<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Diproyeksi Menguat, Ini Rekomendasi Sahamnya</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya pada hari ini, Selasa (30/12/2025).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/30/278/3192539/ihsg-diproyeksi-menguat-ini-rekomendasi-sahamnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/12/30/278/3192539/ihsg-diproyeksi-menguat-ini-rekomendasi-sahamnya"/><item><title>IHSG Diproyeksi Menguat, Ini Rekomendasi Sahamnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/12/30/278/3192539/ihsg-diproyeksi-menguat-ini-rekomendasi-sahamnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/12/30/278/3192539/ihsg-diproyeksi-menguat-ini-rekomendasi-sahamnya</guid><pubDate>Selasa 30 Desember 2025 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/30/278/3192539/ihsg_hari_ini_berpotensi_menguat-hRMK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/30/278/3192539/ihsg_hari_ini_berpotensi_menguat-hRMK_large.jpg</image><title>IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya pada hari ini, Selasa (30/12/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan riset dari Phintraco Sekuritas, IHSG diperkirakan masih berpotensi berlanjut menguji level resistance di 8670-8725, selama IHSG bertahan di atas level 8630.&#13;
&#13;
Kenaikan ini didorong oleh optimisme pasar terhadap perbaikan ekonomi domestik dan kinerja pasar modal menjelang akhir tahun.&#13;
&#13;
Sentimen didukung oleh ekspektasi bahwa the Fed mendekati akhir siklus pengetatan kebijakan moneternya, dengan investor memperkirakan penurunan suku bunga tahun depan.&#13;
&#13;
Data inflasi yang lebih rendah dalam beberapa pekan terakhir telah memperkuat spekulasi bahwa bank sentral dapat mulai melonggarkan kebijakan moneter pada tahun 2026, memberikan dorongan bagi aset berisiko.&#13;
&#13;
Dari asar domestik, sektor consumer cyclical membukukan penguatan terbesar, sedangkan sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang melemah.&#13;
&#13;
Secara teknikal, indikator Stochastic RSI IHSG membentuk Golden Cross di area oversold dan terjadi penyempitan negative slope MACD.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;IHSG ditutup di atas level MA5 dan MA20. Sehingga diperkirakan penguatan IHSG berpotensi berlanjut menguji level resistance di 8670-8725, selama IHSG bertahan di atas level 8630,&amp;quot; tulis Phintraco Sekuritas, Selasa (30/12/2025).&#13;
&#13;
Sementara itu menurut proyeksi MNC Sekuritas, mengingat IHSG yang menguat kemarin dan penguatannya pun mampu berada di atas MA20, maka IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya. Namun begitu, pasar juga disebut perlu berhati-hati karena IHSG juga rawan terkoreksi cukup dalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji 8,464-8,493. Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8,000-an,&amp;quot; tulis MNC Sekuritas.&#13;
&#13;
Berikut empat saham pilihan MNC Sekuritas hari ini:&#13;
&#13;
BBCA - Buy on Weakness&#13;
&#13;
BBCA bergerak flat ke 8,025 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami perkirakan, posisi BBCA saat ini sedang membentuk bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii], waspadai label merah dimana koreksinya akan relatif dalam sekaligus menutup area gap.&#13;
&#13;
Buy on Weakness: 7,800-7,925&#13;
&#13;
Target Price: 8,125, 8,250&#13;
&#13;
Stoploss: below 7,700&#13;
&#13;
ESSA - Spec Buy&#13;
&#13;
ESSA terkoreksi ke 620 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di bawah MA20. Selama masih mampu berada di atas 585 sebagai stoplossnya, maka posisi ESSA saat ini sedang berada di awal wave iii dari wave (c).&#13;
&#13;
Spec Buy: 595-615&#13;
&#13;
Target Price: 665, 700&#13;
&#13;
Stoploss: below 585&#13;
&#13;
HRUM - Spec Buy&#13;
&#13;
HRUM menguat 2,90% ke 1,065 dan disertai dengan munculnya volume beli. Kami memperkirakan, posisi HRUM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.&#13;
