<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Awal Pekan Siap Tembus Level 9.000, Cermati Saham-Saham Ini</title><description>IHSG pada perdagangan hari ini, Senin (12/1/2026) diprediksi kembali melanjutkan penguatan dan tembus ke level 9.000.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/12/278/3194861/ihsg-awal-pekan-siap-tembus-level-9-000-cermati-saham-saham-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/01/12/278/3194861/ihsg-awal-pekan-siap-tembus-level-9-000-cermati-saham-saham-ini"/><item><title>IHSG Awal Pekan Siap Tembus Level 9.000, Cermati Saham-Saham Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/12/278/3194861/ihsg-awal-pekan-siap-tembus-level-9-000-cermati-saham-saham-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/01/12/278/3194861/ihsg-awal-pekan-siap-tembus-level-9-000-cermati-saham-saham-ini</guid><pubDate>Senin 12 Januari 2026 07:37 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/12/278/3194861/ihsg_menguat-d2XW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Awal Pekan Siap Tembus Level 9.000, Cermati Saham-Saham Ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/12/278/3194861/ihsg_menguat-d2XW_large.jpg</image><title>IHSG Awal Pekan Siap Tembus Level 9.000, Cermati Saham-Saham Ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (12/1/2026) diprediksi kembali melanjutkan penguatan dan tembus ke level 9.000.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030-9.077,&amp;quot; tulis tim riset MNC Sekuritas dalam riset harian, Jakarta, Senin (12/1/2026).&#13;
&#13;
Namun demikian, MNC Sekuritas juga mengingatkan bahwa pada skenario lainnya, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waspadai akan adanya koreksi yang diperkirakan menguji 8.843-8.904,&amp;quot; lanjut tim riset MNC Sekuritas.&#13;
&#13;
Menurut MNC Sekuritas, IHSG berada di level support 8.867, 8.806 dan level resistance 8.996, 9.030 pada perdagangan hari ini. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:&#13;
&#13;
ARCI - Buy on Weakness&#13;
ARCI menguat 4,31% ke 1,695 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun masih bertahan di atas MA20. Kami memperkirakan, posisi ARCI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).&#13;
Buy on Weakness: 1,575-1,610&#13;
Target Price: 1,750, 1,950&#13;
Stoploss: below 1,525&#13;
&#13;
BBRI - Spec Buy&#13;
BBRI terkoreksi 0,81% ke 3,680 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi BBRI sedang berada pada bagian dari awal wave (iii) dari wave [c].&#13;
Spec Buy: 3,630-3,650&#13;
Target Price: 3,780, 3,830&#13;
Stoploss: below 3,590&#13;
&#13;
BUMI - Buy on Weakness&#13;
BUMI menguat 0,43% ke 462 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 442 sebagai stoplossnya, maka posisi BUMI diperkirakan sedang berada bagian dari wave v dari wave (v) dari wave [iii].&#13;
Buy on Weakness: 450-456&#13;
Target Price: 486, 510&#13;
Stoploss: below 442&#13;
&#13;
BUVA - Buy on Weakness&#13;
BUVA menguat 15,44% ke 1,720 dan disertai dengan tingginya volume beli, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Kami perkirakan, posisi BUVA saat ini sedang berada pada bagian dari awal wave [iii] dari wave 5.&#13;
Buy on Weakness: 1,580-1,645&#13;
Target Price: 1,760, 1,900&#13;
Stoploss: below 1,500.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan menyoroti bahwa surplus neraca perdagangan yang rilis pekan ini akan menjadi katalis vital untuk menjaga kepercayaan investor global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pasar menantikan apakah surplus perdagangan Indonesia masih berlanjut di tengah fluktuasi harga komoditas global. Angka surplus yang kuat akan memperkokoh nilai tukar Rupiah dan menjaga minat investor asing,&amp;quot; jelas David dalam risetnya.&#13;
&#13;
Dengan kondisi pasar yang sedang bergairah, IPOT melihat sektor properti mulai bangkit, tercermin dari pergerakan positif emiten seperti BSDE.&#13;
&#13;
Sektor ini dinilai memiliki daya tarik baru bagi investor yang mencari aset dengan valuasi menarik saat likuiditas pasar sedang melimpah.&#13;
&#13;
Di sisi lain, sektor pertambangan, khususnya emas dan energi, tetap menjadi motor penggerak utama.&#13;
&#13;
Lonjakan harga komoditas dunia akibat permintaan teknologi masa depan memberikan dorongan kuat bagi saham-saham seperti ARCI dan INDY untuk melanjutkan tren kenaikannya.&#13;
