<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Penerimaan Meleset dari Target APBN 2025 Bikin Purbaya Susah Tidur&amp;nbsp;</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi pemasukan keuangan negara di tahun 2025 ini lebih rendah dari proyeksi di awal tahun. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/05/320/3193533/5-fakta-penerimaan-meleset-dari-target-apbn-2025-bikin-purbaya-susah-tidur-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/01/05/320/3193533/5-fakta-penerimaan-meleset-dari-target-apbn-2025-bikin-purbaya-susah-tidur-nbsp"/><item><title>5 Fakta Penerimaan Meleset dari Target APBN 2025 Bikin Purbaya Susah Tidur&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/05/320/3193533/5-fakta-penerimaan-meleset-dari-target-apbn-2025-bikin-purbaya-susah-tidur-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/01/05/320/3193533/5-fakta-penerimaan-meleset-dari-target-apbn-2025-bikin-purbaya-susah-tidur-nbsp</guid><pubDate>Senin 05 Januari 2026 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/04/320/3193533/menkeu_purbaya-vIJY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/04/320/3193533/menkeu_purbaya-vIJY_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi pemasukan keuangan negara di tahun 2025 ini lebih rendah dari proyeksi di awal tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta penerimaan meleset dari target APBN 2025 yang dirangkum Okezone, Senin (5/1/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Bikin Defisit APBN&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini membuat defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semakin melebar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada masalah dalam belanja, kita bisa belanja dengan baik. Cuman ya tadi, income-nya agak sedikit di bawah prediksi kita sehingga defisitnya lebih lebar dari pikiran semua,&amp;quot; ungkap Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan.&#13;
&#13;
2. Purbaya Tak Bisa Tidur&#13;
&#13;
Purbaya belum mengungkap secara rinci terkait hal tersebut, lantaran belanja dan pendapatan negara masih terus dicatat hingga tengah malam nanti. Hal ini yang membuatnya juga was-was memikirkan pendapatan keuangan negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab menurutnya, apabila tidak ada uang negara yang masuk dari proyeksi awal akan membuat defisit anggaran semakin membengkak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena angkanya geser terus nih sampai malam nih. Ya hanya detik-detik ini banyak uang masuk juga baru tahu saya. Saya pikir kalau Menteri Keuangan 31 Desember sudah tenang, rupanya belum tuh. Semalam aja saya enggak bisa tidur, uangnya masuk enggak ya, uangnya masuk enggak ya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
3. Defisit Bisa Melebar Kencang&#13;
&#13;
&amp;quot;Defisitnya kan bisa melebar kencang kalau ada gagal uang masuk atau pengeluaran tiba-tiba yang besar,&amp;quot; sambung dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Tak Ada Proyeksi Pengeluaran&#13;
&#13;
Pengeluaran Lebih Besar Meski demikian, hingga Rabu (31/12/2025) menurutnya tidak ada proyeksi pengeluaran lebih besar atas kas negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karenanya, dia meyakini keuangan negara di akhir tahun ini terkendali.&#13;
&#13;
5. Perkiraan Uang Masuk&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi sampai sekarang enggak ada pengeluaran yang besar tiba-tiba dan sebetulnya perkiraan uang yang masuk sudah akan terjadi. Jadi saya bilang sampai saya bilang tadi, terkendali,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi pemasukan keuangan negara di tahun 2025 ini lebih rendah dari proyeksi di awal tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta penerimaan meleset dari target APBN 2025 yang dirangkum Okezone, Senin (5/1/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Bikin Defisit APBN&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini membuat defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semakin melebar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada masalah dalam belanja, kita bisa belanja dengan baik. Cuman ya tadi, income-nya agak sedikit di bawah prediksi kita sehingga defisitnya lebih lebar dari pikiran semua,&amp;quot; ungkap Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan.&#13;
&#13;
2. Purbaya Tak Bisa Tidur&#13;
&#13;
Purbaya belum mengungkap secara rinci terkait hal tersebut, lantaran belanja dan pendapatan negara masih terus dicatat hingga tengah malam nanti. Hal ini yang membuatnya juga was-was memikirkan pendapatan keuangan negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab menurutnya, apabila tidak ada uang negara yang masuk dari proyeksi awal akan membuat defisit anggaran semakin membengkak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena angkanya geser terus nih sampai malam nih. Ya hanya detik-detik ini banyak uang masuk juga baru tahu saya. Saya pikir kalau Menteri Keuangan 31 Desember sudah tenang, rupanya belum tuh. Semalam aja saya enggak bisa tidur, uangnya masuk enggak ya, uangnya masuk enggak ya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
3. Defisit Bisa Melebar Kencang&#13;
&#13;
&amp;quot;Defisitnya kan bisa melebar kencang kalau ada gagal uang masuk atau pengeluaran tiba-tiba yang besar,&amp;quot; sambung dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Tak Ada Proyeksi Pengeluaran&#13;
&#13;
Pengeluaran Lebih Besar Meski demikian, hingga Rabu (31/12/2025) menurutnya tidak ada proyeksi pengeluaran lebih besar atas kas negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karenanya, dia meyakini keuangan negara di akhir tahun ini terkendali.&#13;
&#13;
5. Perkiraan Uang Masuk&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi sampai sekarang enggak ada pengeluaran yang besar tiba-tiba dan sebetulnya perkiraan uang yang masuk sudah akan terjadi. Jadi saya bilang sampai saya bilang tadi, terkendali,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