&#13;
Spec Buy: 1,035-1,050&#13;
&#13;
Target Price: 1,120, 1,165&#13;
&#13;
Stoploss: below 1,030&#13;
&#13;
NICL - Buy on Weakness&#13;
&#13;
NICL menguat 3,64% ke 1,140 dan disertai dengan adanya peningkatan volume beli. Saat ini, posisi NICL diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave Y dari wave (B).&#13;
&#13;
Buy on Weakness: 1,055-1,110&#13;
&#13;
Target Price: 1,215, 1,270&#13;
&#13;
Stoploss: below 1,030&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya pada hari ini, Selasa (30/12/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan riset dari Phintraco Sekuritas, IHSG diperkirakan masih berpotensi berlanjut menguji level resistance di 8670-8725, selama IHSG bertahan di atas level 8630.&#13;
&#13;
Kenaikan ini didorong oleh optimisme pasar terhadap perbaikan ekonomi domestik dan kinerja pasar modal menjelang akhir tahun.&#13;
&#13;
Sentimen didukung oleh ekspektasi bahwa the Fed mendekati akhir siklus pengetatan kebijakan moneternya, dengan investor memperkirakan penurunan suku bunga tahun depan.&#13;
&#13;
Data inflasi yang lebih rendah dalam beberapa pekan terakhir telah memperkuat spekulasi bahwa bank sentral dapat mulai melonggarkan kebijakan moneter pada tahun 2026, memberikan dorongan bagi aset berisiko.&#13;
&#13;
Dari asar domestik, sektor consumer cyclical membukukan penguatan terbesar, sedangkan sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang melemah.&#13;
&#13;
Secara teknikal, indikator Stochastic RSI IHSG membentuk Golden Cross di area oversold dan terjadi penyempitan negative slope MACD.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;IHSG ditutup di atas level MA5 dan MA20. Sehingga diperkirakan penguatan IHSG berpotensi berlanjut menguji level resistance di 8670-8725, selama IHSG bertahan di atas level 8630,&amp;quot; tulis Phintraco Sekuritas, Selasa (30/12/2025).&#13;
&#13;
Sementara itu menurut proyeksi MNC Sekuritas, mengingat IHSG yang menguat kemarin dan penguatannya pun mampu berada di atas MA20, maka IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya. Namun begitu, pasar juga disebut perlu berhati-hati karena IHSG juga rawan terkoreksi cukup dalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji 8,464-8,493. Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8,000-an,&amp;quot; tulis MNC Sekuritas.&#13;
&#13;
Berikut empat saham pilihan MNC Sekuritas hari ini:&#13;
&#13;
BBCA - Buy on Weakness&#13;
&#13;
BBCA bergerak flat ke 8,025 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami perkirakan, posisi BBCA saat ini sedang membentuk bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii], waspadai label merah dimana koreksinya akan relatif dalam sekaligus menutup area gap.&#13;
&#13;
Buy on Weakness: 7,800-7,925&#13;
&#13;
Target Price: 8,125, 8,250&#13;
&#13;
Stoploss: below 7,700&#13;
&#13;
ESSA - Spec Buy&#13;
&#13;
ESSA terkoreksi ke 620 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di bawah MA20. Selama masih mampu berada di atas 585 sebagai stoplossnya, maka posisi ESSA saat ini sedang berada di awal wave iii dari wave (c).&#13;
&#13;
Spec Buy: 595-615&#13;
&#13;
Target Price: 665, 700&#13;
&#13;
Stoploss: below 585&#13;
&#13;
HRUM - Spec Buy&#13;
&#13;
HRUM menguat 2,90% ke 1,065 dan disertai dengan munculnya volume beli. Kami memperkirakan, posisi HRUM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.&#13;
&#13;
Spec Buy: 1,035-1,050&#13;
&#13;
Target Price: 1,120, 1,165&#13;
&#13;
Stoploss: below 1,030&#13;
&#13;
NICL - Buy on Weakness&#13;
&#13;
NICL menguat 3,64% ke 1,140 dan disertai dengan adanya peningkatan volume beli. Saat ini, posisi NICL diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave Y dari wave (B).&#13;
&#13;
Buy on Weakness: 1,055-1,110&#13;
&#13;
Target Price: 1,215, 1,270&#13;
&#13;
Stoploss: below 1,030&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
