<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bali Dikabarkan Sepi Wisatawan, Menpar Ungkap Faktanya</title><description>Menpar soal kabar Bali mengalami penurunan kunjungan wisatawan secara drastis pada akhir tahun ini.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/27/320/3192075/bali-dikabarkan-sepi-wisatawan-menpar-ungkap-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/27/320/3192075/bali-dikabarkan-sepi-wisatawan-menpar-ungkap-faktanya"/><item><title>Bali Dikabarkan Sepi Wisatawan, Menpar Ungkap Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/27/320/3192075/bali-dikabarkan-sepi-wisatawan-menpar-ungkap-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/27/320/3192075/bali-dikabarkan-sepi-wisatawan-menpar-ungkap-faktanya</guid><pubDate>Sabtu 27 Desember 2025 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/27/320/3192075/bali-GVdX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bali Dikabarkan Sepi Wisatawan, Menpar Ungkap Faktanya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/27/320/3192075/bali-GVdX_large.jpg</image><title>Bali Dikabarkan Sepi Wisatawan, Menpar Ungkap Faktanya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana buka suara soal kabar yang menyebutkan bahwa Bali mengalami penurunan kunjungan wisatawan secara drastis pada akhir tahun ini.&#13;
&#13;
Menpar menegaskan bahwa berdasarkan data yang masuk, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata justru tetap menunjukkan tren peningkatan di tengah momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, tercatat jumlah pelancong internasional yang masuk ke Bali sudah menyentuh angka 6,8 juta orang, mendekati target tahunan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah mendapatkan data bahwa wisatawan mancanegara tetap meningkat. Sekarang 6,8 juta (orang) tapi targetnya mencapai 7 juta (orang),&amp;quot; kata Menpar saat melakukan kunjungan dengan beberapa menteri di Pondok Indah Mall, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
Meskipun kunjungan mancanegara stabil, Menpar mengakui adanya sedikit pergeseran pada pergerakan wisatawan nusantara (domestik).&#13;
&#13;
Penurunan jumlah kunjungan warga lokal ke Bali disinyalir akibat faktor cuaca ekstrem yang sering diberitakan, sehingga masyarakat lebih memilih berlibur di wilayah lain yang masih berada di dalam Pulau Jawa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi memang wisatawan nusantara sedikit menurun, mungkin dikarenakan gencarnya informasi bahwa cuaca kurang baik dan juga hal-hal lain. Jadi, mereka berjalan-jalan di Jawa. Kebanyakan di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan data Kemenpar, penurunan wisatawan domestik di Bali hanya berada di angka 2 persen, sebuah angka yang menurut Menpar tidak menggambarkan kondisi &amp;quot;sepi&amp;quot; sebagaimana isu yang beredar.&#13;
&#13;
Di sisi lain, wilayah Yogyakarta justru mengalami lonjakan kunjungan yang sangat signifikan dalam periode liburan kali ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yogyakarta terlihat ada peningkatan luar biasa. Nah, tapi Bali tidak sepi, tetap ramai, tapi hanya ada penurunan sedikit saja. Sekitar 2 persen,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Adapun Kementerian Pariwisata optimistis bahwa dengan target kunjungan mancanegara yang hampir tercapai, sektor pariwisata nasional tetap berada di jalur yang kuat, meskipun terjadi redistribusi destinasi oleh wisatawan lokal ke pusat-pusat wisata di Jawa Tengah dan Jawa Timur.&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana buka suara soal kabar yang menyebutkan bahwa Bali mengalami penurunan kunjungan wisatawan secara drastis pada akhir tahun ini.&#13;
&#13;
Menpar menegaskan bahwa berdasarkan data yang masuk, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata justru tetap menunjukkan tren peningkatan di tengah momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, tercatat jumlah pelancong internasional yang masuk ke Bali sudah menyentuh angka 6,8 juta orang, mendekati target tahunan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah mendapatkan data bahwa wisatawan mancanegara tetap meningkat. Sekarang 6,8 juta (orang) tapi targetnya mencapai 7 juta (orang),&amp;quot; kata Menpar saat melakukan kunjungan dengan beberapa menteri di Pondok Indah Mall, Jumat (26/12/2025).&#13;
&#13;
Meskipun kunjungan mancanegara stabil, Menpar mengakui adanya sedikit pergeseran pada pergerakan wisatawan nusantara (domestik).&#13;
&#13;
Penurunan jumlah kunjungan warga lokal ke Bali disinyalir akibat faktor cuaca ekstrem yang sering diberitakan, sehingga masyarakat lebih memilih berlibur di wilayah lain yang masih berada di dalam Pulau Jawa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi memang wisatawan nusantara sedikit menurun, mungkin dikarenakan gencarnya informasi bahwa cuaca kurang baik dan juga hal-hal lain. Jadi, mereka berjalan-jalan di Jawa. Kebanyakan di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan data Kemenpar, penurunan wisatawan domestik di Bali hanya berada di angka 2 persen, sebuah angka yang menurut Menpar tidak menggambarkan kondisi &amp;quot;sepi&amp;quot; sebagaimana isu yang beredar.&#13;
&#13;
Di sisi lain, wilayah Yogyakarta justru mengalami lonjakan kunjungan yang sangat signifikan dalam periode liburan kali ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yogyakarta terlihat ada peningkatan luar biasa. Nah, tapi Bali tidak sepi, tetap ramai, tapi hanya ada penurunan sedikit saja. Sekitar 2 persen,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Adapun Kementerian Pariwisata optimistis bahwa dengan target kunjungan mancanegara yang hampir tercapai, sektor pariwisata nasional tetap berada di jalur yang kuat, meskipun terjadi redistribusi destinasi oleh wisatawan lokal ke pusat-pusat wisata di Jawa Tengah dan Jawa Timur.&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
