<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI: Kinerja Industri Pengolahan Naik pada Kuartal IV 2025</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja lapangan usaha (LU) industri pengolahan meningkat dan berada pada fase ekspansi (indeks &gt;50 persen), tecermin dari PMI-BI kuartal IV 2025 sebesar 51,86 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 51,66 persen.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/19/320/3196187/bi-kinerja-industri-pengolahan-naik-pada-kuartal-iv-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/01/19/320/3196187/bi-kinerja-industri-pengolahan-naik-pada-kuartal-iv-2025"/><item><title>BI: Kinerja Industri Pengolahan Naik pada Kuartal IV 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/19/320/3196187/bi-kinerja-industri-pengolahan-naik-pada-kuartal-iv-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/01/19/320/3196187/bi-kinerja-industri-pengolahan-naik-pada-kuartal-iv-2025</guid><pubDate>Senin 19 Januari 2026 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/19/320/3196187/bank_indonesia-4J7G_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/19/320/3196187/bank_indonesia-4J7G_large.jpg</image><title>Bank Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja lapangan usaha (LU) industri pengolahan meningkat dan berada pada fase ekspansi (indeks &amp;gt;50 persen), tecermin dari PMI-BI kuartal IV 2025 sebesar 51,86 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 51,66 persen.&#13;
&#13;
Berdasarkan komponen pembentuknya, peningkatan PMI-BI didorong oleh ekspansi pada mayoritas komponen yaitu Volume Produks​i, Volume Persediaan Barang Jadi, dan Volume Total Pesanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan Sublapangan Usaha (Sub-LU), PMI-BI pada sebagian besar Sub-LU juga berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Kertas dan Barang dari Kertas, Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman, Industri Barang Galian Bukan Logam, serta Industri Makanan dan Minuman,&amp;quot; kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Senin (19/1/2026).&#13;
&#13;
Perkembangan tersebut sejalan dengan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia yang mengindikasikan kinerja kegiatan LU Industri Pengolahan tetap kuat dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 1,18 persen.&#13;
&#13;
Pada kuartal I 2026, kinerja LU Industri Pengolahan diprakirakan terus meningkat dan berada pada fase ekspansi, tecermin dari PMI-BI sebesar 53,17 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ekspansi terutama didorong oleh Volume Total Pesanan, Volume Produksi, Volume Persediaan Barang Jadi, dan Kecepatan Penerimaan Barang Input.&#13;
&#13;
Mayoritas Sub-LU juga diprakirakan berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki, Industri Furnitur, Industri Logam Dasar, serta Industri Makanan dan Minuman.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja lapangan usaha (LU) industri pengolahan meningkat dan berada pada fase ekspansi (indeks &amp;gt;50 persen), tecermin dari PMI-BI kuartal IV 2025 sebesar 51,86 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 51,66 persen.&#13;
&#13;
Berdasarkan komponen pembentuknya, peningkatan PMI-BI didorong oleh ekspansi pada mayoritas komponen yaitu Volume Produks​i, Volume Persediaan Barang Jadi, dan Volume Total Pesanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan Sublapangan Usaha (Sub-LU), PMI-BI pada sebagian besar Sub-LU juga berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Kertas dan Barang dari Kertas, Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman, Industri Barang Galian Bukan Logam, serta Industri Makanan dan Minuman,&amp;quot; kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Senin (19/1/2026).&#13;
&#13;
Perkembangan tersebut sejalan dengan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia yang mengindikasikan kinerja kegiatan LU Industri Pengolahan tetap kuat dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 1,18 persen.&#13;
&#13;
Pada kuartal I 2026, kinerja LU Industri Pengolahan diprakirakan terus meningkat dan berada pada fase ekspansi, tecermin dari PMI-BI sebesar 53,17 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ekspansi terutama didorong oleh Volume Total Pesanan, Volume Produksi, Volume Persediaan Barang Jadi, dan Kecepatan Penerimaan Barang Input.&#13;
&#13;
Mayoritas Sub-LU juga diprakirakan berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki, Industri Furnitur, Industri Logam Dasar, serta Industri Makanan dan Minuman.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