&#13;
Berikut rekomendasi IPOT.&#13;
1. Buy BSDE (Current Price: 950, Entry: 950, Target Price: 1.050 (10,53%), Stop Loss: 920 (-3,16%) dan Risk to Reward Ratio 1:3,3).&#13;
2. Buy on Breakout ARCI (Current Price: 1.695, Entry: 1.695, Target Price: 1.875 (10,62%), Stop Loss: 1.625 (-4,13%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,6).&#13;
3. Buy on Pullback INDY (Current Price: 2.880, Entry: 2.700 (2.780), Target Price: 3.000 (11,11%), Stop Loss: 2.550 (-5,56%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,0).&#13;
4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (12/1/2026) diprediksi kembali melanjutkan penguatan dan tembus ke level 9.000.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030-9.077,&amp;quot; tulis tim riset MNC Sekuritas dalam riset harian, Jakarta, Senin (12/1/2026).&#13;
&#13;
Namun demikian, MNC Sekuritas juga mengingatkan bahwa pada skenario lainnya, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waspadai akan adanya koreksi yang diperkirakan menguji 8.843-8.904,&amp;quot; lanjut tim riset MNC Sekuritas.&#13;
&#13;
Menurut MNC Sekuritas, IHSG berada di level support 8.867, 8.806 dan level resistance 8.996, 9.030 pada perdagangan hari ini. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:&#13;
&#13;
ARCI - Buy on Weakness&#13;
ARCI menguat 4,31% ke 1,695 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun masih bertahan di atas MA20. Kami memperkirakan, posisi ARCI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).&#13;
Buy on Weakness: 1,575-1,610&#13;
Target Price: 1,750, 1,950&#13;
Stoploss: below 1,525&#13;
&#13;
BBRI - Spec Buy&#13;
BBRI terkoreksi 0,81% ke 3,680 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi BBRI sedang berada pada bagian dari awal wave (iii) dari wave [c].&#13;
Spec Buy: 3,630-3,650&#13;
Target Price: 3,780, 3,830&#13;
Stoploss: below 3,590&#13;
&#13;
BUMI - Buy on Weakness&#13;
BUMI menguat 0,43% ke 462 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 442 sebagai stoplossnya, maka posisi BUMI diperkirakan sedang berada bagian dari wave v dari wave (v) dari wave [iii].&#13;
Buy on Weakness: 450-456&#13;
Target Price: 486, 510&#13;
Stoploss: below 442&#13;
&#13;
BUVA - Buy on Weakness&#13;
BUVA menguat 15,44% ke 1,720 dan disertai dengan tingginya volume beli, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Kami perkirakan, posisi BUVA saat ini sedang berada pada bagian dari awal wave [iii] dari wave 5.&#13;
Buy on Weakness: 1,580-1,645&#13;
Target Price: 1,760, 1,900&#13;
Stoploss: below 1,500.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan menyoroti bahwa surplus neraca perdagangan yang rilis pekan ini akan menjadi katalis vital untuk menjaga kepercayaan investor global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pasar menantikan apakah surplus perdagangan Indonesia masih berlanjut di tengah fluktuasi harga komoditas global. Angka surplus yang kuat akan memperkokoh nilai tukar Rupiah dan menjaga minat investor asing,&amp;quot; jelas David dalam risetnya.&#13;
&#13;
Dengan kondisi pasar yang sedang bergairah, IPOT melihat sektor properti mulai bangkit, tercermin dari pergerakan positif emiten seperti BSDE.&#13;
&#13;
Sektor ini dinilai memiliki daya tarik baru bagi investor yang mencari aset dengan valuasi menarik saat likuiditas pasar sedang melimpah.&#13;
&#13;
Di sisi lain, sektor pertambangan, khususnya emas dan energi, tetap menjadi motor penggerak utama.&#13;
&#13;
Lonjakan harga komoditas dunia akibat permintaan teknologi masa depan memberikan dorongan kuat bagi saham-saham seperti ARCI dan INDY untuk melanjutkan tren kenaikannya.&#13;
&#13;
Berikut rekomendasi IPOT.&#13;
1. Buy BSDE (Current Price: 950, Entry: 950, Target Price: 1.050 (10,53%), Stop Loss: 920 (-3,16%) dan Risk to Reward Ratio 1:3,3).&#13;
2. Buy on Breakout ARCI (Current Price: 1.695, Entry: 1.695, Target Price: 1.875 (10,62%), Stop Loss: 1.625 (-4,13%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,6).&#13;
3. Buy on Pullback INDY (Current Price: 2.880, Entry: 2.700 (2.780), Target Price: 3.000 (11,11%), Stop Loss: 2.550 (-5,56%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,0).&#13;
4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
