<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Iuran BPJS Kesehatan Kelas I, II, III di Januari 2026</title><description>Berikut update iuran BPJS Kesehatan tiap kelas di Januari 2026. Iuran BPJS Kesehatan dipastikan tidak mengalami perubahan tarif.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/06/320/3193943/update-iuran-bpjs-kesehatan-kelas-i-ii-iii-di-januari-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/01/06/320/3193943/update-iuran-bpjs-kesehatan-kelas-i-ii-iii-di-januari-2026"/><item><title>Update Iuran BPJS Kesehatan Kelas I, II, III di Januari 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/06/320/3193943/update-iuran-bpjs-kesehatan-kelas-i-ii-iii-di-januari-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/01/06/320/3193943/update-iuran-bpjs-kesehatan-kelas-i-ii-iii-di-januari-2026</guid><pubDate>Rabu 07 Januari 2026 06:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/06/320/3193943/bpjs_kesehatan-4ASb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/06/320/3193943/bpjs_kesehatan-4ASb_large.jpg</image><title>BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Berikut update iuran BPJS Kesehatan tiap kelas di Januari 2026. Iuran BPJS Kesehatan dipastikan tidak mengalami perubahan tarif.&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa iuran BPJS Kesehatan tidak naik di 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemerintah masih menggunakan skema tarif yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang berlaku saat ini, sambil memantau kondisi ekonomi nasional.&#13;
&#13;
Dengan demikian, besaran iuran BPJS Kesehatan per golongan peserta di Januari 2026 tetap sama.&#13;
&#13;
Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)&#13;
PNS, TNI, Polri, pejabat negara: Iuran dihitung 5% dari gaji tiap bulan; 4% dibayar pemberi kerja dan 1% dibayar peserta.&#13;
&#13;
PPU di BUMN, BUMD, &amp;amp; Swasta: Skema iuran sama, total 5% dari upah/gaji dengan pembagian kontribusi identik.&#13;
&#13;
Iuran Keluarga Tambahan (anak ke-4 dst): Dihitung 1% dari gaji per orang dan dibayar peserta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) / Mandiri&#13;
Skema iuran yang tetap diberlakukan ada tiga kelas manfaat perawatan:&#13;
&#13;
Kelas I (manfaat perawatan maksimal): Rp 150.000 per peserta per bulan.&#13;
&#13;
Kelas II (manfaat menengah): Rp 100.000 per peserta per bulan.&#13;
&#13;
Kelas III (manfaat dasar): Rp 42.000 per peserta per bulan. Pemerintah masih memberikan subsidi iuran Rp 7.000 untuk kelas ini, sehingga peserta hanya membayar Rp 35.000.&#13;
&#13;
Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)&#13;
Seluruh iuran PBI dibayarkan langsung oleh pemerintah, sehingga peserta berhak atas layanan kesehatan tanpa membayar iuran bulanan secara pribadi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Iuran BPJS Kesehatan Kelas I, II, III di Januari 2026&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Berikut update iuran BPJS Kesehatan tiap kelas di Januari 2026. Iuran BPJS Kesehatan dipastikan tidak mengalami perubahan tarif.&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa iuran BPJS Kesehatan tidak naik di 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemerintah masih menggunakan skema tarif yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang berlaku saat ini, sambil memantau kondisi ekonomi nasional.&#13;
&#13;
Dengan demikian, besaran iuran BPJS Kesehatan per golongan peserta di Januari 2026 tetap sama.&#13;
&#13;
Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)&#13;
PNS, TNI, Polri, pejabat negara: Iuran dihitung 5% dari gaji tiap bulan; 4% dibayar pemberi kerja dan 1% dibayar peserta.&#13;
&#13;
PPU di BUMN, BUMD, &amp;amp; Swasta: Skema iuran sama, total 5% dari upah/gaji dengan pembagian kontribusi identik.&#13;
&#13;
Iuran Keluarga Tambahan (anak ke-4 dst): Dihitung 1% dari gaji per orang dan dibayar peserta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) / Mandiri&#13;
Skema iuran yang tetap diberlakukan ada tiga kelas manfaat perawatan:&#13;
&#13;
Kelas I (manfaat perawatan maksimal): Rp 150.000 per peserta per bulan.&#13;
&#13;
Kelas II (manfaat menengah): Rp 100.000 per peserta per bulan.&#13;
&#13;
Kelas III (manfaat dasar): Rp 42.000 per peserta per bulan. Pemerintah masih memberikan subsidi iuran Rp 7.000 untuk kelas ini, sehingga peserta hanya membayar Rp 35.000.&#13;
&#13;
Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)&#13;
Seluruh iuran PBI dibayarkan langsung oleh pemerintah, sehingga peserta berhak atas layanan kesehatan tanpa membayar iuran bulanan secara pribadi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Iuran BPJS Kesehatan Kelas I, II, III di Januari 2026&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
