<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Terbaru, Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026</title><description>Pemerintah telah memberi sinyal akan menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS di 2026 tapi bergantung pada perkembangan kinerja keuangan pada kuartal I-2026. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197632/kabar-terbaru-kenaikan-gaji-pensiunan-pns-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197632/kabar-terbaru-kenaikan-gaji-pensiunan-pns-2026"/><item><title>Kabar Terbaru, Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197632/kabar-terbaru-kenaikan-gaji-pensiunan-pns-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197632/kabar-terbaru-kenaikan-gaji-pensiunan-pns-2026</guid><pubDate>Selasa 27 Januari 2026 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/26/320/3197632/gaji_pensiunan_pns-Y2zT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji Pensiunan PNS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/26/320/3197632/gaji_pensiunan_pns-Y2zT_large.jpg</image><title>Gaji Pensiunan PNS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah memberi sinyal akan menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS di 2026 tapi bergantung pada perkembangan kinerja keuangan pada kuartal I-2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan lihat kondisi keuangan kita seperti apa,&amp;rdquo; kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 31 Desember 2025.&#13;
&#13;
Purbaya menjelaskan, saat ini masih mengupayakan sinkronisasi kebijakan untuk melihat perkembangan realisasi fiskal, termasuk penyaluran belanja pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya masih tunggu satu triwulan lagi untuk melihat gimana sebetulnya arah ekonomi kita dengan yang lebih sinkron dari sebelumnya,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
Sementara itu, pemerintah diketahui juga telah merilis Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.&#13;
&#13;
Salah satu poin penting dari aturan tersebut adalah kenaikan gaji bagi ASN. Kenaikan gaji ASN akan difokuskan pada beberapa kelompok ASN, antara lain guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, TNI/Polri dan pejabat negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan dan penyuluh), TNI/Polri dan pejabat negara,&amp;quot; bunyi poin tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, meski sudah ada Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025, kepastian kapan kenaikan gaji PNS belum diputuskan oleh pemerintah.&#13;
&#13;
Di sisi lain, PT Taspen (Persero) selaku penyalur gaji dan manfaat pensiun PNS mengungkap fakta sebenarnya. Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah perihal kenaikan gaji PNS dan pensiunan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan resmi terkait kenaikan gaji PNS maupun pensiunan untuk tahun 2025,&amp;quot; tulis keterangan Taspen dalam akun Instagram resminya, Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam penjelasan Taspen, terakhir penyesuaian gaji PNS ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 dan kenaikan pensiun pokok diatur lewat peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 dengan kenaikan sebesar 12 persen untuk pensiunan PNS dan janda/dundanya.&#13;
&#13;
Taspen juga sudah melaksanakan pembayaran penyesuaian tersebut mulai 1 Januari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Taspen tetap berkomitmen menyalurkan gaji dan manfaat pensiun sesuai peraturan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetap waspada terhadap informasi yang belum jelas sumbernya,&amp;quot; tulis Taspen.&#13;
&#13;
Mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024, berikut ini adalah rincian gaji pensiunan PNS berdasarkan golongan:&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Golongan I&#13;
&#13;
IA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp1.962.200&#13;
IB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.077.300&#13;
IC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.165.200&#13;
ID: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.256.700&#13;
&#13;
Golongan II&#13;
&#13;
IIA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.833.900&#13;
IIB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.953.800&#13;
IIC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.078.700&#13;
IID: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.208.800&#13;
&#13;
Golongan III&#13;
&#13;
IIIA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.558.800&#13;
IIIB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.709.200&#13;
IIIC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.866.100&#13;
IIID: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.029.600&#13;
&#13;
Golongan IV&#13;
&#13;
IVA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.200.000&#13;
IVB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.377.800&#13;
IVC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.562.900&#13;
IVD: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.755.900&#13;
IVE: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.957.100&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026, Ini Kabar Terbarunya&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah memberi sinyal akan menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS di 2026 tapi bergantung pada perkembangan kinerja keuangan pada kuartal I-2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan lihat kondisi keuangan kita seperti apa,&amp;rdquo; kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 31 Desember 2025.&#13;
&#13;
Purbaya menjelaskan, saat ini masih mengupayakan sinkronisasi kebijakan untuk melihat perkembangan realisasi fiskal, termasuk penyaluran belanja pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya masih tunggu satu triwulan lagi untuk melihat gimana sebetulnya arah ekonomi kita dengan yang lebih sinkron dari sebelumnya,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
Sementara itu, pemerintah diketahui juga telah merilis Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.&#13;
&#13;
Salah satu poin penting dari aturan tersebut adalah kenaikan gaji bagi ASN. Kenaikan gaji ASN akan difokuskan pada beberapa kelompok ASN, antara lain guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, TNI/Polri dan pejabat negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan dan penyuluh), TNI/Polri dan pejabat negara,&amp;quot; bunyi poin tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, meski sudah ada Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025, kepastian kapan kenaikan gaji PNS belum diputuskan oleh pemerintah.&#13;
&#13;
Di sisi lain, PT Taspen (Persero) selaku penyalur gaji dan manfaat pensiun PNS mengungkap fakta sebenarnya. Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah perihal kenaikan gaji PNS dan pensiunan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan resmi terkait kenaikan gaji PNS maupun pensiunan untuk tahun 2025,&amp;quot; tulis keterangan Taspen dalam akun Instagram resminya, Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam penjelasan Taspen, terakhir penyesuaian gaji PNS ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 dan kenaikan pensiun pokok diatur lewat peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 dengan kenaikan sebesar 12 persen untuk pensiunan PNS dan janda/dundanya.&#13;
&#13;
Taspen juga sudah melaksanakan pembayaran penyesuaian tersebut mulai 1 Januari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Taspen tetap berkomitmen menyalurkan gaji dan manfaat pensiun sesuai peraturan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetap waspada terhadap informasi yang belum jelas sumbernya,&amp;quot; tulis Taspen.&#13;
&#13;
Mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024, berikut ini adalah rincian gaji pensiunan PNS berdasarkan golongan:&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Golongan I&#13;
&#13;
IA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp1.962.200&#13;
IB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.077.300&#13;
IC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.165.200&#13;
ID: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.256.700&#13;
&#13;
Golongan II&#13;
&#13;
IIA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.833.900&#13;
IIB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp2.953.800&#13;
IIC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.078.700&#13;
IID: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.208.800&#13;
&#13;
Golongan III&#13;
&#13;
IIIA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.558.800&#13;
IIIB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.709.200&#13;
IIIC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp3.866.100&#13;
IIID: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.029.600&#13;
&#13;
Golongan IV&#13;
&#13;
IVA: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.200.000&#13;
IVB: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.377.800&#13;
IVC: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.562.900&#13;
IVD: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.755.900&#13;
IVE: Rp1.748.100 &amp;ndash; Rp4.957.100&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026, Ini Kabar Terbarunya&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
