, bencana berdampak pada 12 ruas jalan nasional dan 4 jembatan nasional, serta 21 ruas jalan daerah dan 4 jembatan daerah di berbagai kabupaten/kota. Penanganan darurat terus dilakukan secara bertahap untuk memastikan jalur vital tetap berfungsi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di jaringan jalan tol, seluruh ruas terdampak di Sumatera Utara telah kembali beroperasi normal. Namun, pada Ruas Tol Medan&amp;ndash;Kualanamu&amp;ndash;Tebing Tinggi masih diberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow sejak 4 Desember 2025. Kementerian PU menargetkan ruas tersebut dapat kembali beroperasi normal sepenuhnya sebelum 16 Desember 2025.&#13;
&#13;
Selain pemulihan konektivitas, penanganan bencana di Sumatera Utara juga difokuskan pada pengendalian banjir dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Di sektor Sumber Daya Air, tercatat sebanyak 51 sungai, 7 bendung, dan 9 sistem air baku terdampak bencana di Sumatera Utara. Kementerian PU terus melakukan identifikasi kerusakan dan penanganan darurat untuk menjaga fungsi infrastruktur pengendalian banjir dan ketersediaan air.&#13;
&#13;
Pada sektor permukiman, Kementerian PU telah mengidentifikasi kerusakan infrastruktur SPAM dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebanyak 34 unit. Untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, dukungan darurat disalurkan berupa 66 hidran umum, 8 mobil tangki air, 21 unit toilet portable, 4 unit biority, 3 mobil toilet, serta 1 unit pipa mobile.&#13;
&#13;
Selain itu, bencana juga berdampak pada prasarana strategis sosial, meliputi 231 unit sekolah, 121 unit madrasah, 39 unit pondok pesantren, 18 unit pasar, 9 fasilitas kesehatan, serta 36 rumah ibadah. Data ini menjadi dasar penyiapan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memastikan konektivitas utama di Provinsi Sumatera Utara berangsur pulih pascabencana hidrometeorologi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ruas strategis Lintas Timur di Sumatera Utara yang menghubungkan Medan&amp;ndash;Binjai&amp;ndash;Pangkalan Brandan&amp;ndash;Tanjung Pura hingga perbatasan Aceh telah kembali dapat dilalui, seiring percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa Kementeriam PU terus melakukan penanganan jalan dan jembatanan untuk memastikan akses masyarakat dan distribusi logistik berjalan normal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur,&amp;quot; kata Menteri Dody dalam keterangan resmi, Selasa (16/12/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk mendukung percepatan penanganan, &amp;nbsp;Kementerian PU bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menurunkan 96 unit alat berat, 6 unit alat pendukung, serta 1.957 unit bahan dan material penanganan bencana yang difokuskan pada pembukaan akses, perbaikan darurat, dan pembersihan material banjir.&#13;
&#13;
Berdasarkan pendataan sementara, bencana berdampak pada 12 ruas jalan nasional dan 4 jembatan nasional, serta 21 ruas jalan daerah dan 4 jembatan daerah di berbagai kabupaten/kota. Penanganan darurat terus dilakukan secara bertahap untuk memastikan jalur vital tetap berfungsi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di jaringan jalan tol, seluruh ruas terdampak di Sumatera Utara telah kembali beroperasi normal. Namun, pada Ruas Tol Medan&amp;ndash;Kualanamu&amp;ndash;Tebing Tinggi masih diberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow sejak 4 Desember 2025. Kementerian PU menargetkan ruas tersebut dapat kembali beroperasi normal sepenuhnya sebelum 16 Desember 2025.&#13;
&#13;
Selain pemulihan konektivitas, penanganan bencana di Sumatera Utara juga difokuskan pada pengendalian banjir dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Di sektor Sumber Daya Air, tercatat sebanyak 51 sungai, 7 bendung, dan 9 sistem air baku terdampak bencana di Sumatera Utara. Kementerian PU terus melakukan identifikasi kerusakan dan penanganan darurat untuk menjaga fungsi infrastruktur pengendalian banjir dan ketersediaan air.&#13;
&#13;
Pada sektor permukiman, Kementerian PU telah mengidentifikasi kerusakan infrastruktur SPAM dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebanyak 34 unit. Untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, dukungan darurat disalurkan berupa 66 hidran umum, 8 mobil tangki air, 21 unit toilet portable, 4 unit biority, 3 mobil toilet, serta 1 unit pipa mobile.&#13;
&#13;
Selain itu, bencana juga berdampak pada prasarana strategis sosial, meliputi 231 unit sekolah, 121 unit madrasah, 39 unit pondok pesantren, 18 unit pasar, 9 fasilitas kesehatan, serta 36 rumah ibadah. Data ini menjadi dasar penyiapan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
