<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Ditutup Melemah ke 8.609 Sambut Akhir Pekan</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.609 atau turun 0,10 persen pada sesi terakhir perdagangan Jumat (19/12/2025).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/19/320/3190884/ihsg-ditutup-melemah-ke-8-609-sambut-akhir-pekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/19/320/3190884/ihsg-ditutup-melemah-ke-8-609-sambut-akhir-pekan"/><item><title>IHSG Ditutup Melemah ke 8.609 Sambut Akhir Pekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/19/320/3190884/ihsg-ditutup-melemah-ke-8-609-sambut-akhir-pekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/19/320/3190884/ihsg-ditutup-melemah-ke-8-609-sambut-akhir-pekan</guid><pubDate>Jum'at 19 Desember 2025 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/19/320/3190884/ihsg_ditutup_melemah-Rskf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Ditutup Melemah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/19/320/3190884/ihsg_ditutup_melemah-Rskf_large.jpg</image><title>IHSG Ditutup Melemah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - IIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.609 atau turun 0,10 persen pada sesi terakhir perdagangan Jumat (19/12/2025).&#13;
&#13;
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia terbilang ramai dengan nilai perdagangan mencapai Rp47,04 triliun dan volume 39,89 miliar saham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Frekuensi transaksi tercatat lebih dari 2,27 juta kali, sementara kapitalisasi pasar berada di level Rp15.788 triliun. Secara keseluruhan, jumlah saham yang melemah jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat.&#13;
&#13;
Dari sisi pelaku pasar, investor domestik tercatat lebih banyak melakukan aksi jual, sedangkan investor asing justru membukukan pembelian bersih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kondisi ini menunjukkan masih adanya minat asing di tengah tekanan yang terjadi di pasar saham domestik.&#13;
&#13;
Tekanan IHSG terutama datang dari sektor transportasi yang mencatat penurunan paling dalam 2,86 persen, diikuti sektor teknologi tertekan 0,52 persen , properti 0,51 persen, infrastruktur, dan kesehatan yang tertekan masing masing 0,9 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, sektor barang baku, energi, keuangan, perindustrian, dan sektor primer masih mampu bertahan di zona hijau meski penguatannya terbatas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada perdagangan hari ini, sejumlah saham mencatat penurunan tajam dan masuk jajaran top losers, di antaranya saham JAYA, PSDN, PJHB, GMTD, dan KONI yang masing-masing terkoreksi lebih dari 14 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, pergerakan saham-saham tertentu juga menunjukkan reli signifikan, dengan BAIK, XIFE, TALF, RLCO, dan SUPA memimpin daftar top gainers setelah melonjak lebih dari 24 persen.&#13;
&#13;
Pergerakan IHSG yang melemah tipis ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah volatilitas, dengan rotasi sektor dan pergerakan saham lapis kedua dan ketiga masih mendominasi dinamika perdagangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - IIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.609 atau turun 0,10 persen pada sesi terakhir perdagangan Jumat (19/12/2025).&#13;
&#13;
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia terbilang ramai dengan nilai perdagangan mencapai Rp47,04 triliun dan volume 39,89 miliar saham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Frekuensi transaksi tercatat lebih dari 2,27 juta kali, sementara kapitalisasi pasar berada di level Rp15.788 triliun. Secara keseluruhan, jumlah saham yang melemah jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat.&#13;
&#13;
Dari sisi pelaku pasar, investor domestik tercatat lebih banyak melakukan aksi jual, sedangkan investor asing justru membukukan pembelian bersih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kondisi ini menunjukkan masih adanya minat asing di tengah tekanan yang terjadi di pasar saham domestik.&#13;
&#13;
Tekanan IHSG terutama datang dari sektor transportasi yang mencatat penurunan paling dalam 2,86 persen, diikuti sektor teknologi tertekan 0,52 persen , properti 0,51 persen, infrastruktur, dan kesehatan yang tertekan masing masing 0,9 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, sektor barang baku, energi, keuangan, perindustrian, dan sektor primer masih mampu bertahan di zona hijau meski penguatannya terbatas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada perdagangan hari ini, sejumlah saham mencatat penurunan tajam dan masuk jajaran top losers, di antaranya saham JAYA, PSDN, PJHB, GMTD, dan KONI yang masing-masing terkoreksi lebih dari 14 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, pergerakan saham-saham tertentu juga menunjukkan reli signifikan, dengan BAIK, XIFE, TALF, RLCO, dan SUPA memimpin daftar top gainers setelah melonjak lebih dari 24 persen.&#13;
&#13;
Pergerakan IHSG yang melemah tipis ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah volatilitas, dengan rotasi sektor dan pergerakan saham lapis kedua dan ketiga masih mendominasi dinamika perdagangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
